Posted by: scootman | August 3, 2016

11 Anak Berambut Gimbal Bakal Diruwat di Puncak Acara Dieng Culture Festival

11845018_10207749072875478_2046151858741718731_o

BANJARNEGARA – Pergelaran “Dieng Culture Festival (DCF) VII” yang akan digelar di kompleks Candi Arjuna, Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, 5-7 Agustus 2016, bakal meruwat 11 anak berambut gimbal.

“Target kami sebenarnya tujuh anak berambul gimbal namun ternyata yang mendaftar mencapai 11 anak. Kami akan berupaya memfasilitasi mereka semua,” kata Ketua Panitia DCF VII Alif Faozi di Banjarnegara, Selasa.

Menurut dia, sebagian besar anak berambut gimbal yang akan mengikuti ruwatan tersebut berasal dari Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo.

“Ada satu yang berasal dari Jakarta,” katanya.

Dari 11 anak berambut gimbal itu , kata dia, ada satu anak yang permintaannya cukup unik dan sederhana karena hanya berupa karet gelang. Menurut dia, permintaan anak-anak berambut gimbal yang akan diruwat itu harus dipenuhi sebagai satu di antara syarat ruwatan.

20284_10207730536172072_5052085126887001828_n

Selain itu, lanjut dia, pemotongan rambut gimbal atau ruwatan harus dilakukan atas keinginan anak, bukan kehendak orang tuanya. Lebih lanjut, Alif mengatakan prosesi ruwatan anak berambut gimbal itu merupakan acara puncak DCF VII yang dilaksanakan pada hari Minggu (7/8/2016).

“Pergelaran DCF VII dilaksanakan pada tanggal 5-7 Agustus dan sebagai acara puncaknya berupa ruwatan anak berambut gimbal. Berbagai rangkaian acara telah disiapkan, antara lain pergelaran ‘Jazz di Atas Awan’ yang biasanya hanya satu malam, kali ini dua malam,” kata dia yang juga Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara.

11800563_10207749441764700_2112109394483694939_n

Terkait prosesi ruwatan anak berambut gimbal, dia mengatakan pihaknya berupaya menampilkan berbagai inovasi guna menarik minat wisatawan.

“Kebetulan tahun ini kami mendapat bantuan dari Kementerian Pariwisata berupa kereta kencana yang akan digunakan saat kirab menjelang ruwatan,” tambahnya.

Ia mengatakan sebelum anak-anak berambut gimbal dibawa masuk ke kompleks Dharmasala untuk prosesi jamasan atau pencucian rambut, mereka terlebih dulu akan menyaksikan atraksi kirab. Dengan demikian, kata dia, pihaknya akan menyiapkan panggung bagi anak-anak berambut gimbal yang akan diruwat.

“Selama ini, anak-anak berambut gimbal yang telah diruwat, langsung dibawa pulang oleh orang tuanya, padahal atraksi dalam kirab itu ditujukan sebagai hiburan bagi mereka. Oleh karena itu, mereka dipersilakan menyaksikan kirab sebelum dibawa masuk ke kompleks Dharmasala,” jelasnya.

Dalam kirab kali ini, kata dia, pihaknya memberi kesempatan kepada 100 wisatawan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan mengenakan pakaian adat masing-masing. Ia mengharapkan DCF VII yang merupakan agenda wisata tahunan itu dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Dieng.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Nice Camp Outdoor Activities

Sewa Peralatan Kemping Kemah Camping, Sewa Tenda Kemping Kemah Camping

" BerScooTer KitA BeRsAudara "

"Jabat Erat PerSaudaraan scooterist"

%d bloggers like this: