30222388_2026686000679633_7703087406597013504_n

Suasana Sentana Bisro yang berada di depan halaman Hotel Sentan 

Gaya hidup masyarakat di zaman sekarang telah mengalami perubahan dan perkembangan. Jika dulu, masyarakat tidak terlalu mementingkan urusan penampilan dan gaya hidup, tapi kini, berbeda kondisinya. Gaya hidup, mulai jadi perhatian serius.

Gaya hidup, bukan lagi terbatas soal penampilan, aktivitas “nongkrong” kini juga ikutan jadi kegiatan yang dilakukan anak muda maupun dewasa di suatu tempat untuk berkumpul dan melakukan kegiatan mengisi waktu luang

5

undangan yang datang dr bberapa penggiat medsos di Pemalang 

Jumat malam (6/4/2018) ada yang tidak biasa di Sentana Bistro, sebuah kafe yang berlokasi di pelataran Hotel Sentana Pemalang di Jalan Jenderal Sudirman Timur No. 52-54 Pemalang. Malam itu, pegiat media sosial Pemalang berkumpul dan melakukan diskusi seputar pemanfaatan media sosial.

Kegiatan yang dilakukan juga lebih sederhana, hanya untuk berkumpul bersama teman. teman penggiat media sosial dan admin akun publik yang ada di Pemalang ,Namun belakangan, kegiatan nongkrong lebih banyak dilakukan di kafe-kafe ataupun di restoran. Masih seperti zaman dahulu, kegiatan inti dari nongkrong tersebut tak lain untuk kongko dan bersosialisasi apalagi sekarang ini banyak tentang berita Hoax yang banyak beredar belakangan ini dan pastinya juga untuk promosi Hotel Sentana juga, dan pada hari itu juga pas bertepatan Hotel Sentana berulang tahun yang ke enam .

Karena fenomena inilah, tempat nongkrong seperti kafe dan juga restoran, semakin kreatif untuk berbenah, menciptakan tempat nongkrong yang asyik dan bikin betah pengunjungnya.

penggiat lagi melakukan dokumentasi menu makanan yang jg dilombakan di medsos

Tak heran, jika kini, semakin menjamur tempat-tempat nongkrong kekinian. Sesuai dengan zaman yang serba mengandalkan teknologi smartphone, media sosial juga berperan membuat tempat nongkrong makin tenar. Secara tidak langsung, lewat media sosial, banyak orang yang ikut mempromosikan tempat nongkrong, apalagi tempat tersebut memiliki suasana instagramable.

29793468_2026685840679649_2143201333677654016_n

live musik yang rutin dilakukan oleh pihak hotel sentana 

Jadi Kebutuhan

Ya, semenjak media sosial makin populer dan banyak digunakan, bisnis kafe dan restoran semakin diminati karena sebagian besar anak muda mengalami masa transisi hobi.

Diakui pula oleh Muslimin atau biasa disapa Kubril , nongkrong di kafe merupakan gaya hidup anak muda perkotaan. Namun, gaya hidup ini merupakan gaya hidup yang konsumtif, semi hedonis. Kebanyakan dari mereka, datang ke tempat nongkrong untuk merayakan kehidupan karena kemampuan keluarga.

“Ini faktor utama yang bikin gaya hidup itu ada. Kalau dulu, orang makan tiga kali sehari, minum pada saat haus saja dan makan pada saat lapar saja,” tuturnya.

1

bererapa meja yang ditata sedemian rupa di Sentana bisro

Tapi sekarang, lanjutnya, orang tidak lapar bahkan tidak haus, nongkrong di kafe atau restoran. Dan hal ini, dilakukan untuk menikmati sesuatu, bahkan anak desa juga sudah terbiasa sekarang nongkrong atau sekedar ngopi atau makan di resto

Namun, konsep ini akhirnya mengerucut, nongkrong di kafe banyak dilakukan oleh anak muda kalangan menengah ke atas karena ditopang ekonomi orangtua.

“Jika diamati, mereka nongkrong tidak mengeluarkan banyak uang, paling hanya Rp30-50 ribu. Tapi yang dicari sebenarnya adalah bisa duduk di kafe, pakai laptop, kumpul-kumpul,” Kubril  melanjutkan.

Dari momen kumpul-kumpul itu, ada aktivitas yang diabadikan dan bisa difoto. Saat mereka jadi bagian momen itu, sekaligus untuk menunjukkan eksistensi di kalangan teman-teman.

30124544_2026685694012997_4600258858504421376_n

Bpk.Iwan menemani tamu undangan buat sekedar sharing 

Karena hal itu, nongkrong dan berbincang bersama teman-teman sudah menjadi kebutuhan. Selain nongkrong dan saling berbagi cerita, tentunya ada momen di mana berfoto bersama menjadi keharusan, kemudian foto tersebut diunggah ke media sosial, bukan hanya sebagai kenang-kenangan, tapi juga sebagai alat menunjukkan eksistensi .

“Ini biasanya dilakukan, agar mendapatkan pujian dan sekaligus untuk menunjukkan pada teman sebaya agar terlihat beda,” kata dia.

Tren

Tak sekadar berkumpul dan foto-foto. Biasanya, tempat nongkrong yang dipilih adalah tempat yang menarik dan punya desain unik. Manager Resto dan Hotel  Sentana, Iwan  pun mengatakan, tren tempat nongkrong yang dipilih anak muda saat ini tak sekadar nyaman. Tapi, juga punya konsep yang instagramable.

Selain itu, tempat nongkrong asyik yang terpenting selain lokasi yang strategis, juga menu yang ditawarkan menarik. Bukan hanya dari rasa, tapi juga penampilan hingga nama menu itu harus mengundang rasa penasaran konsumen untuk mencobanya.

Banyak  menu makanan dan minuman yang tersedia di tempat ini . Lalu, harga yang terjangkau sehingga baik anak sekolah, mahasiswa, hingga pekerja dapat mencicipi makanan dan menghabiskan waktu di sini, dengan hiburan berupa live music setiap malam mingggu , dan pastinya dilengkapi fasilitas wifi.

Biasanya restoran atau kafe menyesuaikan dekorasi mereka sesuai dengan segmentasi, apakah untuk anak muda, remaja, atau eksekutif muda. Dan diakui pula olehnya, saat sebuah resto atau kafe menciptakan desain yang unik, bisa jadi keuntungan tersendiri.

“Dengan adanya spot-spot yang instagramable, dapat menjadi sebuah promosi tanpa berbayar,” tuturnya.

30262011_2026685950679638_9206144665332482048_n

Halaman parkir yang lumayan luas 

Di mana ketika konsumen datang, memesan, dan mengambil foto di restoran tersebut lalu mengunggahnya di media sosial mereka, dengan menyantumkan nama dan lokasi restoran tersebut, ini dapat menjadi bagian dari promosi gratis. “Konsumen pun merasa senang, karena selain mendapatkan makanan enak mereka dapat mengunggah foto mereka di tempat kece,” kata Phintani salah seorang penggiat wisata dari Genpi Pemalang .

Tren dekorasi kafe dan resto yang saat ini lebih banyak disukai pengunjung pun, menurutnya, dekorasi yang simpel, namun ada keunikan atau ciri khasnya.

“Seperti yang dijelaskan tadi bahwa saat ini orang datang ke resto atau kafe untuk mendapatkan kenyamanan. Maka dari itu penting adanya unsur seni, nature di dalam suatu kafe, tentunya akan membuat tamu yang datang menjadi suka dan nyaman. Ini bisa sangat menarik perhatian pelanggan,” terang Pak Iwan . (Kik)

 

 

Advertisements
Posted by: scootman | April 4, 2018

Lantunan Musik Rock Bergema di Dataran Tinggi Semarang

29573314_885547868273723_4789464047256299116_n

Keseruan ROCKADVENTURE 2018 berlanjut di Semarang! Dengan jajaran line-up yang sama serunya dan adventure games yang tetap memacu adrenalin, para Superfriends yang hadir dari Semarang dan sekitarnya bersenang-senang di alam terbuka yang kali ini berlokasi di Kampoeng Kopi Banaran, 24-25 Maret 2018.

Setelah berkumpul di meeting point, peserta ROCKADVENTURE 2018 berkonvoi menuju lokasi dengan mengendarai jeep dan bus. setibanya di lokasi, peserta segera menuju tenda masing-masing dan bersiap untuk memulai keseruan ROCKADVENTURE 2018 Semarang.

WhatsApp Image 2018-03-25 at 13.13.27

Acara dimulai pada sore hari. Band punk asal Semarang, Wrong Way, didapuk untuk menjadi band pembuka acara. Band tuan rumah ini cukup lama malang melintang di kancah musik lokal Semarang. Dengan single andalan “Si Toying”, Wrong Way sukses ‘memanaskan’ venue.

Selanjutnya dimulai sharing session dari para pengisi line-up. Ada Stevi Item dan Daniel Mardhany dari Deadsquad, Iga Massardi dan Asteriska dari Barasuara, serta Oom Leo dan Indra7. Mereka saling berbagi pengalaman saat awal meniti kariernya hingga passion mereka terhadap musik.

Seperti Iga Massardi yang bercerita bahwa awalnya sempat menjadi musisi band cafe. Karena kerap dipandang sebelah mata, Iga bertekad membuat karya sendiri agar menjadi wadah pembuktiannya. Daniel juga menuturkan bahwa di era serba digital ini, tak usah takut untuk tetap mengeluarkan rilisan fisik. Para peserta ROCKADVENTURE juga tak segan-segan bertanya kepada para pembicara. Sesi bincang-bincang itupun terasa dekat, antara musisi dan peserta acara.

 

SMIDRA_SEMARANG_111

Udara yang sejuk dan asri turut membuat suasana ROCKADVENTURE 2018 Semarang menjadi hangat dan dekat. MC Vikri Rasta juga memandu acara dengan baik dan kocak.

Adventure games yang tersedia di venue tentu tak disia-siakan oleh peserta ROCKADVENTURE Semarang. Banyak yang mencoba menaklukan tantangan seperti bouldering hingga archery. Peserta juga dapat mencicipi suguhan kopi berkualitas dari Viva Barista dan menjajal speaker keren dari Braven.

Menjelang petang, Kasino Brothers beraksi dengan rock n’ roll-nya yang asyik. Finalis The Mighty 8 SuperMusic Rockin’ Battle itu paham betul bagaimana menghibur penonton. Band asal Yogyakarta ini tampil rapi dan memukau.

Kemudian finalis The Mighty 8 lainnya, M.A.T.S. tak kalah kerennya tampil di atas panggung dengan modern rock yang energik. Band asal Palembang ini sempat membawakan lagu dari Linkin Park dan 30 Seconds To Mars yang disambut antusias oleh penonton. Tak lupa mereka menyanyikan lagu sendiri yang nantinya akan termuat di album yang akan dirilis dalam waktu dekat.

IMG_20180324_202558

Makin malam makin memanas. Giliran Deadsquad menginvasi panggung, memandu para Pasukan Mati yang hadir untuk moshing dan headbang massal. Daniel dkk tampil brutal dengan nomor-nomor macam “Anatomi Dosa”, “Patriot Moral Prematur”, “Pragmatis Sintetis” hingga “Manufaktur Replika Baptis”.

Usai Deadsquad, “Samara” mengalun dari atas panggung, tanda Barasuara telah mengambil alih panggung ROCKADVENTURE Semarang. Lagu-lagu seperti “Nyala Suara”, “Api dan Lentera”, sampai “Bahas Bahasa” dibawakan dengan apik, seperti biasanya. Koor massal bergema di langit Semarang.

Duo Oomleo dan Indra7 menutup hari pertama ROCKADVENTURE Semarang dengan karaoke anthem-anthem sepanjang masa, dari britpop, metal sampai reggae semua dilibas habis oleh para peserta ROCKADVENTURE yang larut dalam karaoke massal. Bahkan para personel Barasuara, Deadsquad dan semua pengisi acara terlihat asyik berkaraoke bersama, semua bercampur jadi satu bersama peserta ROCKADVENTURE. Ditambah sang vokalis Deadsquad, Daniel Mardhany berulang tahun, makin meriah.

Hari kedua, penampilan yang disuguhkan di panggung semakin spesial. Semua menunggu sesi jamming dari para band pengisi. M.A.T.S bersama Stevi Item, Daniel, dan Alvin dari Deadsquad membawakan “High & Dry” milik Radiohead, “Somebody Told Me” dari The Killers, sampai “Yang Terlupakan” milik Iwan Fals.

Berikutnya Kasino Brothers bersama Iga Massardi dan Stevi Item mendendangkan nomor blues klasik macam “Crossroads”, “Route 66”, serta anthem rock seperti “Highway To Hell” (AC/DC). Sesi jamming yang sangat seru itu menutup ROCKADVENTURE 2018 Semarang.

SMIDRA_SEMARANG_235

Peserta , talent dan Panitia Rockadventure 2018 Semarang 

Sampai jumpa di ROCKADVENTURE 2018 berikutnya di Mojosemi Forest Park, Magetan, 7-8 April 2018!

 

 

29089201_161108514602898_8551623702763012096_n

Suasana venue selama kegiatan rockadventure di kampung kopi banaran

Pada tanggal 24-25 Maret 2018, Kampoeng Kopi Banaran menjadi lokasi terselenggaranya acara ROCKADVENTURE 2018 yang kedua. Dengan indahnya nuansa alam di sana, mampu bersatu dengan alunan musik berkualitas. Sebelum menuju ke lokasi, para peserta terlebih dahulu berkumpul di meeting point yang sudah ditentukan. Mobil jip serta bis-bis sudah siap menunggu untuk mengantar para peserta untuk tiba di Kampoeng Kopi Banaran.

Setelah perut sudah terisi dan mendapatkan arahan dari panitia, para peserta dari Super Friends langsung naik ke jip dan bisnya masing-masing. Super Friends yang berasal dari Solo, Tegal, Semarang, Pati, Pemalang, Salatiga dan sekitarnya terlihat sangat antusias mengikuti acara ini.

Memang pada saat berkumpul di meeting point sempat turun hujan dengan intensitas sedang, namun pada saat para peserta sudah sampai di lokasi, secara tiba-tiba cuaca menjadi cerah kembali. Setibanya di lokasi para Super Friends langsung diberikan tenda dan beberapa perlengkapan berkemah.

Acara Hari Pertama

Tak lama acara pun dimulai. Dengan pembawa acara Vikri Rasta yang selalu melemparkan canda guraunya, band asal Semarang Wrong Way pun menjadi pembuka yang mampu membakar semangat.

Setelah Wrong Way sudah turun dari panggung, saatnya para pengisi acara utama bercerita mengenai perjalanan kehidupan mereka dalam bermusik di sharing session. Oomleo, Indra 7, Asteriska (Barasuara), Iga Massardi (Barasuara), Daniel Mardhany (Deadsquad) dan Stevi Item (Deadsquad) berbagi pengalaman yang dapat diambil oleh para Super Friends.

1

Sharing soal musik oleh bbrapa talent dari Baraswara dan deadsquad

Di Sharing Session, Super Friends tidak merasa canggung, dan leluasa untuk bertanya serta berbagi pengalaman dengan para punggawa musik tersebut.

Seorang Super Friends sempat bertanya kepada para pengisi acara pada sharing session ini, yang mengatakan,  “Bagaimana cara meyakinkan orangtua yang masih punya pemikiran bahwa bermusik itu tidak benar, apakah saya harus membangkang atau tetap ikuti kemauan mereka ?” Lalu Indra 7 mewakili sesama pengisi acara dengan jawaban “Untuk hal itu sih lo harus tetap ikuti kemauan mereka dulu, misalkan mereka mau lo jadi dokter, yaa lo harus tetap buktikan kalau lo bisa jadi dokter. Namun bermusik lo juga jangan ditinggalkan, tetap berkarya dari musik dan berikan bukti nyata. Karena dari situ pasti orang tua lo juga akan mendukung lo kok,” Jawab Indra 7.

Tak lama setelah itu ada sharing session lagi dari Rio Dewanto dari tim Viva Barista. Sebuah pergerakan yang selalu membela nasib kopi Nusantara ini memberikan banyak sekali masukan serta informasi penting seputaran kopi bro. Dan tentunya mereka membuka booth di acara ini, di dalam booth Viva Barista tersebut lo bisa menikmati kopi secara gratis.

2

Sharing tentang Kopi oleh Viva Barista 

Berbicara soal booth, di dalam acara ROCKADVENTURE ini terdapat 3 booth. Selain Viva Barista, ada pula booth dari Braven, merek speaker berbasis Bluetooth yang memiliki keunggulan waterproof, water resistant dan tahan banting. Terdapat juga booth dari Mie Gelas yang memberikan kenikmatan yang hangat saat berada di alam.

Saat sharing session dari tim Viva Barista selesai, langsung berlanjut dengan naiknya Kasino Brothers sebagai 8 besar dari Rockin’ Battle ke atas panggung. Dengan musik bernuansa rock, band asal Yogyakarta ini menularkan semangat kepada para Super Friends.

Setelah itu saatnya M.A.T.S untuk naik ke atas panggung. Band yang juga merupakan 8 besar dari Rockin’ Battle ini berasal dari Kota Palembang. Dengan nuansa modern rock, band ini mampu membuat para Super Friends menikmati waktu mereka di acara ini.

Para Super Friends juga bisa mengikuti lomba boomerang photos yang berhadiahkan 1 buah speaker Braven BRV-Pro dengan cara membuat foto boomerang yang di upload di Instagram feed serta di tag ke @superadventureid dan @supermusicid dan @braven_ind.

Setelah itu sudah saatnya Deadsquad untuk naik ke atas panggung! Dengan musiknya yang cadas mengubah suasana di lokasi menjadi lebih menegangkan. Para Super Friends pun berhasil di bius dengan musik metal yang diberikan. Seakan-akan mereka langsung berubah menjadi sebuah sosok yang liar dan buas.

Terlihat para Super Friends dari beberapa daerah di sekitar Semarang melebur menjadi satu, bersama-bersama menikmati cadasnya serta serunya lagu-lagu Deadsquad.

Walau medan yang mulai berlumpur tak menghentikan Super Friends. Wall Of Death pun tidak bisa dibendung, sebuah kebiasaan bagi anak-anak metal untuk bersenang-senang dengan cara mentubrukkan badan mereka layaknya kambing jantan yang sedang bertarung

Kurang lebih hampir 1 jam para Super Friends berhasil mengeluarkan emosi mereka bersama Deadsquad. Liar dan pemberontak merupakan sebuah kesimpulan yang bisa dirasakan dari penampilan band technical death metal asal Jakarta ini.

Setelah Deadsquad, Barasuara pun tak kalah mampu membangun keintiman dengan Super Friends melalui permainan musik mereka. Kemegahan dari nuansa musik rock yang diberikan secara tiba-tiba merubah suasana. Alunan musik yang kaya dengan unsur-unsur dari berbagai genre musik serta indahnya sastra Bahasa Indonesia memang menjadi ciri khas band asal Jakarta ini.

4

penampilan Baraswara 

Tentunya para Super Friends juga menikmati musik-musik yang dibawakan oleh Barasuara. Setiap lagu yang mereka bawakan mampu menambah semangat. Serta interaksi yang dekat dari setiap pesonil Barasuara mencerminkan tak adanya batasan di dalam ROCKADVENTURE!

Antusias  yang tinggi membuat penampilan Barasuara seakan menarik para Super Friends untuk masuk ke dalam dunia yang berbeda. Band yang sebentar lagi akan merilis album keduanya ini memang memiliki aksi panggung yang menarik.

Langsung di penghujung acara di hari pertama bro. Saatnya berkaraoke dengan OOMLEO.BERKARAOKE feat. Indra 7! Musik-musik hits dari tahun 90an dibawakan oleh duet maut asal Jakarta ini. ROCKADVENTURE pun berdansa ria. Diawali dengan lagu “Smells Like Teen Spirit” dari Nirvana yang membuat Super Friends bernyanyi bersama. Semuanya terlihat menikmati dan bernyanyi bersama dengan pernuh semangat!

Acara Hari Kedua

Masuk di hari kedua, dimulai dengan sarapan bersama. Nikmatnya santapan yang ada makin nikmat lagi karena para pengisi acara juga ikut serta dalam sarapan bersama ini. Setelah sarapan terdapat games yang seru dan menantang.

Terdapat 4 adventure games yang seru dan menantang bro. Ada bouldering, archery, hanging traverse serta bungee trampoline. Para Super Friends terlihat sangat antusias untuk mengikuti games yang tersedia di sana.

 

WhatsApp Image 2018-03-26 at 20.44.17

Bouldering

superadventure-smg archery

Archery

superadventure-smg hanging traverse

Hanging Traverse

IMG_20180324_163211

Bungee Trampoline

Setiap Adventure Games yang ada diatas akan selalu hadir di ROCKADVENTURE kota-kota selanjutnya, oleh sebab itu jangan sampai kelewatan dengan keseruan yang akan menanti lo di kota-kota berikutnya.

Setelah dari adventure games, di hari kedua ROCKADVENTURE ini juga  terdapat jamming session antara para pengisi acara. Jamming session diisi oleh campuran personel dari keempat pengisi acara. Kasino Brothers, M.A.T.S, Barasuara dan Deadsquad melebur menjadi satu.

Hari kedua pun ditutup dengan pengumuman pemenang dari lomba boomerang photos yang berhadiahkan speaker Braven serta foto-foto bersama para Super Friends yang sudah hadir di ROCKADVENTURE.

Jadi bagaimana bro dengan informasi mengenai ROCKADVENTURE yang berlangsung di Kota Semarang kemarin? Kalo mau tahu informasi lebih lanjutnya lo bisa buka websitenya di sini. Serta bisa melihat serunya ROCKADVENTURE di Instagram @superadventure_id.

Sampai bertemu di ROCKADVENTURE 2018 kota berikutnya, bro!

Posted by: scootman | March 27, 2018

6 Cara Ngopi unik yang lo bisa dapatkan di Indonesia

Sebagai negara yang memiliki beragam keunikan dari segi budaya, tentunya untuk menikmati secangkir kopi memiliki cara-cara tertentu di setiap daerahnya. Untuk informasi lebih lanjutnya silahkan cek informasinya di bawah ini yaa bro.

Selamat membaca bro!

1

Bila membicarakan mengenai kopi di Indonesia tentunya tidak akan lepas dari citarasanya yang enak dan nikmat. Di Indonesia sendiri memiliki beragam jenis biji kopi dari berbagai daerah. Robusta maupun arabika merupakan jenis kopi yang mudah ditemukan di setiap provinsi di negara ini.

Hal itu menjadi contoh konkrit bahwa negara kita merupakan negara yang kaya dalam segi apapun. Dari kekayaan alam hingga budaya pun terdapat di negara kita. Berbicara mengenai budaya, ternyata untuk menikmati secangkir kopi masyarakat Indonesia juga memiliki budayanya masing-masing.

Dari hal itu di dalam artikel ini akan membahas mengenai apa saja sih budaya ngopi yang ada di masyarakat Indonesia. Karena memang hal itu hanya bisa lo temukan di negara tercinta ini. Jadi langsung saja nih bro beberapa cara unik untuk menikmati secangkir kopi yang di lakukan oleh masyarakat Indonesia.

Kopi Utek

2

Ilustrasi Cara Menikmati Kopi Utek. Credit: banyuwangibagus.com

Bagi para penikmat kopi di Banyuwangi pasti sudah tahu dengan cara menikmati kopi satu ini. Kopi utek ini merupakan sebuah kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat Banyuwangi untuk menikmati ngopi di sore atau pagi hari.

Untuk dari jenis kopi yang digunakan beragam bro, namun yang unik dari cara menikmati kopi satu ini ialah dengan disediakannya gula nira di samping cangkir kopi lo. Nah, sebelum lo menyeruput kopi ada baiknya untuk menggigit terlebih dahulu gula nira yang sudah disediakan.

Kenikmatan yang tidak ada duanya berasal dari perpaduan antara gula nira dengan kopi yang lo seruput. Untuk nama kopi utek itu sendiri konon berasal dari suara keletuk yang timbul pada saat lo menggigit gula nira.

Kopi Sanger

3

Kopi Sanger Yang Sudah Siap Untuk Dinikmati. Credit: infobudaya.net

Kopi ini merupakan cara yang sudah tidak asing lagi di telinga para penikmat kopi Nusantara. Sanger atau pada umumnya disebut dengan kopi susu ini memadukan kopi hitam, susu kental manis dan gula. Namun terdapat perbedaan dengan kopi susu pada umumnya bro.

Perbedaannya ialah dari komposisi yang ada di dalamnya. Maksudnya ialah terdapat perbandingan 3 banding 1 antara kopi dan susunya. Untuk kata sanger itu sendiri berasal dari Banda Aceh. Namun, sekarang lo udah enggak perlu jauh-jauh ke sana untuk menikmati kopi sanger ini.

Karena sudah banyak tersedia cara untuk menikmati kopi ini di kota-kota besar. Penasaran ingin mencobanya? Langsung saja datang ke kedai-kedai kopi Nusantara terdekat bro.

Kupi Khop

d70488387992

Cara Menikmati Kupi Khop. Credit: travel.idntimes.com/

Masih berasal dari Banda Aceh bro, cara menikmati kopi satu ini merupakan salah cara yang unik yang patut lo ketahui. Karena cangkir kopi lo akan di jungkir balikan di atas piring tatakan. Lalu lo tinggal menyeruput kopi yang merembes langsung dari pinggiran piring tatakan tersebut.

Untuk awalanya cara unik menikmati secangkir kopi ini berasal dari Desa Ujung Kareung, Kabupaten Aceh Barat. Muncul dari kebiasaan meminum seteguk kopi kemudian ditinggal lama untuk bekerja di lautan.

Saking uniknya, budaya meminum secangkir kopi menular hingga ke Banda Aceh. Baik kepada warga lokal maupun wisatawan. Merupakan cara menikmati secangkir kopi yang sangat unik dan tentunya akan sangat nikmat bilamana lo bisa mencobanya bro.

Kopi Manggar

e68b246d22a8

Kopi Manggar Yang Sudah Siap Untuk Dinikmati. Credit: phinemo.com

Cara unik menikmati secangkir kopi selanjutnya datang dari daerah Belitung nih bro. Kopi Manggar ini merupakan jenis robusta memiliki citarasa yang cenderung asam. Dari cara pembuatannya juga berbeda, kopi ini tidak langsung diseduh ke dalam sebuah gelas.

Melainkan kopi akan dimasukan ke dalam saringan yang diletakan di atas ceret. Kemudian air panas dituangkan ke dalam ceret. Kopi hasil saringan diaduk dan dipindahkan ke dalam ceret yang berbeda, lalu disaring sekali lagi.

Biasanya satu ceret kopi dibagi untuk 5 gelas. Terdapat istilah yang harus lo ketahui bilamana ingin memesan kopi ini di Belitung bro. Istilah Kopi O untuk kopi hitam dan Kopi (saja) untuk kopi susu. Jadi kalau lo sedang beraga di Belitung dan ingin memesan secangkir kopi jangan lupa dengan istilah tersebut yaa.

Kopi Luwak

dhdhd

Ilustrasi Kopi Luwak. Credit: komoditas.co.id

Mungkin bilamana lo mendengar kopi luwak, baik sebagai penikmat kopi atau bukan pasti sudah mendengarnya. Namun untuk di daerah Kabupaten Lampung Barat, ada cara unik untuk menikmati kopi ini.

Para penikmat kopi di Lampung Barat itu biasanya memilih kopi luwak robusta, lalu memiliki cara yang khas untuk benar-benar memaksimalkan rasa dari kopinya itu sendiri. Yaitu dengan cara seduh dua sendok teh kopi luwak robusta tersebut bersamaan dengan 1,5 sendok gula lalu disiram dengan 150 cc air mendidih.

Bilamana lo enggak suka kopi dengan menggunakan gula, lo tinggal menyiapkan kopi dengan air panasnya. Untuk perbandingannya, 1 gram kopi itu bisa untuk 15 mililiter air. Setelah mendidih, diamkan selama 30 detik untuk menghindari efek terbakar pada kopi.

Kemudian tuangkan air ke dalam cangkir berisi kopi dengan cara memutar seolah sedang mengaduk bro. Diamkan sebentar hingga ampas kopinya mulai turun baru bisa lo nikmati kopi ini.

Kopi Bumbung

269b237618f8

Ilustrasi Menikmati Kopi Bumbung. Credit: socimage.com

Untuk cara menikmati ngopi berikutnya berasal dari kota Malang nih bro. Untuk dari kopi yang digunakan bisa apa saja nih bro, namun keunikan dari cara menikmati secangkir kopi ini ialah dengan tersedianya gula jawa atau gula aren.

Memang bilamana berhubungan dengan kuliner yang berasal daerah Jawa pasti akan mengandung citarasa yang manis dan tidak jauh-jauh dari gula. Sama halnya dengan cara menikmati kopi ini bro. Warga Malang tidak menggunakan gula putih biasanya yang digunakan di kopinya.

Melainkan menggunakan gula aren arau gula merah yang tentunya akan terciptanya citarasa yang unik. Selaing itu cara penyajiannya juga menggunakan gelas yang terbuat dari bamboo. Yang tentunya akan menambah esensi lo dalam menyeruput kopi.

Jadi bagaimana bro dengan informasi yang ada di atas mengenai cara-cara unik ngopi di Indonesia? Bagi lo yang suka trevelling tentunya akan menjadi hal seru bilamana lo bisa mencari serta menikmati cara unik ini langsung dari kota-kota asalnya.

Silahkan eksplorasi kopi dan cara menikmatinya bro !

Sumber : SuperAdventure 

WhatsApp Image 2018-03-22 at 06.31.28

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan predikat WINNER kepada Kemkominfo yang telah membuat karya Indonesiabaik.id dan predikat CHAMPION (2nd Best) kepada 11 karya lain terdiri dari karya Kemkominfo dan Karya dari masyarakat dan lembaga lain pada ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Forum 2018 yang diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU) di Jenewa, Swiss.

Program Kemkominfo bernama Indonesiabaik.id itu diberikan predikat WINNER setelah penilaian dari Tim Expert ITU dan mendapatkan suara terbanyak pada voting ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Forum 2018 di Jenewa, Swiss. Program Indonesiabaik.id dinilai sebagai portal kebijakan publik terbaik dalam menangkal informasi palsu atau hoax yang semakin ramai di Indonesia.

Indonesiabaik.id sendiri merupakan program soft campaign government public relation (GPR) yang dilakukan Kemkominfo dibawah naungan Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik sejak tahun 2017. Indonesiabaik.id mulai diperkenalkan pada 6 Juni 2017 oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dengan tujuan sebagai salah satu content creator serta media jejaring konten positif untuk meng-counter hoax di Indonesia.

29512468_10211915043410671_3198007411373768704_n

Masukkan Perwakilan dari Indonesia yang hadir di acara WSIS 2018

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Rosarita Niken Widiastuti mengatakan predikat WINNER dan CHAMPION yang diberikan PBB merupakan prestasi Kemkominfo di dunia Internasional. Menurutnya, predikat tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dalam menciptakan konten positif dan melawan hoax bersama untuk menyehatkan dunia siber Indonesia.

Seperti diketahui, pada Ajang WSIS Prizes kali ini ada sebanyak 700 karya dari berbagai Negara yang dilombakan yang masuk dalam 18 kategori. Karya- karya tersebut kemudian disaring ketat oleh Tim Expert dari ITU maupun melalui voting oleh masyarakat umum untuk kemudian dipilih sekitar 5 Karya / Prakarsa sebagai Champion untuk setiap kategorinya. Terhadap 5 Champion pada setiap kategori kemudian dinilai oleh Tim Expert ITU untuk ditetapkan 1 WINNER nya.

Berikut adalah karya Indonesia yang mendapatkan predikat WINNER dan CHAMPION dari ajang Forum Masyarakat Informasi Dunia 2018 yang berlangsung 19-23 Maret di Jenewa, Swiss: 1 (satu) Karya/Prakarsa sebagai WINNER pada Kategori 16 : Media dan 11 (sebelas) karya/Prakarsa Indonesia mendapatkan CHAMPION (2nd Best), yaitu :

  1. Knowledge Building toward Indonesian Digital Society – CFDS UGM, Kategori 1 : Promosi ICT untuk Pembangunan
  2. National Movement on Digital Literacy – SIBERKREASI, Kategori 1 : Promosi ICT untuk Pembangunan
  3. Broadband Internet Access with Focus on Affirmative Policy – BP3TI Kominfo, Kategori 2 : Infrastruktur TIK
  4. Pusat Pemberdayaan Informatika dan Pedesaaan – Relawan TIK Pemalang, Kategori 3 : Akses kepada Informasi dan Pengetahuan
  5. Relawan TIK Goes to School – Relawan TIK Bogor, Kategori 4 : Pengembangan SDM
  6. Internet CAKAP – APTIKA Kominfo, Kategori 4 : Pengembangan SDM
  7. Lacak Malaria – Malaria Center Halmahera Selatan, Kategori 10 : e-Health
  8. MedUp Healthcare Platform – MedUp Indonesia, Kategori 10 : e-Health
  9. Kerjabilitas Job Portal for Persons with Disabilities – Sarjana Indonesia, Kategori 12 : e-Pekerja
  10. Baktiku Negeriku – Serikat Pekerja Telkomsel, Kategori 13 : e-Agrikrultur
  11. Tambo: News Media – Tambo Indonesia, Kategori 16 : Media

Delegasi Indonesia yang menghadiri Forum Masyarakat Informasi Dunia 2018 tersebut terdiri dari beberapa delegasi dari Kementerian Kominfo yang selama ini menangani program tersebut, dari masyarakat terdapat perwakilan dari pemrakarsa siber kreasi dan Ketua Relawan TIK Indonesia berserta timnya.

Menteri Kominfo Rudiantara secara khusus menugaskan delegasi muda yang merekalah menjadi pendukung utama selama ini dari program-program Kementerian Kominfo yang mendapatkan WINNER dan Champion, dan juga delegasi muda untuk memberikan semangat semakin berkinerja dan berkreasi.

Sumber : RTIK dan Humas Kemkominfo 

Posted by: scootman | March 14, 2018

Kaos Kaki Buat Pecinta Vespa / Scooter

Menyediakan aneka kaos kaki   bagi para Scooterist atau Pecinta dan Penggemar Vespa  untuk menambah style kalian kalian bray !!

27579213_1584482698265787_4126009213925195776_n

  • Vespa Only
  • Vespa Latin
  • Chung Pattern
  • Latin Pattern

Bahan Catton jadi enak dan Nyaman di pakenya gan …Harga Berapa ?

Harga Rp.65.000 Pcs diluar Ongkir

More info :
Telp :
Wa: 081326650887
COD Pemalang Kota/ luar kota Kirim Via JNE/JNT/POS

TESTIMONIAL BUYER 

 

IMG_6802

Foto bersama member Smallframe Semarang setelah potong tumpeng

Bandungan, Selama 2 hari berturut-turut, sejak sabtu siang pagi hingga minggu malam , (24-25/02/2018), Villa Vanaprastha Gedongsongo ditangani oleh penggemar Vespa Khususnya vespa Special dan Pts dalam rangka apa mereka kesini ? yaitu menghadiri Camping ceria dalam rangka ulang tahun Smallrame Semarang yang kedua dan dihadiri oleh Smallframe Yogyakarta, Solo, Salatiga kurang lebih ada 150 an Vespa jenis ini berkumpul berjejer rapi di area camping ground di kawasan gedong songo Semarang .

Kegiatan seperti ini sudah dilalukan yang kedua kalinya yang pertama juga Kopeng dengan tema Camping Ground , dimana kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim antar anggota tutur Nanang Sebagai Koordinator Smallframe Semarang

“Hari ini kita 2nd Anniversary Smallframe Semarang . Utamanya kita ingin kumpul dengan utuh, seluruh member yang teregistrasi . Selain meningkatkan keakraban, penguatan organisasi, juga saling berbagi”, kata Koordinator, Nanang di sela kegiatan.

Beberapa item kegiatan yang dilaksanakan selama kegiatan ini berlangsung diantaranya Api unggun, makan bersama, outbond , dan pembagian aneka doorprice

DCIM100MEDIA

lokasi camping ground di komplek Candi Gedongsongo

Sesuai namanya, hanya vespa vespa Smallframe yang meramaikan acara ini ? tidak bro

Namun tidak Jenis Smallframe yang kemarin ikut berpartisipasi dalam acara ini. Ada juga tamu dan peserta yang menggunakan vespa jenis Sprint, Super dan vespa Matic keluaran terbaru ikut juga

tujuan diadakannya kegiatan ini?

“Kami berharap bahwa Smallframe Semarang bisa menjadi wadah bagi para pencinta Vespa Jenis smallframe di area Semarang dan sekitarnya untuk bertukar pikiran dengan sesama, dan menambah pengetahuan tentang Vespa ,” tutup Nanang (kik)

Posted by: scootman | February 22, 2018

Ribuan Scooterist Penuhi Waduk Mulur

IMG_6557

Pintu masuk menuju kawasan area event 5 th anniversary orijingan

Ribuan Scooterist atau penggemar vespa mania  memadati kawasan Waduk Mulur Sukoharjo S , , Sabtu – Minggu (17-18 /2/18).
Ribuan peserta dari berbagai komunitas dan club dan penggemar motor berasal dari pabrikan Italy  tersebut berdatangan dari kota-kota di Jateng dan Yogyakarta, Jatim dan Jakarta bahkan tidak sedikit dari mereka yang datang dari luar pulau Jawa ,seperti sumatera, Bali, Lombok dan Kalimantan.
Acara yang digagas dari oleh Orijingan Indonesia dalam rangka memperingati Ulang tahunnya yang ke 5  bekerjasama dengan Komunitas dan Klub Vespa Kota Solo menggelar even nasional bertajuk ” We Are All Brothers ” bertujuan ingin untuk mengenalkan dan mengembangkan wisata di daerah dan menjadikan ajang silahturahmi kepada para penggemar Vespa di tanah air,Salah satunya Kawasan Wisata Waduk Mulur yang belum begitu banyak yang tahu dan belum tergarap secara serius, maka hari ini kita ekspose dengan mengundang sekaligus mengajak Scooterist untuk  datang dalam satu acara,” ungkap salah satu panitia.

IMG_20180217_100745

Start pertama fun cross dibuka dgn start oleh presiden Orijingan Tosan arya

Berbagai acara seru, disajikan dalam satu rangkaian kegiatan gathering seperti, panggung musik, games, kontes vespa dan Bazar dan beragam pertunjukan budaya . ada juga penanaman Pohon dan penebaran bibit ikan di kawasan waduk Mulur . Banyak acara menarik yang digelar Orijingan. Salah satu yang menjadi daya tarik yakni fun cross yang diikuti seluruh seluruh motor vespa. Medan berkelok yang penuh dengan lumpur dan tanah lihat sejauh 300 meter cukup menantang adrenalin peserta. Dibutuhkan keseimbangan ekstra dari scooteris dan timing yang tepat saat akan menancapkan gas maupun berbelok. Sejumlah scooteris sesekali terlihat goyah dan terjatuh karena tergelincir.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri penggemar vespa dari keluaran taun tua sampai keluaran vespa terbaru ada semua dan berkumpul bersama dalam acara ulang tahun Komunitas Vespa Orijingan Indonesia .


Di lokasi kegiatan mereka bisa saling tukar pengalaman menyangkut cara perawatan, cara memperoleh suku cadang yang mungkin susah dicari di pasaran. Beberapa pedagang  onderdil dan aksesoris Vespa  menggelar dagangan di sekitar lokasi event dengan tempat yang sudah disediakan panitia, ada kurang lebih sekitar 60 lapak dari sparepart, merchandise dan kuliner yang ada dalam acara tersebut.


Dari mulai Sabtu siang sampai minggu Sore peserta dihibur oleh  Grup Band bergendre reggae dan ska, slankers dll Ada 2 panggung dalam acara tersebut dalam panggung kecil untuk akustik dan keroncong setelah panggung besar selesai, Nampak malam itu peserta menikmati suguhan hiburan yang disediakan oleh panitia, bercanda ,berkumpul bersama sambil menikmati local drink khas kota solo. Pada Minggu pagi digelar kontes scooter dengan berbagai kategori ada sekitar 16 kelas yang kelas kontes dari tahun 50 sampai 80 an , acara yang tidak kalah menarik adalah live dangdut yang menampilkan beberapa biduan artis dari local Solo dan sekitarnya menggoyang para penonton, acara ditutup dengan pengundian Door price 1 unit Vespa keluaran tahun 70 ( Kik )

27751519_10216001689105726_7068019889632274790_n

bro andika ketikan akan memasuki kota Pemalang 

Pemalang, Jumat 9 Feb 2018 akhirnya bisa menemui dan berjumpa dengan Andika sudah memasuki kota Pemalang kemaren malam dan sempat singgah satu malam di rumah salah satu penggiat sepeda Adib Vespa yang kebetulan tergabung di Komunitas Bike to work, karena malamnya tidak bisa menemuinya ,akhirnya  janjian sehabis shalat Jumat saya  menemui beliau yang sudah mau melanjutkan perjalanan ke selatan, dan waktu itu memang sedang ada trouble sedikit , kenapa ? ternyata bocor ban roda belakangnya  , setelah selesai menambal ban kita ngobrol sambil makan , dan waktu itu hujan deras jadi sekalian menunggu hujan reda dia banyak bercerita tentang pengalamannya, sambung juga waktu Malvin salah satu atlit Sepeda Dowhhill bercerita jg tentang pengalamannya ikut perlombaan di daerah sumbar dan kemarin juga bersama teman-temannya menuruni Gunung slamet dalam event NSGA Jurangmangu.

27541073_10216001689985748_7206050772434583889_n

Andika yang berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat ini melakukan perjalanan dari Jakarta hingga Flores, Nusa Tenggara Timur, menggunakan sepeda.
Andika memulai perjalanannya dari Jakarta pada Kamis (19/1) menuju Flores setelah dia berangkat dari kota asalnya menggunakan pesawat. Dengan jarak tempuh sekitar 2500 kilometer, Andika diperkirakan akan memakan waktu 2 hingga 3 bulan.
Dia ingin membawa misi lingkungan untuk mengkampanyekan kebersihan terutama kebersihan Gunung. Misi ini diberi nama aksi kampanye “Gunung Bukan Tempat Sampah”.
Sepanjang perjalanan dia sering dibantu oleh teman teman komunitas pendaki gunung maupun komunitas sepeda dan lainnya.

DVnVjJiVQAAvktm

disambut oleh teman pecinta sepeda di Pemalang 

“Alhamdulilah saya melakukan perjalanan dibantu sama teman-teman dan mereka pun sangat senang. Walaupun saya tidak punya uang banyak, alhamdulillah dari niat baik ini ada saja yang bantu,” tuturnya.
.
Dia melakukan perjalanan ini karena miris melihat banyaknya sampah yang ada di Gunung. “Miris saya melihat banyak pendaki gunung tapi nggak peduli dengan sampah yang ia bawa.
Oleh karena itu dalam pendakian kita juga saling mengingatkan dengan metode sharing, pendekatan. Dan mengajak kembali sadar dan peduli tentang persoalan sampah yang menjadi problem dewasa ini,” tambahnya.

27750633_10216001690345757_1289198578765530293_n

berpose dengan sepeda yang membawa beban kurang lebih 65 kg

Selama kampanye ini, rencananya Andika mendaki 17 gunung, yakni Gunung Guntur, Papandayan, Cikuray, Galunggung, Ciremai, Slamet, Prau, Sindoro, Sumbing, Merapi, Penanggungan, Lawu, Kelud, Butak, Arjuno, Welirang dan Raung.
Hingga saat ini, mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Imam Bonjol ini sudah mendaki 5 gunung. Tak hanya memunguti sampah tersebut, ia akan mencatat banyaknya sampah dari tiap gunung yang ia kunjungi.
Dari catatannya itu ia juga berniat akan menyampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk bisa dijadikan bahan agar memperketat aturan tentang pelarangan buah sampah di jalan khususnya di gunung. 

BIG RESPECT BRO ….SEMOGA LANCAR PERJALANANNYA ….KIK ! 

 

WhatsApp Image 2018-02-04 at 19.48.57

Pemalang,- Selama lebih kurang 2 tahun , Relawan TIK Indonesia wilayah Kabupaten Pemalang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( DINPERMASDES ) Kabupaten Pemalang mengembangkan program Pusat Pemberdayaan Informatika Dan Perdesaan yang merupakan program inisiatif  didalam melakukan pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komputer bagi Pemerintahan desa dan Masyarakat Desa di wilayah Kabupaten Pemalang.

Melalui komitmen bersama dari Relawan TIK Indonesia wilayah Kabupaten Pemalang, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Pemalang, dan kesungguhan Pemerintah Desa di wilayah Kabupaten Pemalang dalam proses peningkatan dan pemberdayaan bidang TIK, kini Program PUSPINDES Pemalang masuk menjadi salah satu Nominator dari 17 Inisiatif TIK  Indonesia didalam Anugerah Internasional WSIS Prize PBB ( Perserikatan Bangsa Bangsa ) tahun 2018.

Pada anugerah WSIS Prize tahun 2016  terdapat 3 Nominator dari Indonesia yang menghasilkan 1 Champion ( Juara Kedua ), pada tahun 2017 terdapat 18 Nominator yang menghasilkan 1 Winner ( Juara Pertama ) dan 3 Champion, dan pada tahun 2018 terdapat 17 Nominator dan salah satunya adalah PUSPINDES Pemalang.

Proses masuknya PUSPINDES menjadi salah satu nominator untuk mendapatkan Penganugerahan WSIS Prize dari PBB tahun 2018 ini melalui beberapa tahapan yaitu  pendaftaran, dan penentuan nominator yang dilakukan oleh para pakar yang ditunjuk PBB, pemungutan suara secara global untuk menentukan 5 (lima) champion (juara kedua) per kategori, dan pada akhirnya para pakar PBB akan memilih 1 (satu) pemenang winner (juara pertama) per kategori. Adapun prosesi upacara penyerahaan penghargaan bagi winner maupun champion akan dilaksanakan saat Sidang WSIS Forum 2018 di Jenewa, diserahkan langsung oleh Sekjen ITU, antara 19 – 23 Maret 2018.

Kini waktunya anda memberikan dukungan Kepada 17 Inisiatif TIK yang akan mengikuti proses penganugerahan WSIS Prize tahun 2018, dengan cara memberikan VOTE kepada program tersebut yaitu :

  1. Category #1:“The role of governments and all stakeholders in the promotion of ICTs for development”(total nominator: 40). Karya Indonesia:
    1. Knowledge Building toward Indonesian Digital Society (cfds.fisipol.ugm.ac.id)
    2. National Movement on Digital Literacy #Siberkreasi (siberkreasi.id)
  2. Category #2:“Information and communication infrastructure: an essential foundation for the Information Society”(total nominator: 41). Karya Indonesia:
    1. BTS for Rural, Remote and Border Area of Indonesia (bp3ti.kominfo.go.id/infrastructure)
    2. Indonesia Broadband Internet Access with A Strong Focus on Affirmative Policy (kominfo.go.id/content/all/pp_broadband)
  3. Category #3:“Access to information and Knowledge”(total nominator: 27). Karya Indonesia:
    1. Pusat Pemberdayaan Informatika dan Pedesaaan, Pemalang (puspindes.id)
    2. Democratizing Decision Support: PetaBencana.id Platform for Equitable Disaster Resilience (petabencana.id)
  4. Category #4:“Capacity Building”(total nominator: 43). Karya Indonesia:
    1. Relawan TIK Goes to School (regos.web.id)
    2. INCAKAP, Internet Smart – Creative – Productive) (incakap.id)
  5. Category #10:“ICT App: e-health”(total nominator: 41). Karya Indonesia:
    1. Lacak Malaria, Mobile/Featured Phone Rapid Malaria Reporting System in Rural Area (malariacenter.or.id)
    2. MedUp, AI Powered Healthcare Platform (medup.id)
    3. Qiwii, Virtual Queuing System Improve Quality of Community Health Center Services – Bandung (qiwii.id)
  6. Category #11:“ICT App: e-employment”(total nominator: 10). Karya Indonesia:
    1. Kerjabilitas, Job Portal for Persons with Disabilities (kerjabilitas.com)
  7. Category #13:“ICT App: e-agriculture”(total nominator: 27). Karya Indonesia:
    1. Information System for Farmers (lisa.id)
  8. Category 16:“Media”(total nominator: 14). Karya Indonesia:
    1. Enhancement of disaster risk reduction capacities utilizing community radios (jrki.or.id)
    2. IndonesiaBaik.id Government Portal for Viral-able Public Policy Communication (indonesiabaik.id)
    3. Selasar.com (selasar.com)
    4. Tambo News Media Using Intelligent Positive Content Generator (tambo.co.id)

wsis-prizes-2018-650x381

 

PUSPINDES terdapat pada Kategori Ke 3 .

Untuk memberikan Vote dan Dukungan  yaitu :

WhatsApp Image 2018-02-04 at 19.48.58

  1. Masuk ke situshttp://s.id/pilihindonesiaatau https://www.itu.int/net4/wsis/prizes/2018/ lalu pilih opsi “vote”.
    2. Log in (atau buatlah akun terlebih dahulu bila belum memilikinya).
    3. Pilih satu per satu kategori yang ada dan klik “vote for this project” (Perhatian: Pastikan benar project yang memang Anda ingin vote sebelum melakukan klik “vote for this project”).
    4. Agar vote Anda sah dan dapat/berhak dihitung, maka Anda HARUS tuntas melakukan vote satu per satu untuk seluruh 18 (delapan belas) kategori yang ada.
    5. Khusus untuk kategori nomor 1, 2, 3, 4, 10, 11, 13, 16 sangat direkomendasikan Anda vote salah satu inisiatif Indonesia sebagaimana daftar inisiatif terlampir di bawah ini.
    6. Setelah Anda melakukan vote ke seluruh 18 kategori maka di web akan muncul tulisan “WSIS Prizes 2018 – Voting Complete”.
    7. Vote Anda ditunggu hingga paling lambat tanggal 18 Februari 2018!
    8. Info fase berikutnya, silakan baca http://www.itu.int/net4/wsis/prizes/2018.

Sumber : Puspindes  & Kominfo  

 

 

Older Posts »

Categories

%d bloggers like this: