22019b913ea1_resize_800_600_rel_left_top

Bila hendak menyambangi Dieng dengan motor, lo perlu mengamati beberapa hal agar perjalanan berlangsung aman dan lancar. Apa sajakah hal yang perlu dicermati wisatawan jika ingin berkendara ke Dieng dengan motor? Cek jawabannya dalam tulisan di bawah ya bro!

Banyak wisatawan terpesona dengan keindahan Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. Ada sejumlah kendaraan yang bisa lo pilih untuk pergi menuju Dieng, salah satunya adalah motor. Bila hendak menyambangi Dieng dengan motor, lo perlu mengamati beberapa hal agar perjalanan berlangsung aman dan lancar.

Apa saja hal yang perlu diamati wisatawan bila hendak traveling ke Dieng dengan motor? Berikut adalah 5 di antaranya. Silakan disimak ya bro!

1. Mengecek Perbekalan

915048fe7337

Mengingat perjalanan memakan waktu lama, lo perlu menyiapkan perbekalan yang mampu menunjang kenyamanan berkendara. Salah satu contohnya adalah makanan dan minuman ringan. Bekal makanan yang cukup tentu bisa menggantikan stamina dan tenaga lo yang terkuras habis selama perjalanan. Setuju ‘kan bro?

Rasa haus dan lapar tentu bisa menganggu konsentrasi pengendara di tengah perjalanan. Jika dibiarkan, hal tersebut bisa saja berakibat fatal seperti kecelakaan. Oleh sebab itu, lo dianjurkan membawa bekal cukup agar bisa meminimalisir risiko buruk di jalan.

Road-tripping ke Dieng dengan motor menghabiskan waktu relatif lama. Jika berangkat dari Solo, pengendara motor biasanya menempuh waktu perjalanan ke Dieng sekitar 5 jam. Sementara itu, perjalanan menuju Dieng bisa menyita waktu sekitar 3,5 jam jika perjalanan bermula dari Jogja.

2. Memulai Perjalanan di Waktu Pagi Hari

66044271_10220238852512163_1796315027251134464_n

Agar perjalanan berlangsung nyaman dan aman, pengendara dianjurkan memilih waktu keberangkatan pada pagi hari. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi perjalanan yang menyita waktu lama. Dengan begitu, lo bisa meminimalisir kemungkinan sampai ke Dieng pada waktu malam hari.

Mengacu pada informasi dalam situs KompasTravel, jalur dari Wonosobo menuju kawasan Dieng tidak memiliki pencahayaan yang cukup. Hal tersebut tentu akan membuat perjalanan di malam hari jadi berisiko. Oleh sebab itu, berangkatlah sepagi mungkin agar lo bisa menjauhi perjalanan menuju Dieng di malam,

Selain itu, ada hal lain yang perlu lo pertimbangkan bila hendak memulai perjalanan di malam hari, yakni suhu udara. Pengendara harus siap menahan udara yang sangat dingin saat menyusuri jalan dengan motor. Dengan demikian, waktu terbaik untuk memulai keberangkatan adalah pagi hari.

3. Google Maps

4ca3ac6b5183

Di era modern ini, lo dapat menggunakan aplikasi digital untuk memudahkan berbagai aktivitas, termasuk ketika traveling. Pengendara motor yang tidak tahu arah menuju Dieng tentu bisa mengecek petunjuk jalan lewat aplikasi Google Map. Aplikasi satu ini tentu bisa mengurangi risiko pengendara tersesat.

Apabila memulai perjalanan dari arah Solo, pengendara bisa melintasi jalur alternatif Magelang-Getasan. Kemudian, lo dapat melanjutkan perjalanan dengan melewati jalur ke Secang hingga akhirnya tiba di Temanggung. Dari situ, pengendara bakal menujukan jalan ke Wonosobo hingga sampai ke Dieng.

Pengendara yang berangkat dari arah Yogyakarta bisa melintasi jalur ke arah Magelang-Purworejo. Saat menentukan jalur yang hendak dilewati via Google Map, lo sebaiknya juga mengecek lama waktu perjalanan. Dengan demikian, perjalanan akan menjadi lebih terencana serta penuh dengan persiapan. Oke bro?

4. Memeriksa Kondisi Kendaraan sebelum Berangkat

66419303_10220238853472187_7837956350423334912_n

Selain waktu perjalanan, tantangan lain yang harus dihadapi pengendara motor menuju kawasan Dieng adalah kondisi jalur yang naik turun. Lo bakal menjumpai lintasan dengan kondisi tersebut ketika melewati wilayah jalur Magelang dan Wonosobo. Untuk itu, pengendara perlu mengecek kondisi motor agar perjalanan menuju ke Dieng tidak terhambat.

Sebelum hari keberangkatan tiba, pengendara wajib memastikan motor berada dalam keadaan baik. Lo bisa membawanya ke bengkel agar segala kendara dapat ditangani secara baik. Dengan demikian, lo dapat melakukan perjalanan ke Dieng dengan lancar tanpa perasaan khawatir. Setuju ‘kan?

Mengecek kondisi motor sebelum berangkat juga akan menjauhkan lo dari berbagai kemungkinan buruk. Lo tentu tidak dapat menikmati momen liburan secara puas bila perjalanan lo terhambat kendala motor. Hal ini tentu akan memengaruhi suasana hati lo selama liburan. Jadi, sempatkan waktu untuk mengecek motor ya bro!

5. Menggunakan Pakaian Hangat

65932742_10220244964904969_3035937370215022592_n

Barang lain yang perlu disiapkan pengendara sebelum berangkat menuju Dieng adalah baju hangat. Hal ini dimaksudkan agar lo bisa mengantisipasi daerah Wonosobo yang memiliki hawa sangat dingin. Pakai juga perlengkapan yang dapat menghangatkan kondisi tubuh seperti kaos tangan, baju hangat, kaos kaki, jaket, dan lain-lain.

Lo juga disarankan memasukkan pakaian hangat cadangan dalam barang bawaan. Kegunaan barang ini bakal terasa ketika lo merasakan hawa dingin kawasan Dieng yang menusuk tulang. Kondisi ini tentu dipengaruhi suhu Dieng yang mampu berada di bawah nol derajat Celcius.

Selalu sempatkan waktu untuk menyiapkan perlengkapan penghangat karena barang-barang ini bakal menunjang kenyamanan lo, baik di perjalanan maupun di tempat tujuan. Lo pun bisa menikmati panorama indah di Dieng secara puas tanpa merasa kedinginan. Setuju ‘kan bro?

Demikian 5 hal yang perlu dicermati wisatawan bila hendak pergi ke Dieng dengan motor. Semoga informasi di atas bermanfaat buat lo yang ingin menjajal pengalaman berbeda saat berllbur ke Dieng. Jangan lupa untuk tetap berhati-hati ya !

Posted by: scootman | May 21, 2019

Raih Berkah Ramadan, FKSP Tebar Ratusan Takjil

60342503_10219817405136242_7706772295263453184_n

Ratusan bikers dari klub motor vespa yang tergabung dalam wadah Forum Komunikasi Scooterist Pemalang (FKSP) raih berkah Ramadan dengan bagikan ratusan bungkus takjil, Minggu sore (19/5) di Randudongkal Pemalang.

Aksi sosial itu memanfaatkan momentum kemuliaan sekaligus raih berkah Ramadan untuk berbagi kasih kepada sesama.Takjil yang dibagikan komunitas motor Vespa itu disambut antusias oleh pengendara yang melintas di jalan Jendral Sudirman atau area Pertigaan Randudongkal dan sebaliknya. Ratusan pengendara tampak tertib menyambut takjil yang diberikan sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.

 

60383655_10219817395896011_4114938652251914240_n

Riyanto selaku ketua FKSP mengatakan, bagi-bagi takjil yang diinisiasi oleh teman teman yang tergabung dalam FKSP itu melibatkan beberapa komunitas Vespa Pemalang lainnya. Seperti, SIP Pemalang, BASI Moga, Contras Comal, Sepatu , SID Randudongkal, Bonowati Scooter,Scip Petarukan , SIC Petarukan, Independent dan lain-lain.

60804699_10219817394335972_3699973764109303808_n

Kegiatan diawali dengan Touring Pendek dari wilayah Pemalang dan Timur dengan berkumpul di Taman Patih sampun sebagai Titik Kumpulnya, setelah jam yang telah ditentukan pada jam 4 sore berangkat ke Selatan bareng-bareng kurang lebih 150 Vespa dari berbagai tahun pembuatan dan memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan.

“Bagi-bagi takjil gratis dan buka bersama ini merupakan agenda tahunan. Diselenggarakan sebagai bentuk syiar keagamaan dan kemanusiaan melalui berbagi sesama,” ujarnya didampingi ketua pelaksana kegiatan Bukber dari SID Randudongkal , Kutril .

Selain untuk berbagi kepada sesama, Kutril menambahkan, jika bagi-bagi takjil dan buka bersama digelar untuk menumbukan kesadaran akan pentingnya silaturahmi, kebersamaan dan solidaritas. Baik sesama anggota klub, antar komunitas maupun kepada masyarakat pada umumnya. Setelah acara bukber dan shalat Magrib dilanjutkan dengan Rolling Thunder keliling Randudongkal

60422220_10219817410416374_536105325489553408_n

60891010_10219817416176518_7471124117089943552_n

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menambah keberkahan di bulan suci Ramadhan. Dan tahun depan dapat terlaksana dengan lebih baik serta banyak partisipasi dari komunitas maupun klub” Otomotif lainnya yang ada di Kabupaten Pemalang,” harapnya. (Kik) 

60051207_10157265254219525_7518138070357508096_n

Forum Komunikasi Scooterist Pemalang ( FKSP ) @fksp_pemalang akan mengadakan kegiatan pada hari :

.

🗓 Minggu, 19 Mei 2019

🕕 16.00 – Selesai 
📍 Pertigaan Lampu Merah Randudongkal Pemalang
.
Kegiatan:
– Bagi-bagi takjil.
– Buka bersama
.
#BerbagiTakjil #BukaBersama #berbagi #eventpemalang #vespapemalang #vespa #vespaman 
#scooteristpemalang #pemalang #scooter #scooterpemalang#sippemalang #scootman
#FKSP #vespaholic #vespaevent #vespanture #ramadhan2019#scooteristpeduli #charity 

Posted by: scootman | May 5, 2019

Marhaban ya Ramadhan 1440 H

59491560_10157245732564525_2954041736973778944_n

Marhaban ya Ramadhan ……
Sudah jadi kebiasaan umum umat islam di Indonesia ketika mendekati Ramadhan saling mengucap dan mengirim pesan sosmed “Marhaban Ya Ramadhan”. Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi seakan menjadikan kebiasaan mengirim pesan menjadi budaya.Kebanyakan umat islam memahami Marhaban ya Ramadhan adalah: “Selamat datang wahai bulan Ramadhan.” ternyata makna sebenarnya tidaklah seperti itu.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, arti kata ‘Marhaban’ adalah kata seru yang diucapkan untuk menyambut atau menghormati tamu (selamat datang).
Akan tetapi beda halnya bila menurut bahasa aslinya, bahasa arab. Marhaban berasal dari awal kata ‘rahb’ yang berarti ‘luas atau lapang’. Sehingga ucapan ini menunjukkan sebuah kelapangan dada atas tamu yang datang. Ia akan menerima dengan penuh kegembiraan dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan guna membuat tamu tersebut nyaman.
Menurut ustadz dari kabarmekkah.com: Akar kata Marhaban juga sama dengan rahbat yang memiliki arti “ruangan luas untuk kendaraan, guna memperoleh kebaikan atau kebutuhan pengendara sehingga bisa melanjutkan perjalanan.”
Sehingga jika mau direnungkan maknanya, maka ucapan “Marhaban Ya Ramadhan” memiliki arti selamat atas datangnya bulan Ramadhan yang disertai dengan penerimaan penuh lapang dada dan kegembiraan. Dengan kata lain datangnya bulan Ramadhan tidak diisi dengan menggerutu dan menghiraukannya karena dianggap mengganggu ketenangan dan kenyamanan kita yang terbiasa makan siang hari ataupun hal lainnya yang dilarang selama Ramadhan.

Senin, 6 May 2019 puasa pertama.

Sambil menunggu ketetapan sidang isbat Departemen Agama RI pada Ahad 5 May 2019 besok, mudah2n semua Ormas sepakat senin besok adalah 1 Ramadhan 1440 H. Walaupun ada Ormas yang memakai metode Realcount ataupun Quick Count. HiHi.

Organisasi Islam besar di Indonesia Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadhan 1440 Hijriah atau 1 Ramadhan 2019.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 2019 atau 1440 Hijriah jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Selain awal Ramadan, PP Muhammadiyah juga telah menetapkan 1 Syawal 1440 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 5 Juni2019 M.
Keputusan tersebut dikeluarkan PP Muhammadiyah melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2019 tentang Penetapan Hisab Ramadhan, Syawwal dan Zulhijjah 1440 Hijriah. (Tribun).

Ramadhan sang pemersatu.
Ini dapat menjadi pemersatu 2 elemen bangsa yang terbelah, jutaan orang keukeuh upload dan share puluhan bahkan ratusan ribu foto/vid dugaan kecurangan Pemilu dilain pihak ada pula jutaan orang yang sepakat diam dan menuduh pihak lain gila atau stres.
Ramadhan sang penyejuk.
Ramadhan pun diharap menjadikan peredam energi panas dampak Pilpres. Kedua kubu sama2 merasa dipihak yang benar. Ustadz juga Ulama terbagi 2. Ulama pro-Jo kompak dan memuji juragannya. Ulama sebelah lain lagi, sebagian lantang menyuarakan keadilan dan lawan kecurangan! Namun adapula yang masih menahan diri menjauh dari iklim panasnya Pilpres.

Kini jelang Bulan Ramadhan 1440 H. Bersyukur sekali Anda yang menjalankan Ibadah Puasa. Pada Bulan yang penuh berkah ini, semua menyambutnya dengan penuh bahagia. saya mengucapkan kepada para Saudara, sahabat se hobby, sahabat di medsos, sahabat touring, komunitas , klub dan independent penggemar Vespa (Scooterist), rekan komunitas, pegiat medsos, blogger dan teman relasi semua yang Muslim , selamat menjalankan Ibadah Puasa.

59431807_2806254512933742_8313327681546485760_n

                                        “Marhaban ya Ramadhan”.

Posted by: scootman | April 8, 2019

REKOMENDASI 5 PANTAI DI PULAU JAWA DENGAN PANORAMA ASRI

Apa sajakah pantai-pantai di Pulau Jawa yang menghadirkan panorama memukau? Berikut adalah lima di antaranya.Silakan disimak ya bro!

1

Bila sering merasa suntuk, ada baiknya lo meluangkan liburan ke sejumlah pantai di Pulau Jawa. Pemandangan asri dan udara sejuk pantai-pantai ini tentu akan mengurangi beban pikiran lo secara drastis. Tak hanya itu, bunyi deburan ombak pantai juga akan membuat lo hanyut dalam suasana rileks. Mantap sekali, bukan?
Apa sajakah pantai-pantai di Pulau Jawa yang menghadirkan panorama memukau? Berikut adalah lima di antaranya. Silakan disimak ya bro!

1. Pantai Menganti, Kebumen

2

Rekomendasi 5 Pantai di Pulau Jawa dengan Panorama Asri. Photo Credit: instagram.com/july_aji

Banyak orang menyebut keindahan alam Pantai Menganti seperti New Zealand. Wisatawan dapat menemukan pantai cantik ini di Desa Karangduwur, kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah. Jika berangkat dari pusat Kecamatan Gombong, lo bisa menempuh pantai ini dalam jarak sekitar 30 kilometer.
Pantai Menganti tak hanya menyajikan pemandangan laut yang eksotis. Begitu tiba di sini, mata lo juga akan dipuaskan dengan panorama sawah indah yang disusun dengan teknik terasering. Pemandangan ini tentu patut dinikmati wisatawan yang ingin melupakan hiruk-pikuk perkotaan sejenak.
Saat mengunjungi daerah Pantai Menganti, lo bisa menemukan beberapa gazebo yang teduh dan nyaman. Wisatawan tentu dapat meluangkan waktu bersantai secara puas di sana. Mantap sekali, bukan? Jangan lupa meluangkan waktu liburan di sini ya bro!

2. Pantai Wedi Ombo, Yogyakarta

3

Rekomendasi 5 Pantai di Pulau Jawa dengan Panorama Asri. Photo Credit: ksmtour.com

Kabupaten Gunung Kidul menyimpan tempat wisata alam indah yang cocok dikunjungi pada masa liburan, baik di darat maupun laut. Lo bisa menjumpai banyak pantai elok yang tersebar di bagian selatan Kabupaten Gunung Kidul dan Yogyakarta. Salah satu contohnya adalah Pantai Wedi Ombo.
Pantai Wedi Ombo berlokasi di balik bukit terjal. Pemandangan elok pantai ini dijamin akan membuat lo takjub. Untuk mengamati keindahan pantai Wedi Ombo, wisatawan harus mendaki sejumlah anak tangga terlebih dahulu. Kontur tanah wilayah pantai ini kabarnya lebih rendah dari daerah sekelilingnya
Ada banyak kegiatan seru yang bisa dicoba wisatawan di Pantai Wedi Ombo, misalnya seperti memancing. Lo bisa merasakan pengalaman unik dengan memancing dari ketinggian bukit di sekitar sini. Seru sekali, bukan? Luangkan waktu melancong ke sini ya bro!

3. Pantai Srau Pacitan 

4

Rekomendasi 5 Pantai di Pulau Jawa dengan Panorama Asri. Photo Credit: panduanwisata.id

Pantai indah selanjutnya yang bisa lo temukan di Pulau Jawa adalah Pantai Srau. Pantai ini masuk dalam daerah Kabupaten Pacitan. Lokasinya terletak 25 kilometer dari pusat kota di Desa Candi, Kecamatan Pringkuku. Daya tarik pantai ini terletak pada pemandangan alamnya yang masih begitu alami dan terjaga.
Akses menuju Pantai Srau terbilang agak sulit. Hal tersebut disebabkan oleh jarangnya transportasi umum yang melewati daerah ini. Daerah pantai ini juga berada dekat hutan hijau yang begitu rindang. Mata lo akan dibuat terpana dengan hamparan pepohonan di sana.
Pantai Srau juga cocok jadi destinasi wisata buat lo yang ingin melakukan solo traveling. Air lautnya yang berwarna biru jernih akan menghilangkan rasa penat dan bosan lo seketika. Pantai ini juga masih jarang dikunjungi wisatawan sehingga pas untuk dijadikan tempat menyendiri.

4. Pulau Sempu, Malang 

5

Rekomendasi 5 Pantai di Pulau Jawa dengan Panorama Asri. Photo Credit: beritadunia.net

Pulau Sempu awalnya ramai didatangi wisatawan dari berbagai tempat. Keadaan tersebut kemudian berubah sejak pulau ini ditutup sementara oleh pemerintah setempat. Banyak orang terpesona dengan pemandangan alam pulau ini yang terbilang asri dan menawan.
Pulau Sempu diketahui merupakan salah satu cagar alam di daerah Malang. Keindahan pulau ini telah memikat hati banyak orang. Sekali melihatnya, lo akan tertarik untuk mengunjunginya berkali-kali.
Sayangnya, keindahan Pulau Sempu mulai berkurang lantaran banyak wisatawan tidak menjaga kebersihan area pulau ini. Menanggapi hal tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam akhirnya mengeluarkan kebijakan untuk melarang siapapun datang ke sini jika tak mempunyai izin. Apakah lo tertarik datang ke Pulau Sempu apabila sudah dibuka kembali?

5. Pulau Perak 

6

Rekomendasi 5 Pantai di Pulau Jawa dengan Panorama Asri. Photo Credit: pulauperak.com

Lo bisa mengunjungi pulau ini di daerah Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pulau Perak menghadirkan pemandangan asri yang bakal mengalihkan pikiran lo dari stres dan rasa bosan. Olej sebab itu, keindahan pulau ini tentu sayang untuk dilewatkan wisatawan.
Pulau Perak tidak memiliki luas daerah yang besar. Meski begitu, pulau ini menawarkan pengalaman liburan yang memuaskan. Lo bisa bersantai sembari mengamati pemandangan sekitar serta meluangkan waktu liburan berkualitas bersama teman dan keluarga. Menyenangkan sekali, bukan?
Lo juga dapat menjajal beragam kegiatan seru di Pulau Perak, salah satunya adalah camping atau berkemah. Sebelum membangun tenda di sini, wisatawan perlu menyiapkan biaya keamanan terlebih dahulu. Dengan demikian, lo bisa meminimalisir hal-hal buruk yang mungkin terjadi.
Demikian 5 destinasi pantai pulau Jawa yang menyajikan panorama asri. Menyelami keindahan pantai-pantai di atas tentu bisa jadi kegiatan seru untuk dilakukan pada masa liburan.
Semoga informasi ini bisa menambah referensi lo seputar tempat wisata seru. Selamat liburan!

Sumber : Superadventure.co.id 

53061951_10219201737144927_5168239348205748224_n

3 narasumber dalam acara Bincang santai bersama Pak Jun dengan moderator dari KompasTv

Pemalang – Walaupun dalam suasana Hujan Bincang santai Bupati Pemalang Bapak Junaedi , Insan Media, dan para Netizen( Warganet ) ini terlihat sarat nuansa kekeluargaan. Bincang santai diiring merdu lantunan lagu pengiring acara Mc Kocak yaitu Jabrik dan Endang Mrgondang dari Kota Tegal , semakin mempererat hubungan kekeluargaan antara Pemerintah Kabupaten Pemalang, netizen, serta para insan media.

Ketika ditanya tentang dunia pariwisata, Orang Nomor 1 di Kabupaten Pemalang ini, mengatakan, Kabupaten Pemalang memiliki banyak sekali tempat dan desa wisata yang menjadi daya tarik destinasi para wisatawan. Dari Pantai , jalur pendakian, kebun teh, hingga wisata Bukit dan Pegunungan .

53461725_10219201738504961_7723892610430926848_n

Dialog interaktif dengan netizen 

“Pemalang punya banyak destinasi wisata. Air terjun, pantai, kebun teh, hingga jalur pendakian pun ada,”  ungkapnya.
Ketika ditanya tentang dunia kesenian dari Kabupaten Pemalang, Pemimpin Kabupaten penghasil Buah Nanas Madu ini mengungkapkan, Kabupaten Pemalang memiliki berbagai macam kesenian, diantaranya
“Kesenian Sintren, tari tarian, kesenian Kuntulan, termasuk juga tari selendang Pemalang,”  tambahnya.

53145576_10219201740585013_3047030583545823232_n

Foto bareng bersama netizen dengan Ibu Irna Junaedi

Sementara itu, ketika sang pembawa acara menanyakan pada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang, Hj. Irna Setawati Junaedi, SE, MM, tentang pemberdayaan wanita dijaman Millenial, dia dengan semangat menyampaikan, jika Kabupaten Pemalang sudah ada program “Moms Kuat” yang ditujukan pada para kaum perempuan untuk memberdayakan kemampuan, kecerdasan, serta kreatifitas dalam berbagai faktor yang bisa menunjang perekonomian keluarga, bahkan perjuangan untuk Kabupaten Pemalang.

“Program moms kuat bertujuan untuk memberdayakan para wanita dalam segala hal., baik itu ekonomi, karya, hingga bidang kemasyarakatan seperti kegiatan PKK,”  jelasnya.

53472663_10219201739544987_2380216239164227584_n

Bupati Pemalang yang tidak hanya memperhatikan tiap pertanyaan dari pembawa acara, Dirinya juga menyempatkan waktu menjawab pertanyaan dari para penonton. Seperti dari salah seorang penggiat media sosial, Hengky Kik, yang menanyakan tentang peran serta Pemerintah Kabupaten Pemalang membantu para pedagang online atau teknopreneur

“Pemerintah Kabupaten Pemalang sangatlah mengapresiasi dan membantu para pedagang online dan sudah ditangani oleh dinas instansi terkait,”  ungkapnya.
Walau sedari Maghrib Kabupaten Pemalang dilanda hujan serta petir yang menggelegar, setiap sekmen acara tersebut sangatlah diperhatikan oleh para peserta dan tamu undangan yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang ini.

Posted by: scootman | February 25, 2019

Ribuan Scooterist Serbu Bandung Hadiri JSR 12

Bandung – Puluhan ribu penggemar sepeda motor jenis Vespa atau scooter , tumpah ruah di sekitar Kota Bandung dan Sekitarnya . Kedatangan mereka untuk mengikuti acara Java Scooters Rendesvous (JSR) yang keduabelas yang dilaksanakan di Bandung bertempat di Lapangan Bandar udara Sulaiman Bandung

Dari mulai Vespa keluaran tua hingga terbaru bisa ditemui dalam acara itu. Bahkan banyak juga besi tua yang kumuh itu dibuat ceper dengan setang menjulang tinggi dan berbagai aksesoris menempel di bodinya. Dari panitia sesuai kesepakatan dari pihak Lanud memperbolehkan semua jenis masuk tetap memang melarang vespa yg membawa sampah untuk menurunkan dulu sampah atau bendera parpol yang di pasang didalam vespanya.

Pertemuan tahunan scooteris se-Indonesia tahun ini di Bandung tampil sebagai tuan rumah dan ditunjuklah Lanud Sulaiman sebagai tempat digelarnya acara.

“Ini sebenarnya adalah acara tahunan yang digelar setiap minggu pertama setiap Desember pada biasanya Tapi untuk tahun Acara ini kita gelar mulai Sabtu 23 februari sampai Minggu 24 Februari 2019 kata salah seorang panitia yang tidak mau disebut namanya .

Banyak peserta yang datang dari luar Jawa-Madura,Kalimantan,Bali,Surabaya , Pemalang, Lombok Sumatera Tak kurang dari hampir 25 ribu scooteris berkumpul. “Mereka yang berasal dari Pulau Jawa,Sumatra, kalimantan , Bali dan lombok hampir semua Kabupaten dan Kota di jawa juga terwakili,” kata Diding salah seorang peserta dari Cilacap ,
Saking banyaknya jumlah Vespa yang mau menghadiri gelaran evebt ini jalan Kopo – Margahayu Kabupaten Bandung macet sampai puluhan kilometer , dan di dalam acara peserta yang mau keluar atapun masuk penuh dengan kesabaran karena macet.

Salah satu tujuan acaranya sendiri adalah sebagai ajang berkumpul untuk bersilahturrahmi dengan pecinta motor Scooter di seluruh Tanah Air atapun Penjuru Nusantara . Ucap H.Maman sebagai Penasehat JSR

Java Scooter Rendezvous merupakan bahasa Belanda kalau diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti temu kangen antara penggemar motor Vespa.

“JSR pertama kali kita gagas sekitar tahun 2006. Jambore pertama di Banjarpatroman , Jawa Barat. Kemudian JSR ke-2 di TMII Jakarta dan JSR ke 3 di Kota Magelang-Jateng. Kemudian JSR ke-4 di Kota Batu,terus JSR-5 di kota Banten dilanjutkan JSR-6 di kota kiara payung Bandung taun kemaren di Jonggol dan untuk tahun ini yang JSR ke 12 jatuh pada Bandung bertempat di Lanud Sulaiman Bandung , Hujan turun pada hari sabtu malam membuat para peserta sebagian keluar dari lokasi acara karena kurangnya sarana untuk berteduh dan mencari losmen maupun tempat untuk sekedar beristirahat dan untuk panggung hiburan malam minggu kosong.

“semoga kedepan JSR tahun depan bisa berpindah pindah lokasi di pulau Jawa seperti pelaksanaan JSR di tahun sebelumnya seperti jatim ,Jateng jangan di jabar terus ” Tutur Acil salah satu peserta dari Surabaya yang datang single Touring dari Surabaya menuju Bandung

Kegiatan JSR ke-12 di Lanud Sulaiman antara lain diisi dengan live musik, kontes Vespa kesenian tradisional,atraksi ular ,freestyle Vespa , Bazar Part dan Merchandise Vespa dan masih banyak yang lain,dan ada juga door prize 1 Unit Vespa (Kik)

sip

Scooterist Pemalang ikuti kirab Hut Pemalang Foto:anakdesa

Puluhan  scooterist sebutan penggemar sepeda motor jenis scooter atau vespa di Kab.Pemalang  mengikuti Konvoi yang degelar oleh Pemkab Pemalang (24/1/2019). Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pemalang yang ke 444 Tahun .

Scooterist  mulai berkumpul Komplek Balai Desa Sungapan,  sekitar pukul 07.00 WIB. Masing-masing Scooter sudah terparkir berjejer rapi . Sebelum berangkat mereka mendapatkan pengarahan dari petugas Panitia dari kegiatan Tersebut .

Koordinator kegiatan untuk Scooter , Aang Hidayat , mengatakan rombongan berangkat dari depan  Sungapan nantinya akan mengikuti rombongan menuju Pendopo Kabupaten Pemalang.

Perayaan hari jadi Kabupaten Pemalang ke 444 Tahun 2019 sukses dirayakan. Seluruh warga Kabupaten Pemalang Jawa Tengah dengan semarak menyambutnya. Kemeriahan tersebut semakin terlihat ketika iring-iringan pasukan pembawa tombak dan pasukan berkuda memasuki jalan protokol Pemalang.

Kirab dimulai dari Balai Desa Sungapan menuju Alun-alun, melalui Jl. Gatot Subroto, Jl. A. Yani, hingga Jl. Sudirman. Titik akhir yang terdapat di Alun-alun menjadi penantian semua yang hadir hingga menuju pendopo rumah dinas Bupati Pemalang.

Sepanjang route perjalanan kirab, tampak ribuan masyarakat dan pelajar berjejer di sepanjang jalan, mereka rela menunggu sejak pukul 8 pagi hanya ingin melihat langsung peristiwa prosesi kirab pataka yang menggambarkan berdirinya Kabupaten Pemalang tempo dulu.

img-20190124-wa0085_1

Maka tidak ayal, apabila setiap peringatan hari jadi ribuan masyarakat Pemalang ingin melihat langsung arak-arakan kirab pataka, dan kereta kencana, sebagai salah satu kegiatan yang mampu menyita perhatian mereka.

Rombongan kirab yang menempuh jalan sejauh 5 km tersebut, terdiri dari kereta kencana Kyai Seto Mraman yang dinaiki Bupati Pemalang beserta Istri, dan Kereta Kyai Turonggojati yang dinaiki Wakil Bupati Pemalang beserta istri.

Sementara di belakangnya kereta pembawa bendera petaka dan bendera merah putih, disusul rombongan bragada mengikuti dengan menggunakan pakaian adat tempo dulu dengan warna hitam lebih dominan.Setibanya di halaman pendopo, rombongan arak-arakan kemudian mengambil tempat duduk yang sudah disediakan, begitu juga Bupati Pemalang Junaedi dan Wakil Bupati Pemalang Martono.

50783931_577182192757441_2202277135660351488_n

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sidang paripurna istimewa DPRD Kabupaten Pemalang, yang di hadiri anggota Forkorpimda, Sekda beserta jajarannya, serta anggota dewan, tokoh masyarakat dan perwakilan dari kabupaten/kota tetangga.

Peringatan hari jadi tahun ini, mengambil tema Kerja keras, kerja cepat, kerja cerdas, untuk Pemalang hebat. (Kik)

 

Posted by: scootman | December 18, 2018

Sosialisasi KPU Kabupaten Pemalang Di Era Millenial

48421326_352712135307753_6678359551810469888_n

Pemalang – RPJMN KPU 2014 – 2019 menargetkan partisipasi pemilih sebesar 77,5 %. Akan tetapi dalam beberapa Pemilu KPUD kabupaten Pemalang hanya mencatat tingkat partisipasi pemilih hanya di bawah 65 %.

Dari data KPUD kabupaten Pemalang terlihat angka partisipasi pemilih pada Pemilihan Gubernur tahun 2013 sebesar 46,67 %, Pemilihan Legislatif 2014 sebesar 64, 33 %, Pemilihan Bupati 2015 sebesar 59,36 % dan pemilihan gubernur 2018 sebesar 58,94 %.

Rendahnya partisipasi pemilih dalam berbagai pemilihan umum ini merupakan keprihatinan tersendiri bagi komisioner KPU kabupaten Pemalang. Hal itu juga dirasakan oleh Agus Setyono, komisioner KPU kabupaten Pemalang bidang sosialisasi .

“Rendahnya partisipasi pemilih dalam berbagai Pemilu di kabupaten Pemalang merupakan hal yang sangat disayangkan. Hal ini merupakan pekerjaan rumah bagi KPU kabupaten Pemalang dalam meningkatkan partisipasi Pemilihan.” Ungkap Agus.

Seperti diketahui ada 9 (Sembilan) Kecamatan di kabupaten Pemalang yang tingkat partisipasi pemilihnya kurang dari 60 %. Kecamatan tersebut adalah kecamatan Bantarbolang, Randudongkal, Warungpring, Moga, Pulosari, Belik, Taman, Petarukan dan Ulujami. Oleh karena itu upaya dalam meningkatkan partisipasi pemilih disembilkan kecamatan tersebut dijadikan suatu pilot project dalam program peningkatan partisipasi pemilih.

KPU kabupaten Pemalang melakukan upaya pendidikan pemilih berbasis keluarga, dengan kegiatan berupa sarasehan, temu warga, forum komunitas warga atau kunjungan langsung ke pemilih. Pelaksanaan kegiatan ini nantinya akan dikoordinasi oleh KPU kabupaten Pemalang dengan pelaksana PPK kecamatan setempat.
Tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga sadar demokrasi atau melek pemilu dengan jalan membentuk forum warga sadar demokrasi yang akan dibimbing secara berkelanjutan sehingga mampu menjadi agen sosdiklih, relawan pemilu ataupun menjadi bagian dari panitia penyelengga pemilu ditingkat desa/kelurahan.

Jaman Milenial
“Kami mengupayakan peningkatan partisipasi pemilih di pemilu 2019 dengan berbagai pola yang lebih mendobrak dan melihat partisipasi masyarakat dari berbagai komponen.” jelas Agus.

Dalam upaya sosialisasi dan peningkatan partisipasi pemilih, KPU kabupaten Pemalangselain melaksanakan pendidikan pemilih berbasis keluarga juga melaksanakan program-program sosialisasi yang sudah di tetapkan oleh KPU kabupaten maupun Provinsi berupa kursus kepemiluan, pendidikan pemilih disabilitas, pemilih pemula dan perempuan serta KPU go to Campus.

Upaya –upaya program yang sudah ditetapkan ini dengan berbagai improvisasi KPU kabupaten Pemalang untuk merangkul kaum melinial dalam upaya peningkatan partisipasi pemilih.
Dalam Kursus kepemiluan ada 5 (lima) segmen masyarakat yang disasar oleh KPU Kbupaten pemalang yaitu guru, komunitas, ormas atau LSM, pelajar dan para penggiat desain grafis. Disamping menyasar segmen tersebut sebagai narasumber juga memilih para ahli dibidangnya dan kekinian.

48421615_356363915157332_932561627595669504_n

Peserta kursus kepemiluan dengan berbagai komunitas dan pegiat medsos

Dalam Kursus kepemiluan suatu terobosan dengan menggandeng para penggiat media sosial maupun media berita online sebagai narasumbernya.
“Dalam era millennial ini kami berupaya mengoptimalkan peran media sosial dalam menggait pemilih pemula maupun pemilih yang melek teknologi. Karena dengan adanya bantuan teknologi yang berkembang saat ini diharapkan sosialisasi ini mengena sasaran dan mampu meningkatkan partisipasi pemilih di kabupaten Pemalang.” jelasnya.

Menurut Hengky Tri Kurniawan salah satu narasumber yang berasal dari penggiat Sosmed dan Blogger pemalang berharap bahwa kegiatan ini mampu menaikkan partisipasi pemilih dalam pemilu 2019 nanti, serta penggunaan media sosial yang dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi yang menjangkau kesemua lapisan masyarakat.

“Semoga dengan digelarnya kursus singkat kepemiluan adalah meningkatnya keterlibatan partisipasi masyarakat secara kelompok maupun perorangan dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. “ katanya.

Dimana nantinya peserta khursus ini mampu berperan sebagai agen pemilu ataupun relawan pemilu yang dapat mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Peran Media Sosial memiliki jaringan yang konkrit dan menjangkau luas di masyarakat , saya harapkan dapat menjadi agen-agen yang dapat memberikan sosialisasi tentang pentingnya pemilu bagi perwujudan demokrasi di Indonesia. “ tambahnnya.

Senada dengan Hangky, Phintani Ariestya Mursanti yang mengisi di segmen perempuan juga berharap agar kegiatan ini mampu meyuseskan gelaran Pemilu serentak 2019 nanti.

“Harapannya bisa menjadi himbauan kepada pemilih perempuan khususnya pemilih muda atau milenial agar peduli dan ikut mensukseskan pemilu mendatang dgn mengajak keluarga, tetangga, teman, sanak saudara agar dtng ke TPS. Serta bisa mensosialisasikan gerakan utk tidak golput agar mempergunakan hak pilihnya di 17 April 2019 mendatang.” Kata phintani.

Tanggapan peserta kursus kepemiluan ini juga positif, antara lain dari herman felani, salah satu penggiat medsos pemalang, mengatakan “Sangat penting dilaksanakan mengingat jumlah pemilih pemula di tahun 2019 meningkat, maka perlu dilaksanakan pembelajaran atau sosialisasi baik melalui media cetak maupun elektronik”

Dia juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat dimaksimalkan dan dilaksanakan dengan serius .
Dalam kegiatan kursus kepemiluan ini, KPU kabupaten Pemalang selain memberikan materi tentang kepemiluan juga mengukur pemahaman tentang kepemiluan ini dengan melaksanakan post test.

“Dalam post test kursus kepemiluan ini, dimasing-masing kelompok yang memiliki nilai tes tiga besar bertinggi akan diberikan suatu sertifikat dan diberi kesempatan lebih untuk mendaftar sebagai PPS di desa/kelurahan yang bersangkutan.” Jelas Agus, komisioner termuda di KPU kabupaten Pemalang.
KPU go to Campus.

Sebagai tindak lanjut dalam program sosialisasi kepemiluan di kabupaten Pemalang, KPU kabupaten mengadakan KPU go to Campus sebanyak dua lokasi yaitu di kampus STIE Assholeh dan STIT Pemalang serta KPU go to School di SMA Muhammadiyah 3 Comal dan SMA PGRI 1 Taman. Dan dilasakanakan secara bersaan pada sabtu (1/12/2018)
Guna memberi gambaran yang lain serta penambahan wawasan bagi para pemilih, KPU kabupaten Pemalang sengaja mengundang praktisi wartawan sebagai narasumber, ada tiga wartawan cetak dan satu wartawan media online yang dipercaya sebagai narasumber dalam empat lokasi kegiatan yang dilaksanakan secara bersamaan.

“KPU go to Campus ini untuk memberi perpeksif wartawan tentang pemilu kepada para mahasiswa maupun pelajar. Dimana upaya ini merupakan terobosan KPU kabupaten pemalang agar sosialisasi kepemiluan tidak monoton dan memberi warna yang positif. “ kata Agus. (Gnews)

Sumber : GNEWS

Posted by: scootman | December 3, 2018

Festival TIK 2018 Dihadiri Peserta dari 35 Provinsi

47192605_10210786962029947_4520036209514250240_n

Puluhan Relawan TIK Se Indonesia Berkumpul di acara FESTIK 2018

CIREBON-Ratusan pengunjung dari dalam dan luar Kota Cirebon padati Festival Teknologi, Informasi dan Komunikasi (Festik) 2018   Penuh sesak di Graha Pena Radar Cirebon, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Sabtu (1/12).

Kegiatan Festival TIK 2018 tersebut dibuka langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon DR H Dedi Taufik MSi. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kadis Kominfo Jawa Barat DR Hening Widiatmoko, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkari, SE MM dan pejabat lainnya.

Festival TIK tersebut diisi dengan seminar yang melibatkan Relawan TIK (RTIK) dan masyarakat Cirebon, pameran Teknologi Informasi (TI) dan UMKM.

47292060_10218485923850042_813711296875724800_n

“Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi pemersatu bangsa dalam pelaksanaan dan mendukung industri digital. Relawan dengan kemampuan teknologi menjadi lini terdepan pembangunan dan industri digital. Dengan inovasi RTIK menjadi kekuatan luar biasa,” ujar Pj Wali Kota Cirebon DR H Dedi Taufik MSi dalam sambutannya.

Dijelaskan Dedi, sejalan dengan program smart city termasuk di Kota Cirebon. Pihaknya mengajak agar RTIK tetap memiliki komitmen untuk tetap membuat inovasi sehingga membantu kotanya.

“Relawan yang datang ke Festival TIK ini dari 34 provinsi dan menjadi kekuatan untuk menciptakan industri digital dan kesempatan kerja. Dengan kekuatan digital mampu menggerakan semua komponen sehingga membantu pembangunan dan memajukan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Jawa Barat DR Hening Widiatmoko mengaku sangat berkesan dengan keberadaan RTIK.

“RTIK juga sejalan dengan program pemerintah Jabar yang terus mengembangkan industri digital untuk pelayanan ke masyarakat,” katanya. (rdh)

 

Older Posts »

Categories

%d bloggers like this: