Posted by: scootman | February 18, 2017

Orijingan Indonesia Peduli Banjir Brebes

16809062_10203306890510203_1220819975_n

Brebes  – Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Para Relawan Jawa Tengah terus mengevakuasi warga dari banjir di Kabupaten Brebes. Evakuasi pagi ini disebar di antaranya di dua titik, yaitu Perum Kota Baru Brebes dan Pulosari.

Kepala Basarnas Jateng Agus Haryono mengatakan ketinggian air di dua titik tersebut mencapai 40-50 cm. Jumlah pengungsi pun bertambah, sekitar 4.950 jiwa, untuk seluruh Kabupaten Brebes.

“Upaya evakuasi terhadap warga yang terdampak hingga kini masih terus dilakukan personel Basarnas yang tersebar di beberapa titik yang masih tergenang banjir,” kata Agus, Jumat (17/2/2017).

Agus menjelaskan upaya evakuasi dilakukan cepat bagi warga yang sakit, salah satunya pagi tadi, ketika tim SAR gabungan mengevakuasi nenek bernama Siti (70) yang harus segera dievakuasi menggunakan perahu karet karena sakit pasca-operasi. Bahkan evakuasi harus dilakukan dengan mengangkut Siti bersama kasurnya.

“Warga tersebut dievakuasi menggunakan perahu karet kemudian dibawa ke rumah sakit umum Brebes untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Untuk diketahui, banjir di Kabupaten Brebes berasal dari jebolnya tanggul Sungai Pemali hingga akhirnya berdampak ke sejumlah wilayah, yaitu Desa Terlanggu, Dukuh Miri, dan Desa Lengkong di Kecamatan Jatibarang serta Desa Wangandalem, Desa Pemaron, Desa Gondosuli, dan Desa Saditan di Kecamatan Brebes. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai 1,5 meter.

Dari data pagi ini, jumlah pengungsi sebanyak 4.950 jiwa tersebar di sejumlah tempat, yaitu di GOR 1.075 jiwa, Pulosari 850 jiwa, Wangandalem 200 jiwa, Limbangan Kulon 300 jiwa, Krasak 260 jiwa, Terlangu 300 jiwa, gedung DPRD Brebes 500 jiwa, Lingkong 350 jiwa, Oasis 65 jiwa, dan Wisma Saditan 50 jiwa.

Mari ulurkan tangan kita untuk saudara kita di sana.

Salurkan donasi anda melalui ORIJINGAN PEDULI BREBES 

16649563_10212618197200543_3707863591479274668_n

BCA : 132.0042.997

BRI : 5975-01-017846-53-0

a.n hengki tri kurniawan

Konfirmasi : Call/ Wa  081326650887

http://www.orijingan.wordpress.com

www.Scootman.wordprress.com 

 

Posted by: scootman | February 16, 2017

Frame of Pemalang Pamerkan Karya Foto Di H20 Cafe

img-20170215-wa0051-1

Pemalang,  Harian Pemalang – Ada yang tidak biasa di H20 Cafe, Kota Pemalang Rabu,  (15/2/2017).

Di dalam cafe ini berjajar puluhan karya fotografi yang dipamerkan anggota Komunitas Frame Of Pemalang.
Cafe yang terletak di jalan Veteran No. 110 Pelutan Pemalang

Ketika memasuki area cafe, mata pengunjung diarahkan menikmati satu demi satu karya foto. Ada foto Model, Landscape, Still Life, Arsitektur dan Human Interest.

img-20170215-wa0049

Gandhuswa salah seorang Photografer yang tergabung dalam FOP memaparkan,  sengaja memilih lokasi pameran foto dari cafe ke cafe yang ada di Pemalang dan diawali di H20 cafe .

“Selain berbeda dengan pameran konvesional, pengunjung cafe dan pengunjung pameran bisa menikmati keindahan karya foto yang didukung suasana cafe yang kecil sembari menikmati makanan minuman yg ada di cafe tersebut ,” ujarnya.

Ada sekitar 35 Karya foto yang dipajang disini .

“Pameran foto ini di cafe ini baru pertama kali buat oleh FOP yg tadinya biasa pameran di CFD dan Taman Patih Sampun Pemalang.

Pameran fotografi dari karya karya fotografer Pemalang. Pameran diselenggarakan hingga tanggal 14 Februari sampai dengan 23 Maret 2017. Selain bisa menikmati makanan minuman pengunjung juga dapat  mengakses wifi secara gratis. (Red.HP)

Penulis  : Hengky Kik

Sumber : HarianPemalang.com

Posted by: scootman | February 16, 2017

Punya Komunitas? Yuk Eksis Bareng di Ngumbar detikcom

6170c982-fccf-4f80-bdd6-456845e480b7_169

Jakarta – Otolovers punya komunitas dan ingin eksis? Ayo kita eksis ramai-ramai di event Ngumbar (Ngumpul Bareng) yang akan diadakan detikcom, akhir pekan ini.

“NgumBar merupakan event gathering komunitas yang akan menghadirkan 100 komunitas dari berbagai tema. Selain itu di lokasi acara juga ada bazar UKM serta acara-acara di panggung,” ujar Community Department Head detikcom Meliyati Setyorini.

Acara NgumBar akan diadakan di Kuningan City Mall Lantai 3 mulai pukul 08.00 WIB sampai malam hari. Beberapa acara yang bakal bikin heboh adalah Zumba Healthy Friends, Otoclazz, Jejak Traveler dan Silaturahmeet by Hijab Hunt Family. “Juga akan ada hiburan dari The Rain,” ujarnya.

Untuk Otoclazz akan diisi oleh Bani Kiswanto dan Riyan Rahadiansyah yang masing-masing akan berbicara seputar motor dan mobil.

f9ac2261-169c-4740-bcc9-701784f1428c

Komunitas juga bisa memperkenalkan diri dan ikut tampil di NgumBar ini. Segera daftar di situs pendaftaran ini ya, Otolovers!

Sumber : DetikOto.com

Posted by: scootman | February 7, 2017

Hilangkan Getar Di Vespa Matic

getar-di-vespa-matic

Kenyamanan pengendara sepeda motor biasanya terletak pada getaran yang ditimbulkan oleh si tunggangannya. Namun, hal ini tidak terjadi pada Vespa 4-tak. Banyak pengguna yang mengeluhkan tentang  timbulnya getaran atau suara ‘gredek-gredek’ saat mereka ingin membuka gas pada putaran awal. Lalu, bagaimana hilangkan getar di Vespa matic?

“Kalau yang lain-lainnya sih sebenernya enak piaggio matic. Tapi karena gredeknya itu jadi ga nyaman. Abis servis enak, entar rada kotor gredek lagi, ga nyaman deh,” ungkap Ade mekanik bangkel Vespa Scooter Clinic.

Untuk solusi termurahnya dan hanya menghilangkan getaran saja, Ade menyarankan untuk mengganti per CVT 1500 RPM atau 2000 RPM merek KTC atau yang aftermarket seperti Malossi dan Polini. Tetapi kalau skuter kesayangan anda ingin ngacir dan lebih awet, gantilah seluruh jeroan CVT dengan yang aftermarket maka penyakit getaran itu akan hilang sepenuhnya.

“Biasanya kalau orang yang ada modal gua saranin buat ganti jeroan CVT yang aftermarket. Untuk harganya, kalau Malossi yang refill sekitar 1,3 jutaan dan untuk yang Delta Clutch itu diatas duajuta. Tergantung pasaran sih,” katanya.

Ada pun solusi lain untuk menghilangkan penyakit getaran pada Vespa 4-tak ini seperti pantek kampas kopling yang terhitung sangat murah, “Kalau custom sendiri ada juga, itu namanya pantek. Kalau soal itu urusannya ke tukang panteknya,” tutup Ade.

Sumber : Motorplus-Online.com 

Posted by: scootman | February 1, 2017

Prosedur dan Syarat Pembuatan BPKB duplikat 

 BPKB adalah singkatan dari Buku Pemilik Kendaraan Bermotor. Ia menjadi satu paket dengan STNK. Jadi, kendaraan yang resmi dan benar adalah yang memiliki BPKB dan STNK. Nah, jika pada kesempatan yang lalu, sudah kita bahas mengenai cara mengurus STNK yang hilang, maka kali ini kita akan membahas tentang BPKB.

Jika karena suatu sebab, misalnya hilang, robek, terbakar atau sebab yang lain menimpa BPKB kendaraan kita, maka yang harus dilakukan adalah membuat BPKB salinan sebagai pengganti BPKB yang asli. Istilah yang umum dipakai untuk hal ini adalah duplikat BPKB.

Berikut ini prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi saat pembuatan duplikat BPKB.

1. Pelayanan Pengurusan BPKB Duplikat, persyaratan yang harus dilengkapi :

A. Laporan Polisi kehilangan BPKB (minimum tingkat Polsek )

B. Kartu Tanda Penduduk ( untuk perorangan )

C. Salinan Akte pendirian dan surat keterangan domisili ( Untuk Badan Hukum )

D. Surat Kuasa ( untuk Instansi Pemerintahan / Badan hukum )

E. Surat Pernyataan BPKB Hilang dari pemilik bermaterai

F. Bukti penyiaran di 2 ( dua ) media massa

G. Surat keterangan dari Reserse ( Reskrim )

H. Surat keterangan dari bank bahwa tidak dalam status jaminan Bank

I. Cek Fisik kendaraan Hadir (tingkat Polda )

J. Foto Copy STNK

K. Pemilik diwajibkan hadir untuk di Foto dan scan KTP

2. Pelayanan BPKB Rusak / BPKB Halaman Habis/ BPKB Terbakar Sebagian, persyaratan yang harus dilengkapi:

A. Kartu Tanda Penduduk ( untuk perorangan )

B. Salinan Akte pendirian dan surat ket domisili ( Untuk Badan Hukum )

C. Surat Kuasa ( untuk Instansi Pemerintahan )

D. F.C STNK

E. BPKB yang sudah Rusak/ halaman habis

F. BA Pengggantian BPKB Rusak/Halaman Habis/Terbakar Sebagian

3. Pelayanan Pengurusan BPKB Terbakar Habis, persyaratan yang harus dilengkapi :

A. Laporan Polisi BPKB terbakar (minimum tingkat Polsek )

B. Kartu Tanda Penduduk ( untuk perorangan )

C. Salinan Akte pendirian dan surat ket domisili ( Untuk Badan Hukum )

D. Surat Kuasa ( untuk Instansi Pemerintahan )

E. Surat Pernyataan BPKB terbakar dari pemilik bermaterai

F. Bukti penyiaran di 1 ( satu ) media massa

G. Reskrim

H. Surat keterangan dari bank bahwa tidak dalam status jaminan Bank

I. Cek Fisik kendaraan Hadir ( Tingkat Polda )

J. Foto Copy STNK

K. Pemilik diwajibkan hadir untuk di Foto dan Scan KTP

Demikian informasi cara mengurus duplikat BPKB. Semoga bermanfaat.(Kik) 

Posted by: scootman | January 30, 2017

TwitWar itu Asik, Jika …

lol-twitter-fight

Beberapa waktu  belakangan ini, twitwar adalah kata yang sering melintas di timeline Twitter. Perang kata-kata via Twitter sesungguhnya bukan hal baru. Dulu Wimar Witoelar pernah beradu twit dengan Aburizal Bakrie. Cepat berhenti meski sempat terpublikasi ke media-media online. Antar pribadi-pribadi di Twitter pun sering jual beli wacana. Sebagian lainnya kadang imbal beli kemarahan dengan makian. Belakangan, twitwar menjadi meriah karena melibatkan artis,politisi, pejabat dan yang lagi minggu –mingu ini tentang Pilkada DKI  yang berlarut-larut yang melibatkan banyak pihak. Twitwar juga kian hangat karena mulai melibatkan isu publik (bukan lagi privat) seperti menyangkut SARA dan Kebhinekaan .

Saya tidak tertarik membahas para artis…

Saya akan membahas twitwar dari sisi lain.

Ada dua kelompok yang terlibat di twitwar. Pertama, mereka yang baru belajar Twitter dan belum sadar bahwa Twitter itu wilayah publik, bukan wilayah privat. Betul bahwa akun yang kita miliki itu “milik kita”. Namun apapun yang kita twit akan dibaca publik (atau dibaca followernya saja jika akunnya terkunci). Akibatnya, saat kita bertengkar dengan pengguna Twitter lain, follower kita dan follower yang kita ajak bertengkar berpotensi membaca twitwar itu. Jadinya, kita bertengkar di hadapan banyak orang.  Aib kita, juga aib lawan tengkar kita, otomatis terbuka ke seluruh follower.

Kelompok kedua, mereka yang sangat paham Twitter, dan memanfaatkan twitwar untuk keuntungan pribadi atau kelompoknya. Twitwar, bagi sebagian orang/kelompok, dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah follower. Mereka biasanya lebih suka twitwar dengan seleb / Publik Figur  atau pemilik akun Twitter yang followernya jauh lebih banyak. Jika berhasil memanasi seleb dan lalu terjadi twitwar, biasanya jumlah followernya naik.

Atau, lihatlah sebagian para politisi / pejabat daerah yang kini rajin di Twitter. Mereka berani melayani siapa saja yang mengajak twitwar. Politisi yang biasa berdebat di teve, lincah berperang di Twitter. Tapi saya duga, twitwar mereka itu tak sepanas yang terbaca dari lalulintas twit mereka. Persis seperti kita melihat para politisi yang berdebat keras di layar teve, bahkan saling membentak, tetapi begitu acara selesai mereka ketawa-ketawa, saling berpelukan, lalu masih bisa ngopi bareng.

Mereka twitwar tapi terkendali.

Yang repot adalah jika twitwarnya kemudian berlanjut ke permusuhan pribadi, lalu  melebar ke offline, bahkan hingga ke meja hijau. Ini berpotensi terjadi pada kelompok pertama, yang baru belajar Twitter.

twitwar

Karena itu, bagi yang baru belajar Twitter, pahamilah:

1. Twitter itu ranah publik. Bukan privat. Risikonya: jika kita menghina orang lain (mesti tak sengaja) bisa saja dituntut  pencemaran nama baik.

2. Karena Twitter itu ranah publik, terapkan etika-etika di offline ke Twitter juga. Jika menghina orang lain di depan umum dianggap tidak etis misalnya, jangan lakukan di Twitter.

3. Karena keterbatasan 140 karakter, Twitter bukan media yang ideal untuk berdebat. Salah paham dan kehilangan konteks sangat mudah terjadi di sini.

4. Berbeda dengan pertengkaran lisan yang akan hilang bersama waktu dan lupa, twitwar akan tercatat meski bisa saja dihapus.  Namun jika terlanjur di RT, di-favoritkan, atau di-capture orang lain, akan tercatat selamanya.

Twitwar memang kesannya negatif karena seringkali terkait dengan masalah pribadi. Saling menyerang dan membuka aib, dan berusaha menjatuhkan lawan dengan segala cara termasuk menebar berita hoak atau gambar editan. Karena itu, sebaiknya hindari twitwar jenis ini.

Twitwar akan bermanfaat, jika tidak menyangkut masalah pribadi, tetapi yang berkaitan dengan kepentingan umum, misalnya memperjuangkan etika akademik, meningkatkan mutu pendidikan, ekonomi dan lainnya.  Sepanjang kita ahli di bidangnya, twitwar itu mengasah logika dan kepekaan.

Jika kita bukan ahlinya, lebih enak jadi penonton,  menikmati seni twitwar dan dapatkan ilmunya dari situ.

Pemalang,- Pemilik dan komunitas Musang di pulau Jawa bahkan dari luar Jawa ada yang datang dari Lampung  ,berlomba-lomba membawa Musang, binatang peliharaan mereka ke kontes  Musang dan Sugar glider yang diselenggarakan oleh Muppeng di Obyek Wisata Widuri Pemalang , pada hari Minggu (29/1/2017).

Dalam kontes yang dilakukan dikawasan pantai , para peserta berlomba-lomba untuk menunjukkan keistimewaan yang dimiliki oleh hewan peliharaan mereka itu disetiap tiap kategori kontes.

Adapun kategori kontes yang dilombakan adalah kontes Open Baby, Musang Pandan adult,pandan locality,musang akar,musang bulan,musang obes,musang morph dan kerabat musang  Musang Rase, Musang Bulan, Musang Pandan Locality, Open Morph, musang obesitas dalan lomba tersebut ada 3 juri yaitu Fatimah witnam ,Andhika s Prabowo dan Drh. Anna 

16299466_10212466105958357_3594185241863904420_n

 

Kontes itu sendiri diikuti oleh kurang lebih 300 peserta dari penjuru nusantara , merupakan peserta kontes terjauh peserta dari Lampung dengan Juri pun diambil ysng sudah profesional dibidangnya seperti Drh.Anna , Fatimah Witnam, Andhika S.Prabowo 

Menurut Brundy , Ketua panitia pelaksana lomba mengatakan, kontes dan lomba  diselenggarakan tersebut dalam rangka 3 Tahun Muppeng ( Komunitas Pecinta Pet’s Pemalang ) acara ini juga mengundang komunitas komunitas yang ada di Pemalang seperti Komunitas Tatto ( PTC) ,Scooterist Independent Pemalang ( SIP ), Komunitas musik Kosongenam , Komunitas Ilalalang ( komunitas Perupa Pemalang) dalam event tersebut komunitas Ilalang menggelar pameran karya dan sketsa wajah .

“Kontes yang kita lakukan ini merupakan sebuah ajang bergengsi yang kita laksanakan untuk mencari hewan Musang terbaik dan baru pertama kali dilaksanakan di Pemalang, ada kreteria dalam penilaian seperti kejinakan, dan keistimewaan khusus yang disaring berdasarkan kategori lomba kedepan acara seperti ini ingin dilaksanakan secara berkala ,” katanya .

Lebih jauh brundy mengajak warga Pemalang untuk membuang penilaiannya, yang selama ini masih menganggap hewan bertubuh mungil itu sebagi hewan hama atau berbahaya.

“Mari kita hentikan perburuan liar Musang yang selama ini masih kita temui diwilayah-wilayah Indonesia. Mari kita pelihara dan selamatkan hewan yang sudah menjadi ikon Kopi luwak ini,” paparnya 

Acara dihibur dengan organ tunggal ,dan salah satu atraksi dari cobra academy dari kota Tegal yang menampilkan atraksi dengan berbagai jenis ular termasuk King Cobra.

Puluhan hadiah doorprice  dibagikan kepada peserta dan sebagai hadiah utama doorprice adalah satu ekor Musang Akar yang beruntung mendapatkannya adalah peserta dari Batang bernama Anton .
Dengan kontes bergengsi ini, para panitia berharap mampu memelihara dan menjaga Musang, sebagai hewan asli Indonesia. Menghentikan perburuan liar, dan membuang pikiran ego yang masih menganggap hewan kecil ini sebagai hewan berbahaya. (Kik) 

Posted by: scootman | January 25, 2017

Road to Rockin Battle SupermusicID Pekalongan

img_8853

Pekalongan  – Acara Road To Rockin Battle 2017 menjadi ajang unjuk kebolehan bagi talenta-talenta muda pencinta musik rock. Bertempat di Hall Dupan Hotel Pekalongan, Rabu (25/1)  acara yang diselenggarakan oleh Supermuic.ID  . 15 group band menampilkan kebolehannya di ajang tersebut .Tidak hanya dari Pekalongan saja namun beberapa band rock dari beberapa kota seperti Batang dan Pemalang   juga ikut memeriahkan acara tersebut.dari Pemalang diwakili oleh 4 group band seperti Superstruum,Graffrock, Pedotan Pabrik dan Blue Zone.

16142930_10212410274642609_7219989459766729722_n

Hall Dupan Hotel juga menjadi saksi dimana talenta muda dari kota Pekalongan dana sekitarnya  mendapat beberapa penghargaan. Penghargaan itu meliputi, THE BEST UNIQUE PERFORMER . THE BEST VOCALIST ,THE BEST BASSIST,THE BEST KEYBOARDIST, Diharapan kedepannya agar acara tersebut semakin sukses. Karena masih banyak bakat-bakat tersembunyi yang belum tersalurkan di beberapa kota.

16142728_10212410275722636_7451562958846633596_n

Acara ditutup dengan jamming bareng pemenang the best dengan para Juri yang terdiri  dari Andi/rif, Aria Baron Ex GIGI dan Stevie Item Deadsquad dengan membawakan lagu dati Metalica dan lagu dari RIF yang berjudul Raja.

Minimnya sebuah ajang kontes dan pertunjukan pastinya menjadi perhatian dari beberapa pihak. Terutama pemerintah yang selama ini masih menjadi hambatan dari para pemusik di kota . Karena masih belum adanya dukungan dari pemerintah setempat.

Yang paling penting adalah memperhatikan bakat-bakat yang sudah terpilih. Agar tidak sia-sia visi dan misi acara tersebut. Tidak hanya sertifikat saja, namun karir kedepannya juga perlu mendapat perhatian. (Kik)

Posted by: scootman | January 24, 2017

Frame Of Pemalang Gelar Pameran Foto Pemalangan

1

Pemalang –Frame Of Pemalang yang merupakan wadah dari penggemar foto menggelar  pameran foto yang berlangsung di Taman Patih Sampun Pemalang, Selasa  (24/1/2017). Dari karya mereka memamerkan foto-foto mengenai tempat-tempat pariwisata, kehidupan ,human dan aktivitas masyarakat Kampung, Sosial , Ekonomi, Budaya dan Pendidikan mengambil Tema Pemalangan sesuai dengan Hari Jadi Kota Pemalang yang ke 442 Tahun yang bertepatan hari itu .

Gandhu salah seorang anggota Frame Of Pemalang ,  mengatakan pameran itu dilakukan untuk mengangkat potensi-potensi pariwisata di daerahnya, juga untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pemalang  yang ke-442 Tahun.

“Banyak potensi – potensi alam di daerah ini yang belum terekspos keluar, selain itu juga ada gambaran unik dari kehidupan masyarakat yang mendiami daerah pesisir dan pegunungan, baik ekonomi, sosial, budaya, kesehatan dan juga pendidikan,” jelas Gandu  ketika ditemui penulis siang tadi.

Gandu , sapaan akrabnya ini mengatakan pameran tersebut untuk kedua kalinya kali dilakukan pertama di Car Free Day Di Alun alun Pemalang dan mengakomodir sejumlah karya dari setiap anggota komunitas yang dinilai layak untuk dipamerkan.

“Ada Puluhan foto yang dipamerkan dari berbagai kategori. Semua foto adalah hasil dari rekan-rekan yang bernaung di bawah naungan Frame Of Pemalang, kita berharap agar pameran seperti ini dapat dilaksanakan lagi, tentunya dengan kerja sama dengan pihak pemerintah daerah dan stakeholder lainnya ,” ujarnya.

Khairul Ikhwan,yang  juga salah satu dari peserta mengatakan seorang Photographer adalah perwakilan dari mata masyarakat di suatu tempat yang sama sekali tidak dilihat oleh orang lain.

“Hasil foto-foto yang dipamerkan ini banyak mewakili kehidupan masyarakat yang berada di daerah pesisir,pegunungan dan  termasuk obyek-obyek alam yang masih terbilang alami dan belum tersentuh oleh pihak terkait ,kedepan kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara berkala dan rutin dengan mengambil tema yang berbedea beda ” ujarnya.

Banyak perhatian Penonton yang menyempatkan datang  ke acara tersebut memberikan apresiasi terhadap kreativitas Frame Of Pemalang  yang telah memberikan pengetahuan dan wawasan terhadap potensi lokal Kabupaten Pemalang,melalui karya foto yang dipamerkan (Kik) 

 

Posted by: scootman | January 23, 2017

Formal Sukses Gawe Wangi Pusere Jawa

aviary-image-1484885236010

Pemalang, Harian Pemalang – Pro kontra kegiatan yang dilaksanakan oleh Forum Masyarakat Pemalang (FORMAL) dengan tajuk “Ndonga Bareng, Nggo Pemalang. Bakar Kemenyan, Gawe Wangi Pusere Jawa” sudah terjawab dengan selesainya kegiatan tersebut pada pukul 23.00 Wib, yang dipusatkan di Alun-alun Pemalang, Kamis (19 /1)
Banyak pro kontra terhadap tajuk tersebut terutama di media sosial. Hal ini tentunya sudah diperhitungkan dan diantisipasi oleh panitia maupun penggagas acara. Dengan tajuk ini tentunya akan menggugah dan memberi rasa penasaran akan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Formal.
Formal ini didukung oleh 52 (empat puluh sembilan) komunitas ataupun lembaga yang ada di Kabupaten Pemalang, dan beberapa anggota dewan perwakilan daerah Pemalang yang mengatas namakan pribadi.
Menurut Ikmaludin Aziz, ketua Formal mengatakan komunitas maupun Pribadi-pribadi yang mendukung kegiatan ini karena mempunyai pandangan dan pemikiran yang sama ingin memajukan dan mewujudkan Pemalang Puserejawa. “49 (empat puluh sembilan) komunitas dan individu-individu yang mempunyai pandangan dan pemikiran yang sama, ingin benar-benar memajukan dan mewujudkan Pemalang pusere Jawa.” terang Ikmaludin Aziz ketua Formal dihadapkan para hadirin.
Diawali dengan tabur bunga yang dilaksanakan oleh peserta dari berbagai komunitas di makam Pangeran Benowo dan Taman makam pahlawan Sureng Jayana Yudha di Penggarit Pemalang pada Kamis (19/1) sore. Setelah itu direncanakan peserta sudah kumpul di depan Kabupaten pukul 19.00 wib.
Peserta baru kumpul pada pukul 20.20 wib, dan acara dilanjutkan dengan berbaris di depan gapura kantor bupati Pemalang menuju alun alun Pemalang. Sebelum berangkat dilaksanakan sambutan dari sesepuh yang dituakan yaitu Rois Faizal, salah satu wakil ketua DPRD Kabupaten Pemalang. Rois mengatakan bahwa dia datang di acara ini bukan mewakili lembaga DPRD Kabupaten Pemalang melainkan sebagai pribadi yang dituakan oleh komunitas masyarakat Pemalang.
“Berterima kasih bahwa teman-teman sangat peduli, ini merupakan komunitas Pemalang yang harus kita jaga.” kata Rois ketika diminta memberi kata sambutan sebagai orang yang dituakan. Lebih lanjut Rois berpesan, “Ini harus kita lestarikan jangan hanya hangat-hangat (tai) ayam, setiap event yang positif yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Pemalang harus dilibatkan.”
Selanjutnya dilaksanakan do’a bersama dipimpin oleh Ki Surya Singa Carita, dengan meminta restu para sesepuh, pinisepuh, orang orang yang dituakan, para leluhur Do’a bersama dengan melafalkan surat Al Fatihah dilaksanakan oleh semua peserta dari berbagai komunitas yang ada.
Panitia menyatakan bahwa kegiatan ini dan doa bersama ini jauh dan tidak ada unsur syirik, sesat maupun menyesatkan. Kemenyan yang dijadikan tajuk acara pun tidak dibakar disini, yang terlihat dibeberapa foto yang beredar di media sosial bukan lah Kemenyan yang dibakar.
Peserta berjalan menuju alun alun Pemalang. Kanan kiri menuju tempat acara di tengah alun alun Pemalang di beri oncor terlihat artistik memberi simbol penerangan dan padange urip.

16114228_10212339100543301_213023413379266421_n
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Disambung dengan perform dari sanggar seni kaloka pimpinan Ki Kustoro, menampilkan Sendratari yang menceritakan ruwat sukerto di Kabupaten Pemalang. Sangat apik dan elegan seni budaya tari masih di uri uri di Pemalang, perlu ruang dan waktu dalam menyajikanya sebagai bentuk apresiasi masyarakat Pemalang dalam menghargai seni.

16114743_10212339104583402_3061052508590025562_n

Beberapa lagu Iwan Fals seperti pesawat tempur dan Bento yang dinyanyikan Jully Katari memukau penonton dan memaksa penonton untuk berjingkrak jingkrak. Di padu dengan teaterikal dari Jecky WS memberi tontonan yang apik. Perform selanjutnya menyuguhkan aliran Reggae Toscha Band dari Petarukan. Metal Pemalang, Yoto Taras dengan lagu lagu ndangdut Pemalangan dan diakhiri dari grup band Rolling Cruise yang membawakan lagu lagu Slank.
Dalam Sambutannya ketua Formal Ikmaludin Aziz, menyinggung kegiatan yang dilaksanakan dalam peringatan hari jadi Kabupaten Pemalang selama ini kurang melibatkan masyarakat sebagai subyek, hanya sebagai obyek, masyarakat hanya disuguhi berbagai kegiatan tanpa dilibatkan dalam proses kegiatan itu sendiri. “Baru kali ini kegiatan hari jadi Kabupaten Pemalang dilaksanakan oleh masyarakat, untuk masyarakat dari masyarakat karena kegiatan kita (ini) buka atau tidak agenda pemerintah daerah.” Jelas Ikmal. Lebih lanjut Ikmal mengatakan, “Formal mau atau tidak mau akan merangkul (semuanya), karena Pemalang bukan hanya milik pemerintah, (melainkan) Pemalang milik kita semua.”
Acara diakhiri dengan bersih bersih sampah yang ada di alun alun-alun Pemalang. (Red.HP)
Penulis : Sarwo Edy

Sumber : Harian Pemalang 

Older Posts »

Categories

Nice Camp Outdoor Activities

Sewa Peralatan Kemping Kemah Camping, Sewa Tenda Kemping Kemah Camping

" BerScooTer KitA BeRsAudara "

"Jabat Erat PerSaudaraan scooterist"

%d bloggers like this: