Posted by: scootman | August 10, 2017

Melihat dari dekat pembuatan Batik pesisir di Pekalongan

IMG_9860

batik pesisir khas pekalongan 

“Kota Batik di Pekalongan
Bukan Jogja Bukan Solo
Gadis Cantik Jadi Pujaan
Jangan Bejat Jangan Bodo

Negri Kaya Ditanah Papua
Bukan Palembang Bukan Jakarta
Ekonomi Maju Bersama
Jangan Timpang Tidak Merata” 

 

Pekalongan, Petualangan hari kedua selama di Kota Pekalongan, kami rombongan peserta amazing petungkriyono national explore 2017  kali ini city tour ke salah satu pengrajin batik yang sudah tidak asing lagi di dunia perbatikan baik lokal maupun internasional yaitu bapak Failsafuh di kampung batik  Pekalongan.

 

Dari rombongan turun dari bus menuju lokasi padepokan disitu berjejer poster dengan tulisan tentang sejarah batik dari masa ke masa sampai , tentang legenda nyi roro kidul sebagai penguasa pantai selatan dan di pesisir pantura ada sosok legenda yang sudah kental di masyarakat kota pekalongan yaitu Dewi Lanjar.

Mengenal lebih dekat batik pesisir

Nama batik Pesisir didapat lantaran berasal dari kota-kota di pesisir pantai, seperti Cirebon, Indramayu, Semarang, Pekalongan, Tuban, Lasem, hingga Madura. Motif batik Pesisir pun berbeda dengan motif batik keraton yang penuh pakem, seperti Solo dan Yogyakarta.

Batik Pesisir memiliki banyak gambar, seperti jenis tanaman/bunga, binatang, hingga benda-benda yang menunjukkan akulturasi dengan etnis lain, seperti Tionghoa dan Belanda. Sebut saja gambar naga, burung hong, kapal, kereta kuda, dan sebagainya.

Batik pesisir lebih dekat dengan nuansa alam dengan warna-warna yang lebih beragam. Kini, batik yang dulunya hanya dikenakan oleh rakyat itu memiliki keunikan dan nilai jual yang sangat tinggi. Salah satu hal yang menarik dari batik pesisir adalah bahwa motif-motif batik dari daerah-daerah tersebut diperkaya oleh simbol-simbol budaya Cina yang biasa disebut juga sebagai budaya peranakan. Kentalnya nuansa peranakan nampak pada beberapa motif seperti naga, burung merak, awan, bunga teratai dan motif bunga-bunga lainnya. Lasem adalah salah satu daerah yang batiknya sangat terpengaruh budaya Cina. Kain-kain ini biasanya digunakan sebagai pasangan kebaya encim, salah satu budaya peranakan yang kini mulai hilang

Untuk warna, batik Pesisir dikenal memiliki warna-warni yang berani. Misalnya, warna merah darah ayam yang hanya bisa diproduksi di Lasem adalah pengaruh dari etnis Tionghoa. Sementara di Pekalongan khas dengan warna birunya.

Pada awal abad 18, batik Pesisir terutama di Pekalongan sudah menjadi bisnis turun temurun yang tidak hanya dilakukan oleh pribumi, namun juga bangsa Eropa dan Tionghoa. Awalnya, istri para saudagar dari Eropa dan Tionghoa tersebut hanya menjadi pemesan batik dari bahan katun yang menjadi bahan dasar utama batik zaman dulu.

Para nyonya Eropa cenderung suka batik berwarna teduh atau pastel dengan motif yang diambil dari cerita dongeng negerinya, seperti Putri Salju atau Si Tudung Merah. Mereka juga menyukai warna batik keraton yang konsisten dengan warna cokelat soga dan penuh simbol bermakna.

Sementara, istri para saudagar Tionghoa tertarik untuk mengembangkan batik sutra dengan kualitas lebih baik dari batik katun. Batik ini dikenal dengan Lokcan, diproduksi dalam bentuk sarung, selendang, dan kain panjang.

Ternyata di akhir abad 19 permintaan Lokcan semakin melonjak, terutama dari para saudagar Bali dan Sumatera. Daya tariknya berupa kombinasi warna menyala dengan motif khas, seperti burung hong, naga, ular, singa, hingga bunga-bunga khas Tiongkok yang ditata cantik membentuk diagonal atau geometrik. Satu warna bisa diolah menjadi beberapa gradasi warna berbeda. Cantik dipadu dengan kebaya ataupun baju kurung.

Seiring waktu, pembatik Tionghoa Peranakan menggunakan kain batik yang ukurannya lebih kecil, bukan hanya untuk kain busana, namun untuk taplak meja, sarung bantal, hingga penutup meja altar. Karena kedinamisan bentuk, warna, dan motifnya, hingga kini batik Pesisir tetap mendapat tempat di hati penggemar batik Tanah Air.

IMG_9827

pranggok pesisir tempat tempat untuk pembuatan batik

Proses pembuatan batik berlangsung di sebuah bangunan  tersendiri, yaitu Pranggok Pesisir namanya. Sebuah gerbang dari kayu mengantarkan saya ke dalam sebuah rangkaian proses pembuatan batik yang ternyata memakan proses panjang dan penuh dengan dedikasi sebagai seorang seniman batik.

Mari kita sedikit melihat dan cara pembuatan batik gaes :

Proses Pembuatan Pola Batik

IMG_20170806_122321

proses pembuatan pola 

ini merupakan awal dari proses pembuatan kain batik , dari kain putih di di bikin pola dengan pensil dengan mengambar  tentu sangat diperlukan dengan desain yang nanti akan  dihasilkan biar sempurna , disini keahlian yang nantinya akan di beri warna pada proses selanjutnya

Pencantingan Batik

Proses ini merupakan proses yang memerlukan ketelitian dalam tiap langkahnya. Garis-garis yang telah dibuat pada proses sebelumnya ditebalkan dengan menggunakan lilin cair panas. Perlu keahlian untuk menjaga agar lilin yang keluar dari canting tidak tumpah atau keluar dari garis yang telah dibuat. Lilin cair yang digunakan ini berada di atas tungku yang selalu mengeluarkan panas, untuk menjaga lilin tetap dalam keadaan cair.

IMG_9805

pencatingan yang harus benar” teliti 

Proses Pewarnaan

Setelah motif batik yang telah melewati proses canting , kemudian diberi warna sesuai dengan desain yang akan dibuat. Pewarnaan ini dilakukan lebih dari satu orang pada satu kain batik. Proses pewarnaan digunakan untuk mengisi lokasi-lokasi pada kain batik yang tidak ingin mengalami perubahan warna ketika dicelup nanti.

IMG_20170806_123321

proses pewarnaan dilakukan secara bersamaan 

Proses Penguncian Warna

Warna-warna yang telah dituangkan ke atas batik tersebut memerlukan penguncian agar tidak luntur ketika proses pencelupan. Laminasi dilakukan dengan menutupnya menggunakan lilin pada area yang diperlukan.

Proses Pengecekan Kualitas

Proses ini diperlukan orang dengan ketelitian paling tinggi diantara lainnya. Melakukan pengecekan terhadap bagian-bagian yang terlihat kurang rapi atau terdapat kesalahan. Tujuannya adalah agar batik yang diproduksi nihil cacat. Ketika ada garis yang kurang rapi, maka bisa dilakukan revisi untuk membenarkannya kembali.

IMG_20170806_123330

pengecekan hasil gambar /  pola 

Proses Pencelupan Batik

Proses ini bertujuan untuk menghilangkan lilin pada kain batik, serta memberikan warna dasar pada kain batik. Perendaman batik dilakukan pada sebuah drum yang berisi air pewarna yang panas. Sayangnya saya belum sempat menanyakan, kemanakah air sisa dari proses ini dibuang.

Penjemuran Kain Batik

Kain batik yang telah mengalammi proses pecelupan dan pewarnaan kemudian dibilas dan dijemur di tengah Pranggok Pesisir. Banyak sekali kain-kain batik yang dijemur di bawah terik matahari. Beraneka warna dan penuh dengan nilai seni dalam setiap prosesnya.

IMG_20170806_123428

proses penjemuran batik yang sudah selesai melalui proses demi proses 

Nah diatas adalah urutan proses sebuah kain batik di bikin memalui proses yang sedemikian rumit dan perlu keahlian khusus yang sudah mahir di bidangnya , untuk pemasarannya bapak Failsafuf juga mempunya workshop di dekat rumahnya dan di International Batik Centre ( IBC )guna untuk memasarkan produknya disamping kadang sering mengikuti berbagai macam pameran di kota kota besar seperti Jakarta , bandung, surabaya bahkan produk belia sudah tersebar di berbagai negara .

Setelah peserta amazing petungkriyono National explore 2017 melihat secara langsung proses demi proses pembuatan batik pesisir ada 2 momen yang penting yang teman” nantikan yaitu soft lounching batik petungkriyona dan lounching Pekalongan sebagai Bumi legenda Batik Nusantara yang langsung dibuka oleh Bapak bupati Pekalongan Asip Kholbihi .

Petungkriyono yang merupakan daerah destinasi wisata di ujung kabupaten Pekalongan dengan pesona alam nya baik perbukitan , air terjun dan pelestarian hewan seperti elang jawa, owa jawa , macan tutul dan kumbang menginspirasi Bpk.Failasuf untuk menuangkan dalam sebuah karya seni yaitu Batik bermotifkan pemandangan dan suasana alam Petungkriyono yang dijuluki sebagai paru parunya Jawa Tengah .

IMG_20170809_221651

soft lounching batik dengan motif Panorama Petungkriyono 

Dengan diluncurkannya batik petungkriyono yang nanti akan mellaui proses sama seperti diatas adalah mahakarya yang patut diacungi jempol , memang ga salah pekalongan dapat julukan kota Batik bahkan sudah diakui oleh dunia sebagai “The World of city batik ” karena hampir mayoritas bahan bahan batik hampir di penjuru nusantara mengambil di kota pekalongan ini, “Kita bisa siapin berapa pesenan batik baik ecerab maupun jutaan potong dalam tiap bulan kami siap ” ucap bapak Bupati

IMG_20170809_221647

lounching Pekalongan sebagai Bumi Legenda Batik Nusantara 

Pada saat yang bersamaan bapak bupati pekalongan di pendopo pesisir di depan peserta APNE 2017 dan awak media melaunching Pakalongan sebagai Bumi Legenda Batik Nusantara .Melalui peluncuran motif batik Petungkriyono ini diharapkan akan semakin menambah keanekaragaman dari batik di Pekalongan. Melalui batik kita bisa melihat perpaduan antara manusia dan alam pada tiap garis yang saling terhubung hingga menjadi motif yang indah.

Advertisements

Responses

  1. itu Slank ada sejarahnya kenapa bikin lagu SBY, karna betul-betul datang ke Pekalongan diajak melihat Pekan Batik


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Nice Camp Outdoor Activities

Sewa Peralatan Kemping Kemah Camping, Sewa Tenda Kemping Kemah Camping

" BerScooTer KitA BeRsAudara "

"Jabat Erat PerSaudaraan scooterist"

%d bloggers like this: