Posted by: scootman | July 15, 2013

Dulu Lebih Baik Naik Vespa, Sekarang “Vespa to Work”

603013_10200500947916884_610324640_nPT. Sentra Kreasi Niaga (SKN) selaku ATPM Piaggio di Indonesia, saat ini masih sangat membutuhkan dukungan dari prinsipal Piaggio di Italia dalam beberapa hal. Mengingat angka penjualan produknya di tanah air sangat minim dibading dengan negara-negara lain. Yang menjadi faktor utamanya adalah masalah harga jual produk Piaggio yang tinggi.

Sang pelopor motor matik di Indonesia ini boleh dikatakan sangat terpuruk penjualannya dibanding merk lain di Indonesia. Lantas kalau dikatakan sebagai pelopor, mengapa produk motor matik Piaggio  seperti kurang diminati?

Well.. Jika kita kilas balik munculnya motor matic di tanah air, memang Piaggio  lah yang pertama. Di era 90an ketika semua merek motor di Indonesia belum ada yang memiliki motor matik, pabrikan Piaggio telah menghadirkan produknya bernamaVespa Corsa yang diimport langsung atau CBU. Namun sayangnya, pengenalan dan pemahaman motor matik ke masyarakat kurang diperhatikan. Walhasil, kelemahan ini dimanfaatkan pabrikan merek lain untuk mengisi ceruk pasar yang masih sangat besar saat itu. Dan terbukti, Yamaha sukses dengan Nouvo dan Mio nya, Honda dengan Vario dan Beat nya serta Suzuki dengan Spin, Sky Wave dan Sky Drive nya.

Selain kurangnya promosi yang dilakukan PT. SKN karena berbentur dengan biaya yang tinggi, harga jual produk Piaggio pun dinilai cukup mahal, sehingga terkesan hanya kalangan tertentu saja yang menggunakannya. Hal ini diakui oleh Presiden Direktur PT. SKN, Nugroho Tjandrakusuma yang ditemui Penulis  disela-sela acara gathering community 

484783_10200500925396321_223968297_n

”Memang kami masih terbentur dengan biaya promosi yang tinggi khususnya pembuatan dan penayangan iklan televisi, sementara penjualan Piaggio di Indonesia masih sangat kecil. Bahkan jika dibandingkan dengan Vietnam, Piaggio Indonesia kalah sepuluh kali lipatnya. Kita hanya menjual sekitar 400 unit pertahun, sementara Vietnam mampu menembus angka 4000 unit pertahunnya,” ungkap Nugroho.

”Karena itu kami sedang mengusahakan kepada prinsipal kami untuk memberikan dukungan kepada kami. Walau masih tahap pembicaraan, kemungkinan besar dukungan itu akan diberikan,” tambahnya.

Jika ditahun 2009 ini PT. SKN hanya mampu menjual sekitar 350 sampai 390 unit, maka di 2012 ini target penjualan ditingkatkan menjadi 1000 unit. Caranya? SKN akan menambah jaringan dealernya di beberapa daerah, termasuk pemambahan dealer di Jakarta dan Bali serta dealer baru di kawasan Kalimantan dan Jawa Timur. “Kita sudah siapkan 4 miliar untuk itu di luar tanah ya, diharapkan tahun ini penjualan bisa menembus 3 digit,” ungkapnya.

SGS  263284_20130615123045

Masih ingat dengan slogan ”Lebih baik naik Vespa”? Ya, slogan ini sempat tenar di televisi nasional yang saat itu hanya ada satu channel, yaitu TVRI. Dan produk Vespa  pun banyak terlihat wara-wiri di jalanan. Untuk mengembalikan kejayaan produknya yang legendaris, PT. SKN pun telah  menyiapkan kampanye ”Vespa to Work”, ”kami ingin tekankan bahwa motor-motor Italia entah itu Piaggio, Vespa dan lainnya bukan hanya motor Sabtu-Minggu, kapan saja dimana saja Piaggio sangat cocok jadi teman Anda,” papar Nugroho.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Nice Camp Outdoor Activities

Sewa Peralatan Kemping Kemah Camping, Sewa Tenda Kemping Kemah Camping

" BerScooTer KitA BeRsAudara "

"Jabat Erat PerSaudaraan scooterist"

%d bloggers like this: