Pemalang, – Bupati Pemalang berkenan menerima nitizen dalam tajuk Medhang Bareng Bupati Cakap Bermedia Sosial “Cerdas Kreatif Membangun Pemalang” di Pendopo Kabupaten Pemalang, Rabu (30/11) mulai pukul 20.45 wib sampai selesai. Kegiatan Medhang bareng antara nitizen dengan bupati ini merupakan kegiatan yang pertama kali se Jawa Tengah. Selain nitizen hadir pula ketua DPRD, ketua Forkompimda, kepala SKPD, Camat serta instansi vertikal lainnya.

Di Pandu oleh Ricko Safera, dalam kata sambutannya Kabag Humas Setda Kabupaten Pemalang Nugroho Budi Rahardjo selaku pelaksana kegiatan mengatakan kegiatan ini merupakan silaturahim dengan nitizen dan media pers, merupakan sarana jumpa darat bagi para nitizen yang selama ini hanya bertemu di dunia maya. Selain itu dapat bersama sama bersinergi dalam pembangunan khususnya di Pemalang serta dapat digunakan dalam menyerap aspirasi masyarakat bagi para pelayanan masyarakat.

Bupati Pemalang H Junaedi Berharap kepada para nitizen, agar para nitizen dapat memberi masukan yang objektif, agar jajaran pemerintah kabupaten Pemalang maupun instansi vertikal yang ada di Pemalang dapat memberi pelayanan yang terbaik.

Disamping itu dengan disahkan revisi UU ITE, mengharap nitizen yang ada di Pemalang untuk cakap Bermedia Sosial yang cerdas kreatif, khususnya dalam membangun di Pemalang.

Nara sumber lainnya Andri Johandri dari relawan Puspindes Pemalang, mengatakan dalam menggunakan sosial media hendaknya berhati hati dan bijaksana karena apa yang kita posting akan tersimpan lama.

Acara di akhiri dengan tanya jawab antara nitizen dengan bupati Pemalang beserta narasumber lainnya. Dalam tanya jawab ini, Bupati Pemalang tegaskan bahwa kepala SKPD harus on Twitter, apabila kepala SKPD tidak dapat mengikuti pelayanan dengan baik sebaiknya mengundurkan diri saja (Red HP)

Sumber : HarianPemalang 

Posted by: scootman | November 23, 2016

Scooterist Nusantara Ramaikan Jambore Vespa Bali 2016

Bali, Serangkaian menyambut Hari Pahlawan serta memperingati Puputan Margarana, Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra membuka kegiatan Jambore Vespa Bali Tahun 2016 yang ditandai dengan pelepasan balon, Sabtu (19/11/2016) di areal Pantai Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga berkesempatan ikut menjajal vespa dengan dibonceng oleh salah seorang scooterits asal Bandung. Ditengah tengah para scooters yang berjumlah ratusan tersebut Rai Mantra mengajak untuk selalu menjaga persatuan dan kedamaian dalam kebhinekaan.

Ketua Panitia Jambore Vespa Bali, Dewa Gede Wirawan ditemui disela-sela acara mengatakan, kegiatan jambore vespa Bali ini merupakan event yang pertama digelar, dan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Puputan Margarana. Kegiatan Jambore ini menurutnya diikuti oleh 90 club vespa yang ada di wilayah Bali serta diikuti pula oleh sejumlah scooters asal pulau Jawa, Sumatera, maupun Sulawesi.

Selain itu, ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya melakukan tabur bunga ke Taman Makan Pahlawan di Margarana, bakti sosial ke panti jompo, bersih-bersih pantai serta melakukan penanaman pohon kelapa, serta pemeberian pengobatan gigi gratis kepada anak-anak sekolah SD 2 Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, kemudian untuk hari ini dilaksankan pembukaan serta beberapa hiburan dan besok pada Minggu (20/11/2016) akan diadakan lomba vespa-vespa kuno dan clasik yang rata-rata tahun pembuatannya yakni tahun 1958 serta lomba gastreck .

“Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan, karena masyarakat yang besar adalah masyarakat yang bisa menghargai jasa-jasa pahlawannya yang gugur di medan peperangan. Kami merangkul semua club maupun komunitas vespa agar memiliki suatu wadah sehingga tidak liar seperti trend saat ini yakni geng motor,” kata Dewa Wirawan.

Selebihnya ia berharap kedepannya, kegiatan ini bisa terus berlanjut serta menjalin hubungan silaturahmi diantara scooters, seperti semboyan kami yakni satu vespa sejuta saudara .

Sementara salah seorang scooters asal Lombok, Danang dari club Ampenan Scooter Lombok Independen (ASLI) mengaku senang dan bangga bias mengikuti Jambore Vespa ini terlebih diselenggarakan di Bali. Awalnya ia hanya sekedar iseng ikut club vespa,  namun lama kelamaan ia menjadi suka dan jatuh cinta kepada vespa yang memiliki ciri khas yakni mesin di bagiankanan.

“Di club vespa saya biasa bertukar informasi dengan para sesama scooters, sehingga terjalin hubungan silaturahmi danhubungan kekeluargaan diantara kami,” katanya.

Kemudianketika disinggung kedaerah mana saja sudah pernah mengikuti kegiatan seperti ini, Danang mengaku hampir kesemua plosok daerah di Indonesia, menurutnya kegiatan seperti ini sangat menyenangkan sehingga menambah sedikit pengetahuannya akan daerah yang ia kunjungi (Ngurah)

Sumber : BaliPortalnews

Posted by: scootman | November 21, 2016

Ribuan penggemar vespa berkumpul di keraton Solo

Ribuan Pecinta Vespa Berkumpul di Keraton Solo
Gambar Gatotkaca naik Vespa warna hijau terpasang tepat di depan pintu masuk utama Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Solo dari arah Pasar Gading, Minggu (20/11/2016), pukul 10.00 WIB.
Suara  knalpot skuter Vespa saling bersautan menjadi pemandangan biasa pagi itu dan sdah dari hari sabtu kemarin memenuhi kawasan alkid, Asap knalpot Vespa bertebaran di mana-mana tidak membuat peserta terganggu.
Pagi itu ribuan penggemar skuter Vespa dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Pemalang, Jakarta, Bandung, Bekasi, Yogyakarta, Bali, Nganjuk,Malang ,Surabaya dan lainnya berkumpul di Alkid Solo. Mereka datang dari jauh untuk menghadiri acara Anniversary 20 tahun Ikatan Scooter Solo (ISSO), Sabtu-Minggu (19-20/11/2016) di Alkid.

Mengambil tema berscooter kita berbudaya ISSO Solo ingin rekan rekan scooterist ( sebutan bagi pecinta vespa / scooter) untuk mencintai budaya warisan leluhur,khususnya Solo yang masih kental dengan budaya leluhurnya.

15181318_10211689938674660_1414278358350169392_n 15179033_10211689935874590_4404046206456927118_n

Adapapun Rangkaian acara sudah dipersiapkan oleh Panitia untuk menghibur para scooterist yang datang pada acara itu seperti hiburan budaya, musik, kontes vespa, bursa lapak merchandise dan aksesoris vespa.
“Saya senang bisa berkumpul dan silahturahmi dengan saudara saudara pecinta vespa dan silahturahmi ,” ujar Topan dari Orijingan Depok saat ditemui Penulis di Alkid, Minggu.
Ia mengatakan perjalanan jauh dengan mengendarai Vespa sangat menyenangkan sekaligus bernostalgia dengan tahun 60-an di saat Vespa masih berjaya.
Ketua Panitia Anniversary 20 tahun ISSO, Totok Supriyadi, mengatakan ribuan anggota komunitas  Vespa dari berbagai daerah di Indonesia datang ke Solo untuk memeriahkan Anniversary 20 tahun ISSO. Anggota ISSO di Solo sebanyak 217 orang.
“Warga Solo pecinta skuter Vespa akan dimanjakan dengan berbagai tipe mulai dari produk tahun 55-an sampai tahun 70-an,” kata dia.
Ia mengatakan kontes Vespa menjadi acara yang banyak diminati peserta dari luar daerah. Vespa seperti tipe G5 VS5 59-an, VBB 65-an, VGLB 63-an hingga keluaran terbaru V54 tahun 2000-an dengan mudah ditemukan.
Anniversary 20 tahun ISSO, lanjut dia, mengadakan sejumlah kegiatan seperti pameran spare part Vespa, Festival kuliner makanan Solo, pemberian bibit tanaman hias kepada Keraton Solo, bersih-bersih Alkid.
“Kami menjadikan kegiatan ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi sesama komunitas vespa di daerah lain,” kata dia.

Ikatan Scooter Solo  (ISSO),salah satu wadah club yang berdiri di Solo aka  surakarta, Jawa Tengah. Berawal dari berkumpulnya para pencinta scooter/vespa dari berbagai daerah di daerah solo dan sekitarnya sdah   berdiri 20 tahun solid menembus ramainya para penggemar Vespa di tanah air. 

Menyambut hari jadinya yang ke-20, ISSO Solo telah menyiapkan sejumlah rangkaian acara menarik. Bertajuk Berscooter Kita Berbudaya mulai dari ngumpul sedulur  Vespa, kontes  Vespa baik original dan modifikasi , doorprize menarik, pertunjukan seni dan budaya, musik asyik dan berbagaibacara menarik lainnya telah dipersiapkan oleh panitia,buat yang mau ngontesin vespanya berikut spesifikasi kontes yang nanti dilombakan :

“Hajatan akbar yang sdah beberapa kali oleh ISSO . Mudah-mudahan acara yang tinggal menunggu hari  mendatang dapat menjadi wadah berkumpul dan silaturahmi komunitas vespa dari seluruh penjuru tanah air,” Tutur   Munir salah seorang anggota ISSO dan panitia event saat  dihubungi penulis via telp. Nah buat para scooter mania yang ingin merapat ke acara 20 tahun ulang tahun Ikatan Scooter solo , silahkan datang ke Alun alun selatan Kraton Solo tanggal 19-20 November mendatang (Kik)

Posted by: scootman | November 14, 2016

​Paket MiFi XL Go Tawarkan 90GB dan 240GB Plus Modem Wi-Fi 

Buat anda pelanggan operator seluler XL Axiata, operator ini baru saja merilis paket baru untuk mereka yang lebih sering berinternet menggunakan Wi-Fi. 

Disebut mobilebroadband (internet mobile), paket ini di bundel dengan MiFi merek Huawei. Jadi setiap pembelian paket ini dari XL nantinya juga akan mendapatkan modem Wi-Fi secara gratis.
Untuk paketnya sendiri tersedia dua pilihan, yaitu paket 90GB yang dijual seharga Rp 750 ribu termasuk MiFi. Paket ini memiliki masa aktif selama tiga bulan, jadi tiap bulannya pelanggan mendapatkan 30GB. Sedangkan paket yang kedua adalah 240GB yang dijual dengan harga Rp 1,5 juta dengan kuota 80GB per bulan termasuk modem MiFi.
Masing-masing paket kuotanya berlalu selama tiga bulan, setelah itu pelanggan harus membeli paket internet lain. Selain itu, pelanggan juga tidak bisa menggunakan kartu SIM XL ini untuk menelpon dan SMS, karena XL mengoptimalkannya untuk layanan data atau internet.
Sementara dari segi router, MiFi yang diberikan merek Huawei yang sayangnya tidak jelas tipenya. Namun MiFi ini disebutkan mampu bertahan menyala selama 6 jam. MiFi ini nantinya juga di lock atau dikunci sehingga hanya bisa dipasangkan dengan SIM XL.

Posted by: scootman | November 9, 2016

Danau Love salah satu destinasi wisata di papua 

Danau yang terletak di bagian timur Sentani ini tepatnya di kampung‎ Putali perbatasan antara kota Jayapura dengan kabupaten Keerom.

Danau ini memiliki bentuk yang sangat unik, sangat mirip dengan Hati atau simbol cinta. Sehingga warga setempat menyebut danau tersebut dengan nama “danau cinta”

Untuk mencapai danau yang memiliki nama Emfote ini, anda dapat mengunakan jalan darat dengan kendaraan roda empat‎ dan kendaraan dapat naik sampai ke puncak.

Banyak pengunjung yang mengabadikan foto bersama keluarga atau pasangan dengan latar belakang danau tersebut pada waktu hari libur.

Dari cerita warga, danau ini sempat menjadi sengketa antar dua kampung, kampung Putali dan Kampung Abar. Dimana masing-masing saling klaim pemilik tanah ulayat. Namun akhirnya komflik diselesaikan melalui dewan adat Sentani.

Seperti Holiday atau weekend warga berbondong-bondong berkunjung untuk melihat Panorama alam yang begitu menakjubkan di sekitar danau.

“Seumur hidup baru kali ini‎ saya melihat danau yang berbentuk love/hati. Dan ini danau yang sangat unik dan membuat penasaran bagi yang belum melihat,” jelas Nyonyo salah pengunjung dari Jakarta kepada Penulis.

Warga  Papuapun banyak yang datang ke sana‎,karena penasaran dengan sebutan Love untuk danau tersebut.

“Biasanya danau yang lain bentuknya sembarang,tapi danau Love ini beda,”kata Adit warga Sentani.

Dari beberapa pengunjung yang ditemui penulis berharap agar pemerintah setempat dapat mengelola danau dengan baik sehingga memberikan kontribusi bagi ekonomi warga setempat.

Perjalanan menuju MacArthur Memorial atau Tugu MacArthur terkesan mencekam. Ya, untuk menuju ke situs bersejarah tersebut, pengunjung harus masuk ke kawasan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVIII Trikora.

Dari Sentani , Papua,saya dan teman” dari sumatera dan jakarta diantar dedengkot komunitas Vespa Sentani Canvas  (Baim), bergerak ke arah Ifar Gunung melewati Danau Sentani. Sepanjang perjalanan melewati jalan aspal yang mulus, panorama Danau Sentani sangat memanjakan mata. Plus, gugusan pegunungan Cyclops kehijauan,bikin adem suasana hati 
Vespa pun terus melaju ke kawasan pegunungan yang berada di ketinggian 325 meter di atas permukaan laut. Di atasnya sudah menunggu tugu MacArthur. Karena terkenal sebagai lokasi tugu MacArthur, penduduk lokal sering menyebutnya sebagai Bukit Makatur. 
Jalanan semakin berkelok saat menaiki bukit. Udara yang sejuk khas pegunungan menyeruak dan menyegarkan. Namun, saat memasuki kawasan Rindam XVIII Trikora, pengunjung harus izin terlebih dahulu di pos penjagaan yang berada di pintu masuk.

Kesan menyeramkan seketika sirna, saat teman lapor kepada petugas berseragam militer dengan senajata laras panjang membawa tamu ingin melihat saksi sejarah sang jenderal. Setelah meminta kartu identitas dan kemudian mempersilahkan masuk. 

Dan kami dan rombongan berempat melanjutkan kembali perjalanan ke dalam kawasan militer tersebut
Masuk ke dalam, nuansa militer semakin terasa kuat. Saat Vespa melaju menuju tugu, para prajurit TNI tampak sedang berlatih. Wajah-wajah khas Nusantara memenuhi kawasan tersebut. Namun, siapa sangka, lebih dari setengah abad lalu, tempat itu dipenuhi tentara-tentara berkulit putih.


Markas
Sekutu
Akhirnya, setelah perjalanan setengah dari Kota Kota Sentani, sampai juga di tugu MacArthur. Sebuah tulisan tertera di tugu tersebut. 

Dari tulisan inilah, pengunjung dapat mengetahui bahwa sebelumnya lokasi itu adalah markas besar umum pasukan sekutu untuk kawasan pasifik barat daya. 

Dulunya, di tempat ini memang ada sebuah bangunan kantor yang luas. Namun, saat ini sudah tidak tersisa dan hanya meninggalkan sebuah tugu. Jika ingin mengetahui seperti apa markas itu dahulu, Anda bisa bertandang ke sebuah rumah kecil tepat di sebelah tugu.(Pusat Informasi)
Di dalamnya terdapat foto-foto masa-masa MacArthur datang ke Papua. Salah satunya adalah foto markas yang masih tegak berdiri.
Kisah jenderal Amerika Serikat, Douglas MacArthur, memang selalu menarik diikuti. 

Apalagi buat penggemar sejarah, wajib melakukan wisata sejarah ke sini. Jenderal yang gemar mengisap tembakau dengan cangklong itu menjadi otak di balik kemenangan Amerika Serikat dan sekutu atas Perang Dunia II di wilayah Pasifik.

Pada 1942, MacArthur terpaksa mundur dari Filipina karena didesak serbuan tentara Jepang,  setelah Jepang membom pangkalan militer Amerika Serikat di Filipina. Kejadian ini hanya beberapa jam setelah Jepang menyerang Pearl Habour di Hawaii.

Saat itulah, MacArthur melontarkan kata-katanya yang kemudian menjadi terkenal itu. “I come through and I shall return”.
Kata-kata itu pun menjadi nyata, dan Papua menjadi titik keberhasilannya. Terbukti, dua tahun kemudian MacArthur berhasil mengusir Jepang dari Solomon dan sebagian daerah Papua Nugini. 
Ia pun melancarkan rencana merebut Papua dari Jepang. Papua harus direbut sebagai batu loncatan untuk merebut kembali Filipina. Rencana ini berhasil, dan tugu memorial di Bukit Makatur menjadi saksi sejarah itu. 
Bertahun-tahun kemudian, markas Jenderal Cangklong itu pun tetap menjadi markas militer. Namun, markas itu telah berubah menjadi markas militer (TNI) Pemerintah Indonesia. Tetapi, walaupun berada di kawasan markas militer, situs ini tetap dikelola oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Papua. 
Panorama Indah kota Sentani 
 Panorama cantik paduan kehijauan pegunungan Cyclops dan Danau Sentani tampak membiru. Landasan Bandara Sentani pun terlihat jelas. Semuanya tampak mengagumkan.
“Biasanya cerah pada jam dua atau tiga siang. Kabut sudah tidak ada lagi,” saran Hans. Salah seorang petugas dikawasan tersebut
Tepat di depan tugu, ada beberapa kursi panjang dari beton. Ada tiga kursi beton di sisi atas dan tiga lagi di sisi bawah. Ada pula gubukan untuk tempat duduk-duduk sambil menikmati indahnya panorama Sentani dari ketinggian.
“Tiga kursi beton yang lebih dekat ke tugu itu sudah ada sejak masa MacArthur. Yang di tengah itu kursi favoritnya (MacArthur). Dia suka duduk di sana sambil memandangi Sentani,” cerita Hans.

Ya, siapa sangka sebuah kursi beton yang tampak sederhana itu menjadi saksi bisu seorang jenderal besar, yang senang duduk santai sambil memandangi panorama Sentani yang cantik di sini. Mungkin, sambil duduk, sang jenderal memikirkan beragam strategi perang yang kemudian merubah nasib dunia.

JAYAPURA,- Komunitas motor vespa di kota jayapura yang terdiri dari komunitas Canvas (Komunitas Anak Vespa Sentani), Panser (Paguyuban Scooter Kotaraja) dan Spyc (Scooter Port Numbay Club), siap menggelar sebuah even akbar sekaligus ajang silatuhrahmi antar pecinta vespa di Provinsi Papua dan Papua Barat, sebagai perayaan menyambut hari Sumpah Pemuda, bertempat di eks Pasar Papua Trade Centre (PTC) Entrop, tanggal 28-30 Oktober.

Even yang bertemakan ‘Noken Scooterist Papua (NSP)’ itu, adalah untuk yang kedua kalinya digelar di Provinsi Papua, setelah even serupa pernah diadakan di Merauke.
“Even ini yang paling utama, bertujuan sebagai bentuk silatuhrahmi antar pecinta vespa yang ada di seluruh Papua dan Papua Barat,” ujar Gesang selaku Ketua Panitia even NSP yang juga salah satu anggota Canvas, kepadawartaplus.com, Rabu (26/10) pagi.
Dalam even tersebut, turut terlibat atau ambil bagian diantaranya komunitas JVC Jayapura, KSC Merauke, Kovac Timika, Stac Timika, RMS Fak-fak, NSC Nabire, Busi Manokwari, Bascom Biak, CSC Sorong, Zhivas Sorong dan beberapa divisi dari masing-masing komunitas yang di antaranya Disconek Canvas, PA Spyc, Style Spyc, Vespapua Timika, Black Scoot JVC, Hantu Laut JVC, dan Konsep Sorong. Bahkan, ada beberapa komunitas vespa dari Bandung, Padang, Ternate, Palu, Kalimantan, Jakarta dan Pemalang yang telah tiba di Kota Jayapura untuk menghadiri even tersebut.
Selain itu, untuk memeriahkan even akbar NSP, juga akan ada beberapa pagelaran seni budaya dan penampilan dari band-band lokal. “Kalau seni budaya tradisional, akan ada perform dari tim reog koya dan tarian tradisional dari ISBI (Institut Seni Budaya Indonesia). Sedangkan musik, akan dimeriahkan oleh Digoel Rasta (Boven Digoel), Black Roots (Timika), Tropiko Rasta (Jayapura), D’jamur (Jayapura), D’sagoo (Jayapura), Alerion (Jayapura), Venus Band (Jayapura), Vespapua Reggae Band (Jayapura), dan Bar Abib (Sentani),” jelas Gesang.

Tidak hanya itu saja, even NSP juga akan dilengkapi dengan aksi sosial seperti donor darah dan ditutup dengan touring wisata ke perbatasan RI-PNG dan aksi penanaman pohon. [Djarwo]
Sumber : Wartaplus 

Posted by: scootman | October 18, 2016

Touring FORWOT ke Cianjur, Berbagi Ilmu ke Sesama Wartawan

forwot-touring-xiv-2016-3

CIANJUR (DP) – Salah satu agenda rutin Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT), yakni touring kembali digelar akhir pekan lalu (15-16/10), yang diisi oleh kegiatan berbagi ilmu kepada para wartawan peserta touring.

Sekitar 80 wartawan otomotif dari berbagai media meramaikan kegiatan touring, kali ini megambil rute dari Jakarta menuju Cianjur, Jawa Barat.  Selain digelar dengan suasana kesenanagan, kegiatan touring juga bertujuan menularkan hal-hal positif dan bermanfaat.

Kegiatan touring dengan tajuk “Ngegass Bareng”, para wartawan berkesempatan menggali keilmuan dalam hal teknik pengujian mobil baik on-road maupun off-road oleh wartawan-wartawan berpengalaman.

FORWOT juga mengundang salah satu pebalap muda berprestasi di bawah bendera Astra Honda Racing Team, Rheza Danica Ahren, pemenang laga Suzuka Endurance 4 Hours 2016. Di mana, Rheza membagi pengalaman balap sekaligus tips dalam dunia balap.

Tidak itu saja, kehadiran chief instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, dalam touring kali ini semakin memperkaya pengetahuan akan keselamatan berkendara, serta memberikan pencerahan akan pola pikir baru dalam membangun perilaku berlalulintas yang baik.

“Touring mengendarai sepeda motor merupakan kegiatan rutin FORWOT yang diselenggarakan rutin setiap tahun. Selain mempererat tali silaturahmi sesama profesi jurnalis, juga dalam rangka berdiskusi, evaluasi program-program yang telah, sedang, dan akan berjalan,” kata Ketua umum FORWOT, Indra Prabowo.

Kehadiran Mitsubishi Pajero Sport sebagai FORWOT Car of The Year 2016 sekaligus menjadi unit pengawal rombongan touring yang turut didukung oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (Mitsubishi), Adira Insurance, Pertamina, GT Radial, Federal Oil, Toyota Indonesia, Tata Motos, FIF Group, PT. Suzuki Indomobil Sales, dan Mobil88.

Sumber : Dapurpacu.com

Posted by: scootman | October 17, 2016

Mercedes Benz Club Pekalongan Santuni Anak Yatim

panti-asuhan

Pemalang, Anggota Komunitas Mercedes Benz yang tergabung dalam MBCP yang beranggotakan dari pekalongan dan pemalang tidak sekedar touring tapi juga melakukan kegiatan  memberi santunan kepada anak yatim

Dilatarbelakangi dengan ketulusan hati untuk berbagi kepada sesama , anggota komunitas otomotif yang tergabung dalam Mercedes Benz  club Pekalongan   mengelar touring  dan bakti sosial dengan menyambangi Panti Asuhan Dewi Masyithoh, Kecamatan Moga , Kabupaten Pemalang, Minggu (16/10)

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut seluruh anggota komunitas Mercedes Benz  club Pekalongan menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk menyantuni anak yatim di Panti Asuhan Dewi Masyithoh .

Touring ini akan melakukan santunan kepada anak yatim piatu di panti asuhan dan anak yatim di sekitar lingkungan panti asuhan yang berjumlah total 40 anak.
Konvoi diikuti 15 mobil besutan mercedes benz all varian start dari alun-alun kota pemalang. Perjalanan kurang lebih 1 jam tersebut terlihat rapi dan tak lupa selalu mengikuti peraturan lalu lintas selama perjalanan.

“Selain bisa membantu anak yatim piatu, kami juga berharap dengan kegiatan ini teman-teman bisa merasakan apa yang di rasakan adik-adik kita di sini,” ujar Ketua MBCP “H.Sugeng Lumintu saat di temui penulis di sela-sela kegiatan ini.

Tidak sekadar seremonial, untuk menciptakan suasana akrab, seluruh anggota komunitas ini pun terlibat langsung dalam permainan obrolan dan tanya jawab bersama anak-anak Panti Asuhan Dewi Masyithoh.

“Kegiatan seperti ini ingin  kami lakukan setiap tahun. Bhakti sosial di Panti Asuhan Dewi Masyithoh merupakan kegiatan ke pertama kalinya,” paparnya.

Sementara itu, pengurus  Yayasan Panti Asuhan Dewi Masyithoh, Ust.Umi Nafidah  mengaku, bangga dengan adanya kegiatan anak muda yang tergabung dalam Mercedes Benz  Club Pekalongan. “Saya berharap kegiatan ini juga ditiru oleh anak-anak muda yang ada di kabupaten Pemalang atau daerah lainnya,” katanya

Ust.Umi  mengaku, anak yatim dan anak tidak mampu yang berada di bawah naungan Panti Asuhan Dewi Masyitoh, termasuk mereka yang belajar agama di pondok pesantren ini sebanyak 40  orang,.

Ini bentuk dukungan atas kegiatan yang dilakukan oleh MBCP dan Insyallah melihat hal ini adalah kegiatan yang sangat positif,yang perlu dicontoh oleh semua klub klub otomotif di Pemalang dan klub ataupaun komunitas seluruh nusantara ( Kik)

Older Posts »

Categories

Nice Camp Outdoor Activities

Sewa Peralatan Kemping Kemah Camping, Sewa Tenda Kemping Kemah Camping

" BerScooTer KitA BeRsAudara "

"Jabat Erat PerSaudaraan scooterist"

%d bloggers like this: