WhatsApp Image 2018-06-09 at 20.13.19

Perwakilan Komunitas Pemalang bersatu yang menyalurkan bantuan sembako

Berlokasi di kelurahan Jeruk sari kelurahan Tirto Kabupaten Pekalongan , Perwakilan  komunitas Pemalang Bersatu  melakukan kegiatan bakti sosial menyalurkan sembako dari hasil donasi dari anggota dan para donatur sabtu malam  (9-6-2018)  . Kegiatan itu sendiri dilaksanakan dalam rangka solidaritas terhadap para korban masyarakat di Pekalongan yang terdampak Banjir Rob yang sudah beberapa hari ini terkena bencana Rob .

Kenyataan itu jelas mengetuk hati kita semua untuk  membantu meringankan beban dari para korban musibah Rob, termasuk dari Komunitas Pemalang Bersatu. Setelah mengumpulkan donasi yang diberikan oleh teman” komunitas di pemalang dan donatur yang minggu kemaren jg melakukan sahur on the road dengan membagikan paket makan sahur kepada para dhuafa yang membutuhkan sore tadi  perwakilan  Komunitas Pemalang bersatu bersama Vantren Pantura  ini  langsung memberikannya kepada warga yang menjadi korban. “Lokasi bantuan di serahkan  titik posko bencana di Desa Jeruksari, Tirto Pekalongan dan di Terima langsung Oleh Pak Lurah Jeruk sari pak Kuswanto,” ujar Anes  selaku koordinator Komunitas Pemalang Bersatu yang mempimpin dari pemalang menuju Pekalongan. Dalam kesempatan itu, Anes  juga mengaku kegiatan Peduli ini dilakukan untuk mengamalkan salah satu tujuan didirikannya Komunitas Pemalang Bersatu.

WhatsApp Image 2018-06-09 at 15.34.30

Sebelum berangkat ke pekalongan penulis ikut berfoto dgn teman”

“Kegiatan  ini merupakan salah satu maksud dan tujuan dibentuknya komunitas ini  yaitu menyelenggarakan kegiatan sosial yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutukan ,” ungkapnya. “Semoga sedikit bantuan yang kita berikan dapat membantu meringankan beban dan bermanfaat serta berguna bagi para korban banjir rob  Bumi di Pekalongan,” tutupnya.

Baca juga : Sahur on The Road Komunitas Pemalang Bersatu 

Bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut berupa beras,Telur , gula, teh dan mie instan dan pakaian pantas Pakai, Dari Data yang diperoleh di lokasi Bencana ada sekitar 8200 Warga ,2224 KK ,22 RT dan 7 RW.

Banjir Rob Tiap hari mulai sehabis Ashar sampai Jam 9 Malam dan Pemukiman Warga tidak pernah kering ucap Kuswanto Lurah Jeruk Sari Kec. Tirto Pekalongan

Serah terima bantuan dilakukan oleh perwakilan yang dalan hal ini diwakili Riyanto. Dan diterima oleh Lurah Jeruksari Kuswanto Setelah itu, bantuan segera dibagikan kepada penduduk desa yang membutuhkan . Kuswanto sebagai perwakilan warga  mengucapkan terima kasih, “Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berguna bagi Masyarakat warga disini semoga apa yang kalian lakukan mendapatkan Balasan dari Allah SWT ”, ujarnya  (Kik )

Advertisements
Posted by: scootman | June 3, 2018

Sahur On The Road Ala Komunitas Pemalang Bersatu

 

WhatsApp Image 2018-06-03 at 03.28.48

Para peserta sahur on the road membagikan makanan sahur bagi yang membutuhkan 

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Selain menjalankan ibadah puasa, memperbanyak amal ibadah dan membantu sesama, sebagian kalangan mengisi bulan yang penuh hikmat ini dengan cara berbagi.

Seperti yang dilakukan Komunitas Pemalang Bersatu  punya cara lain untuk berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Caranya, dengan berbagi makan sahur.

Sasarannya pengayuh becak dan petugas kebersihan di kawasan Jendral Sudirman , Pagaran dan Pasar pagi , Beji dan Sirandu  dan beberapa kawasan di Kota Pemalang

Koordinator Acara , Bro Oka   mengatakan, tujuan utama sahur on the road ini, ingin membantu warga kurang mampu, sebagai wujud saling berbagi di bulan suci Ramadhan.

WhatsApp Image 2018-06-03 at 03.29.34

Persiapan sebelum melakukan sotr keliling kota pemalang 

 

“Dengan cara membagikan 250 nasi kotak sahur gratis kepada kaum duafa, tukang becak serta petugas kebersihan,” tuturnya kepada Penulis –Minggu  (3/5) dini hari.

Lanjut Bro Oka  , kegiatan ini bukan atas dasar kepentingan apa pun, melainkan hanya berbagi sahur saja. Apalagi, kegiatan ini juga telah dilaksanakan rutin di setiap bulan Ramadhan.

Dalam kegiatan itu, mereka mendatangi para pekerja-pekerja malam, yang menghabiskan waktunya hingga sahur.

“Selain kaum duafa kami pun memberikan makan sahur kepada mereka yang bekerja sepanjang malam saat kami istirahat,” ungkapnya.

IMG_8421

Peserta sotr memberikan paket makan sahur ke kaum dhuafa di daerah Pasar Pagi

Disamping itu, Panitia  sahur on the road, Oka menuturkan, kami berusaha untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Pemalang . Khususnya yang kurang mampu.

“Alhamdulillah bulan suci ramadhan ini, kami berusaha untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Pemalang. Khususnya yang kurang mampu,” papar pria yang akrab disapa Oka ini.

Selain itu, Oka  mengatakan, pembagian nasi kotak sekaligus saur on the road dengan anggota komunitasnya itu, menyasar para pekerja malam

WhatsApp Image 2018-06-03 at 03.28.49

Abang – abang Pengemudi Becak di kawasan Pagaran Pemalang

“Sasaranya pekerja kebersihan, tukang parkir, sopir, pedagang dan lainya. Hari ini kami membagikan sebanyak 250 nasi kotak, Pembagian nasi kotak tersebut rupanya diterima dengan baik oleh Hambali  (52) salah satu abang Becak di Pagaran, mereka langsung menyantap menu nasi kotak untuk bekal makan sahur.”Kebetulan belum sahur, termasuk yang lain juga. Terima kasih semoga mendapatkan imbalan yang setimpal dari allah swt,” singkatnya.

Acara selesai kurang lebih pukul 3.30 dan dilanjutkan makan sahur bersama di tempat semula berangkat di Portal distro yang berada di kawasan jalan Jend.Ayani Pemalang, dengan menu makan yang sederhana dan makan beralasskan daun Pisang , walaupun sederhana peseerta nampak puas dengan makan dengan semangat kebersamaan  (Kik)

1

Dimas Bagus W melakukan riset selama empat tahun untuk mengembangkan teknik distilasi bertingkat sampah plastik menjadi bahan bakar.

Berawal dari keresahan soal limbah plastik, seorang pecinta vespa sukses menemukan metode mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar vespa. Uji coba perjalanan vespa berbahan bakar limbah plastik pun sudah dilakukan. Adalah Dimas Bagus Wijanarko, 42 tahun, yang resah bahwa Indonesia adalah negara dengan penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia, setelah Tiongkok.

Dalam satu tahun, ada 180 juta ton sampah plastik yang dibuang ke laut. Hal itu membuatnya Dimas merasa tak nyaman dan menggugah daya inovatifnya. Maka sejak, 2014 ia mulai riset dan total mengabdikan diri untuk upaya pengurangan sampah plastik. Menurut Dimas, ada banyak cara untuk mengolah sampah plastik.

Namun metode yang dia kembangkan cukup efektif untuk menghilangkan sampah yang paling sulit terurai itu. “Plastik yang dibuat di Indonesia itu 80 hingga 85 persen adalah minyak. Sisanya itu black carbon atau microplastik. Makanya proses penguraiannya lama karena sebagian besarnya minyak. Sementara itu fossil itu butuh waktu ratusan tahun untuk jadi minyak lagi,” paparnya. Ya, bagi Dimas, limbah plastik terbukti bisa berguna.

Limbah plastik menjadi bahan bakar bagi vespa tua miliknya. Untuk membuktikan, ia bersama sejumlah rekan mengendarai vespa berbahan bakar limbah plastik dari Jakarta menuju ke Bali. Vespa tua dan tingkahnya yang unik mengundang rasa penasaran setiap warga yang dilaluinya.

PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BBM

Dimas bersama komunitas Get Plastik (Gerakan Tarik Plastik) lantas mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Peralatan yang dibawanya terbilang sederhana, hanya serangkaian pipa yang terhubung dengan tabung vakum bertekanan tinggi. Tabung tersebut tersambung dengan gas elpiji yang akan berfungsi sebagai pemanas.

Segumpal sampah plastik yang telah disiapkan masuk ke dalam tabung vakum. Tabung itu dipanaskan hingga mencapai 400 derajat Celcius. Lima menit kemudian, tetesan-tetesan minyak murni keluar dari pipa setelah melewati proses pendinginan pada temperatur normal. Dengan teknik distilasi bertingkat itu sampah plastik berubah menjadi bahan bakar.

3

 

Metode yang digunakan adalah pirolisis, yakni proses dekomposisi termokimia bahan organik melalui pemanasan tanpa menggunakan oksigen, atau dengan kadar oksigen sesedikit mungkin. Metode ini hanya menghasilkan residu berupa black carbon atau arang yang dapat dengan mudah terurai secara organik, serta gas propylene yang tidak berbahaya.

Riset Empat Tahun

Dimas tidak memiliki latarbelakang pendidikan terkait apa yang dilakukannya saat ini atauapun bekerja sebagai seorang teknisi. Namun diakuinya , selama empat tahun ia terus melakukan percobaan dan riset kecil. Semua pengetahuannya didapatkan hanya dari melihat internet dan membaca buku.

Tidak menyebutkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat peralatannya. Namun menurutnya masih sangat murah. Apalagi bahan plastik mudah didapat di sepanjang perjalanan. “Metode pengubahan bahan plastik menjadi bahan bakar ini sudah ada sejak bertahun-tahun lalu. Saya hanya merakit kembali dan menggunakannya untuk mengampanyekan pengurangan sampah plastik,” jelasnya.

Dengan mengubahnya menjadi bahan bakar, ia beranggapan bahwa sampah ini akan bernilai ekonomi jika dilakukan penelitian lebih serius. Namun bagi Dimas, yang terpenting saat ini adalah mengurangi sampah itu agar tidak terus menumpuk. Dalam prosesnya, minyak yang dihasilkan dari hasil distilasi ini bisa berupa solar, premium, maupun minyak tanah.

Melewati 15 titik pemberhentian, Dimas dijadwalkan akan tiba di Bali pada tanggal 30 Juni 2018. Sekretaris DLHK Kota Bandung Dedi Dharmawan mengapresiasi karya Dimas itu. Menurutnya, jika alat ini digunakan di tiap RW, ia percaya sampah plastik akan habis di tempat. Ia melihat bahwa persoalan sampah plastik di Kota Bandung pun sudah sangat serius.

Beberapa Kota sudah dilalui seperti Bandung, Rajagaluh Majalengka dan kemaren Workshop di Kota Yogyakarta berikut dibawah ini adalah jadwal workshop di Kota kota yang akan dikunjunginya

33305608_10216882309880695_6902638251471798272_n

Sebanyak 40 persen sampah Kota adalah sampah anorganik yang sebagian besarnya adalah plastik. “Jikalau ini diterapkan oleh kewilayahan oleh RW atau RT  saja, ini akan sangat bermanfaat, bisa untuk bahan bakar memasak dan lain-lain,” tuturnya. (Kik) 

Posted by: scootman | May 19, 2018

Scooterist Pemalang Berbagi Takjil buat Pengguna Jalan

IMG_8251

Salah seorang scooterist sedang membagikan takjil kepada pengguna jalan 

Pemalang, – Puluhan Scooterist  yang tergabung dalam Forum Komunikasi Scooterist Pemalang (FKSP )  mengadakan bagi-bagi takjil, hingga buka bersama dengan keluarga besar Scooterist Pemalang .FKSP adalah wadah dari beberapa klub dan Independent penyuka Motor Jenis Vespa / Scooter yang ada di Wilayah Kabupaten Pemalang.

Sedikitnya 500  paket takjil dan nasi siap santap disajikan langsung panitia untuk dibagikan kepada warga masyarakat dan pengguna jalan yang sore itu lewat di Pertigaan (lampu merah) dan sekitar Pasar Beji Pemalang sore tadi Sabtu (19/05/2018) .  agenda ini merupakan rangkaian Rutin yang dilaksanakan pada tiap tahunnya dan berganti ganti Tempat pelaksanaannya.

“Kami sengaja mengundang para Scooterist yang ada di Pemalang  tiada lain ingin berbagi dan bersilaturahim untuk mempererat persaudaraan di kalangan Scooterist pada khususnya ungkap Bro Aang salah satu koordinasi dalam Bagi takjil dan Bukber .

“Kegiatan ini murni swadaya para sekuteris dari kota dan kabupaten Pemalang, Comal, Moga, serta Randudongkal. Juga sebagai sarana membangun silaturahmi antara sesama klub pecinta sekuter di wilayah Pemalang.

WhatsApp Image 2018-05-19 at 20.27.41

Setelah pembagian takjil dilanjutkan dengan Buka bersama 

“Acara sosial merupakan kegiatan berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadhan dan sudah bisa menjadi agenda rutin pada setiap tahunnya. Pembagian takjil ini jumlahnya tidak banyak. Tapi bagi Tapi bagi-bagi takjil tersebut adalah sebagian bentuk kebersamaan dan kepedulian kami atas berkah datangnya bulan suci ramadan,” ujarnya

IMG_8243

Acara bertema scooterist berbagi ini diadakan oleh Scooterist Pemalang yang dari berbagai klub seperti Scooterist Independent Pemalang (SIP), Sepatu, BASI, Contras  maupun Independen yang tergabung dalam wadah FKSP  (Kik)

Teror bom di Surabaya yang menyasar tiga gereja di pada Ahad pagi, 13 Mei 2018, memantik rasa geram sekaligus duka mendalam di hati masyarakat dari beragam kalangan dan di berbagai penjuru.

Di Kabupaten Pemalang, sejumlah masyarakat langsung menggelar aksi solidaritas sekaligus doa bersama untuk para korban serangan teror di Surabaya. Aksi solidaritas itu diselenggarakan di Alun Alun Pemalang pada Senin petang. Adapun pesertanya dari Aksi Solidaritas dari Masyarakat Sipil Yaitu dari perwakilan beberapa Komunitas yang ada di Pemalang ,KKMK (Komunitas Karyawan/karyawati Muda Katolik) Pemalang, Komunitas Pemalang Bersatu, Pegiat Medsos , Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), IPNU, dan lain-lain.

Masyarakat Sipil Pemalang disini merupakan orang-orang berbagai agama, Lintas Komunitas dan Perorangan selain menggelar doa bersama dan menyalakan lilin, juga menuliskan kalimat dalam sebuah kertas berwarna putih #KAMITIDAKTAKUT
Selain itu, Dalam Aksinya diawali menyanyikan Indonesia Raya . Selanjutnya, masing-masing menyuarakan pendapatannya terkait aksi teror tersebut. “Kami turut berbelangsungkawa mendalam terhadap keluarga dan korban tragedi bom gereja yang meninggal dunia maupun yang menderita luka-luka di tiga gereja di Surabaya,” ungkap pendeta Frans Kristi Adi dari Gereja Santo Lukas Kota Pemalang

Ia mengecam keras aksi terorisme, terlebih jika masuk di Kota Pemalang. Pihaknya juga melawan radikalisme yang berusaha melemahkan NKRI.
Karena itu, umat beragama dan kepercayaan diharapkan tetap tenang dan menjalankan kegiatan ibadah. Juga bersama-sama mendoakan untuk keamanan Indonesia.
“Percayakan kepada pihak Polri bahwa mereka akan melindungi dan menjamin keamanan dalam menjalankan kehidupan beragama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing,” imbuhnya. “Dengan ini kami tidak takut teror dan akan melawan radikalisme,” tutup Romo Frans Kristi.

Dalam ruangan temaram, forum yang mengusung nama Masyarakat Sipil Pemalang Menolak Anti Terorisme dan Radikalisme itu mengawali aksi solidaritasnya dengan menyalakan lilin bersama sebagai simbol duka sekaligus optimisme bahwa cahaya kedamaian dapat mengalahkan semua kekejian paham terorisme dan radikalisme.
“Meski yang hadir di sini dari beragam latar belakang dan berbeda dalam hal keyakinan, semua punya satu tujuan untuk menjaga dan merawat kebhinekaan Indonesia. Kami bersatu di sini untuk menyatakan terorisme sebagai musuh bersama. Kami berani, tidak takut sedikit pun,” kata Koordinator Aksi Adhe Candra

Dalam aksi yang berlangsung sekitar 2 jam itu, seluruh peserta juga secara kompak menyatakan sikap mengutuk keras tindak pidana terorisme yang belakangan ini marak di Indonesia, termasuk serangan bom di tiga gereja di Surabaya yang memakan 10 korban meninggal dan puluhan korban luka-luka.
Masyarakat Sipil Pemalang Anti Terorisme dan Radikalisme itu juga meminta aparat keamanan segera mengambil langkah preventif terhadap simpul-simpul pergerakan radikalisme di Pemalang dan di seluruh Indonesia sebelum bertumbuh menjadi tindak pidana terorisme.
Sementara itu, aksi ini juga mendapatkan pengawalan ketat oleh polisi dari Polres Pemalang dengan senjata lengkap beberapa personel Kodim Pemalang

Aksi solidaritas atas tragedi bom di Surabaya tersebut ditutup dengan doa lintas keyakinan secara bergantian. Tidak sedikit peserta yang meneteskan air mata saat menundukkan kepala sambil mengamini doa-doa baik yang dipanjatkan para tokoh yang mewakili agama masing-masing.

“Semoga aksi solidaritas semacam ini juga dilakukan di seluruh Indonesia. Jangan diam melihat semua kekejaman yang tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun,” kata salah satu peserta aksi, Heryanto.

Pemalang , Kini teknik penyeduhan kopi juga semakin beragam, bahkan semakin banyak alat yang diciptakan demi menghasilkan secangkir kopi yang berkualitas dan enak

Secangkir kopi kini nggak lagi sekedar untuk memenuhi kebutuhan akan kafein. Atau datang ke kafe yang makin menjamur dan meminta barista untuk menyeduhkan secangkir kopi. Tapi kini teknik penyeduhan kopi juga semakin beragam, bahkan semakin banyak alat yang diciptakan demi menghasilkan secangkir kopi yang berkualitas.

Barista dituntut untuk ahli dalam mengoperasikan alat seperti mesin espresso demi menghasilkan secangkir espresso yang nikmat. Belakangan fenomena ini, malah sedikit berubah dan muncul fenomena baru dalam dunia seduh-menyeduh kopi yang dikenal dengan istilah manual brewing.

Alat-alat seduh yang digunakan dengan manual brewing berhasil menarik perhatian para pecinta kopi terutama sang penyeduh atau brewer untuk bisa memamerkan keahliannya dalam menyeduh kopi. Kamu sebagai pecinta kopi juga bisa melihat gerak tangan yang lincah dari sang penyeduh saat menggunakan alat seduh demi menyajikan secangkir kopi di hadapanmu.

Berawal dari fenomena yang lagi happening inilah, sebuah komunitas barista dan pecinta kopi Pemalang , yang dibentuk pada bulan Agustus tahun 2017 dan diberi nama Komunitas Barista Pemalang , tergelitik untuk mengangkat perihal seduh-menyeduh ini ke dalam suatu kompetisi yang menarik dan mengenalkan Kopi Asal dari Pemalang yaitu Kopi dari Gunungsari Pulosari Pemalang

Event yang diadakan perdana kalinya , Komunitas Barista Pemalang mengadakan sebuah acara ‘Mayday Coffe event ‘ Bertajuk Pemalang Manual Brew Fun Battle 2018 pada tanggal 1 Mei , bertempat di Komplek Disnaker Pemalang
Acara ini bisa dibilang sebagai ajang uji keahlian para barista dan penyeduh kopi untuk bisa membuat secangkir kopi dengan Manual brew Kompetisi dengan konsep Fun Battle ini memberikan kesempatan kepada 36 peserta (barista dan brewer) untuk saling beradu w lawan 2 pada setiap sesi. Oleh karena itulah acara ini diberi nama Fun Battle. Setiap sesinya masing-masing peserta diberi waktu selama 10 menit, 3 menit untuk persiapan dan 7 menit proses penyeduhan kopi.

“Kompetisi ini buat ajang kumpul para barista maupun brewer di Pemalang dan kota terutama yang mempunyai basic manual brewing supaya tetap solid dan makin memperdalam ilmu penyeduhan,” kata Heri Telez , salah satu panitia Pemalang Manual Brew , Selasa (1/5).

Pukul 10.00 WIB, para peserta langsung melakukan pemanasan dengan cupping (nyicip kopi) selama 5 menit. Baru deh setelah itu mereka siap battle dengan aeropress yang sudah disediakan. Teriakan dan tepuk tangan penonton makin memanaskan suasana. Juri berpengalaman yang berjumlah 6 orang dan ditambah Petani kopi dari Pulosari Pemalang juga sudah siap untuk menilai secangkir kopi hasil ‘pressing’ peserta
3 pemenang akan berkesempatan mendapatkan hadiah berupa piala dan Uang Pembinaan . Kompetisi ini juga akan diramaikan dengan diskusi Koffie Talks, Bazar Kopi . Nggak hanya itu, para penonton pun dihibur Oleh beberapa grup Band dari Kota Pemalang ,Penonton juga bisa merasakan coffee hasil seduhan barista dari yang ikut kompetisi ini . Gimana? Kebayang kan riuhnya kompetisi ini?

agus yudha

aksi jalan kaki oleh Agus Yudha dari Mojokerto menuju Jakarta 

Pemalang, – Entah apa yang ada di benak Agus Yuda (30). Pemuda asal Sidoarjo, Jawa Timur yang berprofesi sebagai sopir truk ini nekat berjalan kaki dari Kabupaten Mojokerto menuju Jakarta . Di ibu kota, Agus mengaku ingin bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dengan mengenakan pakaian serba hitam, celana panjang hitam, kaos panjang hitam dan sepatu hitam, Agus mulai berjalan dengan menggendong tas ransel dan tas kecil dilengkapi bendera merah putih di belakang. Perjalanan dimulai pada Minggu (8/4) lalu sekitar pukul 11.45 WIB.

Setelah 17  hari menyusuri jalanan Jombang, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Sragen dan Karanganyar, dan Kota kotat di Jawa Tengah  pria berambut gondrong itu tiba di Kota Pemalang , Selasa (23 /4) malam hari .Beberapa  rekan Agus sesama sopir truk sudah menunggu di Perbatasan Pemalang. Mereka antusias menyambut kedatangan Agus dan memberikan dukungan kepada rekannya yang tengah memperjuangkan nasib para sopir. Para sahabat itu memberikan pelukan hangat dari rekan-rekan seolah menyeka lelah Agus setelah melalui perjalanan cukup panjang dari Mojokerto. Kepada Penulis , Agus mengaku ingin memperjuangkan nasib para sopir di depan Presiden Jokowi.

Dari Pantauan Penulis yang ikut mengawal dari Perbatasan Pemalang sampai Tegal dengan beberapa Komunitas Driver dan Vespa SIP Pemalang, selama perjalanan banyak driver yang mendukung/ support beliau dengan klakson dibunyikan , memberi semangat dan beberapa memberikan air mineral .

“Saya ingin menemui Presiden Jokowi di istana. Saya ingin memperjuangkan nasib sopir yang selama ini selalu diintimidasi orang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Agus juga akan meminta Presiden Jokowi untuk lebih memperhatikan nasib para sopir atau driver truk se-Indonesia. Pasalnya, selama ini Agus dan juga rekan-rekannya merasa, pemerintah masih abai terhadap nasib mereka.

“Selama ini sopir sering diintimidasi, kesejahteraan para sopir tidak terjamin. Saya akan meminta bapak Presiden Jokowi, sedikit perhatiannya kepada kami, karena Indonesia tanpa driver angkutan barang maka perekonomian indonesia tidak akan jalan atau pun pasti bisa lumpuh,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini sopir mempunyai andil besar dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia. Sopir mempunyai peran besar dalam distribusi barang. Berkat sopir distribusi barang kebutuhan rakyat bisa berjalan.

“Pemerintah harus menindak tegas aksi premanisme yang selama ini mengganggu perjalanan para sopir truk. Karena, mereka tidak jarang melakukan intimidasi terhadap sopir dan memintai uang keamanan,” katanya.

Ia minta agar aksi premanisme ditindak, karena tak jarang uang saku para sopir yang tidak seberapa diambil oleh mereka. Bahkan nyawa mereka sering menjadi taruhan.

WhatsApp Image 2018-04-24 at 04.27.05

Perwakilan driver Pemalang dan Brebes serta dari Komunitas yg ada di Pemalang 

Agus memperkirakan, perjalanan sampai ke Jakarta masih membutuhkan waktu hingga 30 hari. Selama dalam perjalanan, Agus tidak membawa bekal banyak, hanya beberapa potong pakaian dan juga peralatan komunikasi.

Aksi nekat Agus ini sempat mendapat penolakan dari sang istri, Siti Alimah. Namun setelah diberikan penjelasan, akhirnya Siti bisa menerima dan memberikan dukungan kepadanya.

“Istri dan dua anak saya awalnya menolak, tapi Alhamdulillah sekarang mereka memberikan dukungan,” katanya (Kik) 

30222388_2026686000679633_7703087406597013504_n

Suasana Sentana Bisro yang berada di depan halaman Hotel Sentan 

Gaya hidup masyarakat di zaman sekarang telah mengalami perubahan dan perkembangan. Jika dulu, masyarakat tidak terlalu mementingkan urusan penampilan dan gaya hidup, tapi kini, berbeda kondisinya. Gaya hidup, mulai jadi perhatian serius.

Gaya hidup, bukan lagi terbatas soal penampilan, aktivitas “nongkrong” kini juga ikutan jadi kegiatan yang dilakukan anak muda maupun dewasa di suatu tempat untuk berkumpul dan melakukan kegiatan mengisi waktu luang

5

undangan yang datang dr bberapa penggiat medsos di Pemalang 

Jumat malam (6/4/2018) ada yang tidak biasa di Sentana Bistro, sebuah kafe yang berlokasi di pelataran Hotel Sentana Pemalang di Jalan Jenderal Sudirman Timur No. 52-54 Pemalang. Malam itu, pegiat media sosial Pemalang berkumpul dan melakukan diskusi seputar pemanfaatan media sosial.

Kegiatan yang dilakukan juga lebih sederhana, hanya untuk berkumpul bersama teman. teman penggiat media sosial dan admin akun publik yang ada di Pemalang ,Namun belakangan, kegiatan nongkrong lebih banyak dilakukan di kafe-kafe ataupun di restoran. Masih seperti zaman dahulu, kegiatan inti dari nongkrong tersebut tak lain untuk kongko dan bersosialisasi apalagi sekarang ini banyak tentang berita Hoax yang banyak beredar belakangan ini dan pastinya juga untuk promosi Hotel Sentana juga, dan pada hari itu juga pas bertepatan Hotel Sentana berulang tahun yang ke enam .

Karena fenomena inilah, tempat nongkrong seperti kafe dan juga restoran, semakin kreatif untuk berbenah, menciptakan tempat nongkrong yang asyik dan bikin betah pengunjungnya.

penggiat lagi melakukan dokumentasi menu makanan yang jg dilombakan di medsos

Tak heran, jika kini, semakin menjamur tempat-tempat nongkrong kekinian. Sesuai dengan zaman yang serba mengandalkan teknologi smartphone, media sosial juga berperan membuat tempat nongkrong makin tenar. Secara tidak langsung, lewat media sosial, banyak orang yang ikut mempromosikan tempat nongkrong, apalagi tempat tersebut memiliki suasana instagramable.

29793468_2026685840679649_2143201333677654016_n

live musik yang rutin dilakukan oleh pihak hotel sentana 

Jadi Kebutuhan

Ya, semenjak media sosial makin populer dan banyak digunakan, bisnis kafe dan restoran semakin diminati karena sebagian besar anak muda mengalami masa transisi hobi.

Diakui pula oleh Muslimin atau biasa disapa Kubril , nongkrong di kafe merupakan gaya hidup anak muda perkotaan. Namun, gaya hidup ini merupakan gaya hidup yang konsumtif, semi hedonis. Kebanyakan dari mereka, datang ke tempat nongkrong untuk merayakan kehidupan karena kemampuan keluarga.

“Ini faktor utama yang bikin gaya hidup itu ada. Kalau dulu, orang makan tiga kali sehari, minum pada saat haus saja dan makan pada saat lapar saja,” tuturnya.

1

bererapa meja yang ditata sedemian rupa di Sentana bisro

Tapi sekarang, lanjutnya, orang tidak lapar bahkan tidak haus, nongkrong di kafe atau restoran. Dan hal ini, dilakukan untuk menikmati sesuatu, bahkan anak desa juga sudah terbiasa sekarang nongkrong atau sekedar ngopi atau makan di resto

Namun, konsep ini akhirnya mengerucut, nongkrong di kafe banyak dilakukan oleh anak muda kalangan menengah ke atas karena ditopang ekonomi orangtua.

“Jika diamati, mereka nongkrong tidak mengeluarkan banyak uang, paling hanya Rp30-50 ribu. Tapi yang dicari sebenarnya adalah bisa duduk di kafe, pakai laptop, kumpul-kumpul,” Kubril  melanjutkan.

Dari momen kumpul-kumpul itu, ada aktivitas yang diabadikan dan bisa difoto. Saat mereka jadi bagian momen itu, sekaligus untuk menunjukkan eksistensi di kalangan teman-teman.

30124544_2026685694012997_4600258858504421376_n

Bpk.Iwan menemani tamu undangan buat sekedar sharing 

Karena hal itu, nongkrong dan berbincang bersama teman-teman sudah menjadi kebutuhan. Selain nongkrong dan saling berbagi cerita, tentunya ada momen di mana berfoto bersama menjadi keharusan, kemudian foto tersebut diunggah ke media sosial, bukan hanya sebagai kenang-kenangan, tapi juga sebagai alat menunjukkan eksistensi .

“Ini biasanya dilakukan, agar mendapatkan pujian dan sekaligus untuk menunjukkan pada teman sebaya agar terlihat beda,” kata dia.

Tren

Tak sekadar berkumpul dan foto-foto. Biasanya, tempat nongkrong yang dipilih adalah tempat yang menarik dan punya desain unik. Manager Resto dan Hotel  Sentana, Iwan  pun mengatakan, tren tempat nongkrong yang dipilih anak muda saat ini tak sekadar nyaman. Tapi, juga punya konsep yang instagramable.

Selain itu, tempat nongkrong asyik yang terpenting selain lokasi yang strategis, juga menu yang ditawarkan menarik. Bukan hanya dari rasa, tapi juga penampilan hingga nama menu itu harus mengundang rasa penasaran konsumen untuk mencobanya.

Banyak  menu makanan dan minuman yang tersedia di tempat ini . Lalu, harga yang terjangkau sehingga baik anak sekolah, mahasiswa, hingga pekerja dapat mencicipi makanan dan menghabiskan waktu di sini, dengan hiburan berupa live music setiap malam mingggu , dan pastinya dilengkapi fasilitas wifi.

Biasanya restoran atau kafe menyesuaikan dekorasi mereka sesuai dengan segmentasi, apakah untuk anak muda, remaja, atau eksekutif muda. Dan diakui pula olehnya, saat sebuah resto atau kafe menciptakan desain yang unik, bisa jadi keuntungan tersendiri.

“Dengan adanya spot-spot yang instagramable, dapat menjadi sebuah promosi tanpa berbayar,” tuturnya.

30262011_2026685950679638_9206144665332482048_n

Halaman parkir yang lumayan luas 

Di mana ketika konsumen datang, memesan, dan mengambil foto di restoran tersebut lalu mengunggahnya di media sosial mereka, dengan menyantumkan nama dan lokasi restoran tersebut, ini dapat menjadi bagian dari promosi gratis. “Konsumen pun merasa senang, karena selain mendapatkan makanan enak mereka dapat mengunggah foto mereka di tempat kece,” kata Phintani salah seorang penggiat wisata dari Genpi Pemalang .

Tren dekorasi kafe dan resto yang saat ini lebih banyak disukai pengunjung pun, menurutnya, dekorasi yang simpel, namun ada keunikan atau ciri khasnya.

“Seperti yang dijelaskan tadi bahwa saat ini orang datang ke resto atau kafe untuk mendapatkan kenyamanan. Maka dari itu penting adanya unsur seni, nature di dalam suatu kafe, tentunya akan membuat tamu yang datang menjadi suka dan nyaman. Ini bisa sangat menarik perhatian pelanggan,” terang Pak Iwan . (Kik)

 

 

Posted by: scootman | April 4, 2018

Lantunan Musik Rock Bergema di Dataran Tinggi Semarang

29573314_885547868273723_4789464047256299116_n

Keseruan ROCKADVENTURE 2018 berlanjut di Semarang! Dengan jajaran line-up yang sama serunya dan adventure games yang tetap memacu adrenalin, para Superfriends yang hadir dari Semarang dan sekitarnya bersenang-senang di alam terbuka yang kali ini berlokasi di Kampoeng Kopi Banaran, 24-25 Maret 2018.

Setelah berkumpul di meeting point, peserta ROCKADVENTURE 2018 berkonvoi menuju lokasi dengan mengendarai jeep dan bus. setibanya di lokasi, peserta segera menuju tenda masing-masing dan bersiap untuk memulai keseruan ROCKADVENTURE 2018 Semarang.

WhatsApp Image 2018-03-25 at 13.13.27

Acara dimulai pada sore hari. Band punk asal Semarang, Wrong Way, didapuk untuk menjadi band pembuka acara. Band tuan rumah ini cukup lama malang melintang di kancah musik lokal Semarang. Dengan single andalan “Si Toying”, Wrong Way sukses ‘memanaskan’ venue.

Selanjutnya dimulai sharing session dari para pengisi line-up. Ada Stevi Item dan Daniel Mardhany dari Deadsquad, Iga Massardi dan Asteriska dari Barasuara, serta Oom Leo dan Indra7. Mereka saling berbagi pengalaman saat awal meniti kariernya hingga passion mereka terhadap musik.

Seperti Iga Massardi yang bercerita bahwa awalnya sempat menjadi musisi band cafe. Karena kerap dipandang sebelah mata, Iga bertekad membuat karya sendiri agar menjadi wadah pembuktiannya. Daniel juga menuturkan bahwa di era serba digital ini, tak usah takut untuk tetap mengeluarkan rilisan fisik. Para peserta ROCKADVENTURE juga tak segan-segan bertanya kepada para pembicara. Sesi bincang-bincang itupun terasa dekat, antara musisi dan peserta acara.

 

SMIDRA_SEMARANG_111

Udara yang sejuk dan asri turut membuat suasana ROCKADVENTURE 2018 Semarang menjadi hangat dan dekat. MC Vikri Rasta juga memandu acara dengan baik dan kocak.

Adventure games yang tersedia di venue tentu tak disia-siakan oleh peserta ROCKADVENTURE Semarang. Banyak yang mencoba menaklukan tantangan seperti bouldering hingga archery. Peserta juga dapat mencicipi suguhan kopi berkualitas dari Viva Barista dan menjajal speaker keren dari Braven.

Menjelang petang, Kasino Brothers beraksi dengan rock n’ roll-nya yang asyik. Finalis The Mighty 8 SuperMusic Rockin’ Battle itu paham betul bagaimana menghibur penonton. Band asal Yogyakarta ini tampil rapi dan memukau.

Kemudian finalis The Mighty 8 lainnya, M.A.T.S. tak kalah kerennya tampil di atas panggung dengan modern rock yang energik. Band asal Palembang ini sempat membawakan lagu dari Linkin Park dan 30 Seconds To Mars yang disambut antusias oleh penonton. Tak lupa mereka menyanyikan lagu sendiri yang nantinya akan termuat di album yang akan dirilis dalam waktu dekat.

IMG_20180324_202558

Makin malam makin memanas. Giliran Deadsquad menginvasi panggung, memandu para Pasukan Mati yang hadir untuk moshing dan headbang massal. Daniel dkk tampil brutal dengan nomor-nomor macam “Anatomi Dosa”, “Patriot Moral Prematur”, “Pragmatis Sintetis” hingga “Manufaktur Replika Baptis”.

Usai Deadsquad, “Samara” mengalun dari atas panggung, tanda Barasuara telah mengambil alih panggung ROCKADVENTURE Semarang. Lagu-lagu seperti “Nyala Suara”, “Api dan Lentera”, sampai “Bahas Bahasa” dibawakan dengan apik, seperti biasanya. Koor massal bergema di langit Semarang.

Duo Oomleo dan Indra7 menutup hari pertama ROCKADVENTURE Semarang dengan karaoke anthem-anthem sepanjang masa, dari britpop, metal sampai reggae semua dilibas habis oleh para peserta ROCKADVENTURE yang larut dalam karaoke massal. Bahkan para personel Barasuara, Deadsquad dan semua pengisi acara terlihat asyik berkaraoke bersama, semua bercampur jadi satu bersama peserta ROCKADVENTURE. Ditambah sang vokalis Deadsquad, Daniel Mardhany berulang tahun, makin meriah.

Hari kedua, penampilan yang disuguhkan di panggung semakin spesial. Semua menunggu sesi jamming dari para band pengisi. M.A.T.S bersama Stevi Item, Daniel, dan Alvin dari Deadsquad membawakan “High & Dry” milik Radiohead, “Somebody Told Me” dari The Killers, sampai “Yang Terlupakan” milik Iwan Fals.

Berikutnya Kasino Brothers bersama Iga Massardi dan Stevi Item mendendangkan nomor blues klasik macam “Crossroads”, “Route 66”, serta anthem rock seperti “Highway To Hell” (AC/DC). Sesi jamming yang sangat seru itu menutup ROCKADVENTURE 2018 Semarang.

SMIDRA_SEMARANG_235

Peserta , talent dan Panitia Rockadventure 2018 Semarang 

Sampai jumpa di ROCKADVENTURE 2018 berikutnya di Mojosemi Forest Park, Magetan, 7-8 April 2018!

 

 

29089201_161108514602898_8551623702763012096_n

Suasana venue selama kegiatan rockadventure di kampung kopi banaran

Pada tanggal 24-25 Maret 2018, Kampoeng Kopi Banaran menjadi lokasi terselenggaranya acara ROCKADVENTURE 2018 yang kedua. Dengan indahnya nuansa alam di sana, mampu bersatu dengan alunan musik berkualitas. Sebelum menuju ke lokasi, para peserta terlebih dahulu berkumpul di meeting point yang sudah ditentukan. Mobil jip serta bis-bis sudah siap menunggu untuk mengantar para peserta untuk tiba di Kampoeng Kopi Banaran.

Setelah perut sudah terisi dan mendapatkan arahan dari panitia, para peserta dari Super Friends langsung naik ke jip dan bisnya masing-masing. Super Friends yang berasal dari Solo, Tegal, Semarang, Pati, Pemalang, Salatiga dan sekitarnya terlihat sangat antusias mengikuti acara ini.

Memang pada saat berkumpul di meeting point sempat turun hujan dengan intensitas sedang, namun pada saat para peserta sudah sampai di lokasi, secara tiba-tiba cuaca menjadi cerah kembali. Setibanya di lokasi para Super Friends langsung diberikan tenda dan beberapa perlengkapan berkemah.

Acara Hari Pertama

Tak lama acara pun dimulai. Dengan pembawa acara Vikri Rasta yang selalu melemparkan canda guraunya, band asal Semarang Wrong Way pun menjadi pembuka yang mampu membakar semangat.

Setelah Wrong Way sudah turun dari panggung, saatnya para pengisi acara utama bercerita mengenai perjalanan kehidupan mereka dalam bermusik di sharing session. Oomleo, Indra 7, Asteriska (Barasuara), Iga Massardi (Barasuara), Daniel Mardhany (Deadsquad) dan Stevi Item (Deadsquad) berbagi pengalaman yang dapat diambil oleh para Super Friends.

1

Sharing soal musik oleh bbrapa talent dari Baraswara dan deadsquad

Di Sharing Session, Super Friends tidak merasa canggung, dan leluasa untuk bertanya serta berbagi pengalaman dengan para punggawa musik tersebut.

Seorang Super Friends sempat bertanya kepada para pengisi acara pada sharing session ini, yang mengatakan,  “Bagaimana cara meyakinkan orangtua yang masih punya pemikiran bahwa bermusik itu tidak benar, apakah saya harus membangkang atau tetap ikuti kemauan mereka ?” Lalu Indra 7 mewakili sesama pengisi acara dengan jawaban “Untuk hal itu sih lo harus tetap ikuti kemauan mereka dulu, misalkan mereka mau lo jadi dokter, yaa lo harus tetap buktikan kalau lo bisa jadi dokter. Namun bermusik lo juga jangan ditinggalkan, tetap berkarya dari musik dan berikan bukti nyata. Karena dari situ pasti orang tua lo juga akan mendukung lo kok,” Jawab Indra 7.

Tak lama setelah itu ada sharing session lagi dari Rio Dewanto dari tim Viva Barista. Sebuah pergerakan yang selalu membela nasib kopi Nusantara ini memberikan banyak sekali masukan serta informasi penting seputaran kopi bro. Dan tentunya mereka membuka booth di acara ini, di dalam booth Viva Barista tersebut lo bisa menikmati kopi secara gratis.

2

Sharing tentang Kopi oleh Viva Barista 

Berbicara soal booth, di dalam acara ROCKADVENTURE ini terdapat 3 booth. Selain Viva Barista, ada pula booth dari Braven, merek speaker berbasis Bluetooth yang memiliki keunggulan waterproof, water resistant dan tahan banting. Terdapat juga booth dari Mie Gelas yang memberikan kenikmatan yang hangat saat berada di alam.

Saat sharing session dari tim Viva Barista selesai, langsung berlanjut dengan naiknya Kasino Brothers sebagai 8 besar dari Rockin’ Battle ke atas panggung. Dengan musik bernuansa rock, band asal Yogyakarta ini menularkan semangat kepada para Super Friends.

Setelah itu saatnya M.A.T.S untuk naik ke atas panggung. Band yang juga merupakan 8 besar dari Rockin’ Battle ini berasal dari Kota Palembang. Dengan nuansa modern rock, band ini mampu membuat para Super Friends menikmati waktu mereka di acara ini.

Para Super Friends juga bisa mengikuti lomba boomerang photos yang berhadiahkan 1 buah speaker Braven BRV-Pro dengan cara membuat foto boomerang yang di upload di Instagram feed serta di tag ke @superadventureid dan @supermusicid dan @braven_ind.

Setelah itu sudah saatnya Deadsquad untuk naik ke atas panggung! Dengan musiknya yang cadas mengubah suasana di lokasi menjadi lebih menegangkan. Para Super Friends pun berhasil di bius dengan musik metal yang diberikan. Seakan-akan mereka langsung berubah menjadi sebuah sosok yang liar dan buas.

Terlihat para Super Friends dari beberapa daerah di sekitar Semarang melebur menjadi satu, bersama-bersama menikmati cadasnya serta serunya lagu-lagu Deadsquad.

Walau medan yang mulai berlumpur tak menghentikan Super Friends. Wall Of Death pun tidak bisa dibendung, sebuah kebiasaan bagi anak-anak metal untuk bersenang-senang dengan cara mentubrukkan badan mereka layaknya kambing jantan yang sedang bertarung

Kurang lebih hampir 1 jam para Super Friends berhasil mengeluarkan emosi mereka bersama Deadsquad. Liar dan pemberontak merupakan sebuah kesimpulan yang bisa dirasakan dari penampilan band technical death metal asal Jakarta ini.

Setelah Deadsquad, Barasuara pun tak kalah mampu membangun keintiman dengan Super Friends melalui permainan musik mereka. Kemegahan dari nuansa musik rock yang diberikan secara tiba-tiba merubah suasana. Alunan musik yang kaya dengan unsur-unsur dari berbagai genre musik serta indahnya sastra Bahasa Indonesia memang menjadi ciri khas band asal Jakarta ini.

4

penampilan Baraswara 

Tentunya para Super Friends juga menikmati musik-musik yang dibawakan oleh Barasuara. Setiap lagu yang mereka bawakan mampu menambah semangat. Serta interaksi yang dekat dari setiap pesonil Barasuara mencerminkan tak adanya batasan di dalam ROCKADVENTURE!

Antusias  yang tinggi membuat penampilan Barasuara seakan menarik para Super Friends untuk masuk ke dalam dunia yang berbeda. Band yang sebentar lagi akan merilis album keduanya ini memang memiliki aksi panggung yang menarik.

Langsung di penghujung acara di hari pertama bro. Saatnya berkaraoke dengan OOMLEO.BERKARAOKE feat. Indra 7! Musik-musik hits dari tahun 90an dibawakan oleh duet maut asal Jakarta ini. ROCKADVENTURE pun berdansa ria. Diawali dengan lagu “Smells Like Teen Spirit” dari Nirvana yang membuat Super Friends bernyanyi bersama. Semuanya terlihat menikmati dan bernyanyi bersama dengan pernuh semangat!

Acara Hari Kedua

Masuk di hari kedua, dimulai dengan sarapan bersama. Nikmatnya santapan yang ada makin nikmat lagi karena para pengisi acara juga ikut serta dalam sarapan bersama ini. Setelah sarapan terdapat games yang seru dan menantang.

Terdapat 4 adventure games yang seru dan menantang bro. Ada bouldering, archery, hanging traverse serta bungee trampoline. Para Super Friends terlihat sangat antusias untuk mengikuti games yang tersedia di sana.

 

WhatsApp Image 2018-03-26 at 20.44.17

Bouldering

superadventure-smg archery

Archery

superadventure-smg hanging traverse

Hanging Traverse

IMG_20180324_163211

Bungee Trampoline

Setiap Adventure Games yang ada diatas akan selalu hadir di ROCKADVENTURE kota-kota selanjutnya, oleh sebab itu jangan sampai kelewatan dengan keseruan yang akan menanti lo di kota-kota berikutnya.

Setelah dari adventure games, di hari kedua ROCKADVENTURE ini juga  terdapat jamming session antara para pengisi acara. Jamming session diisi oleh campuran personel dari keempat pengisi acara. Kasino Brothers, M.A.T.S, Barasuara dan Deadsquad melebur menjadi satu.

Hari kedua pun ditutup dengan pengumuman pemenang dari lomba boomerang photos yang berhadiahkan speaker Braven serta foto-foto bersama para Super Friends yang sudah hadir di ROCKADVENTURE.

Jadi bagaimana bro dengan informasi mengenai ROCKADVENTURE yang berlangsung di Kota Semarang kemarin? Kalo mau tahu informasi lebih lanjutnya lo bisa buka websitenya di sini. Serta bisa melihat serunya ROCKADVENTURE di Instagram @superadventure_id.

Sampai bertemu di ROCKADVENTURE 2018 kota berikutnya, bro!

Older Posts »

Categories

%d bloggers like this: