Posted by: scootman | February 8, 2016

SCOOTERIST PEDULI BANGSA VI

12644766_10208998401347909_4754123023904289225_n

Pemalang mulai Jumat hingga Minggu benar-benar banjir kendaraan vespa. Ribuan penggemar motor produk Italia dari berbagai kota , memadati arena kegiatan di Camping Sight Moga Pemalang .

Karena begitu besar minat komunitas vespa berkumpul, halaman Buper tak muat menampung peserta. Sebagian peserta akhirnya memarkir kendaraannya di sepanjang jalan menuju ke lokasi agro wisata tersebut, dan sebagian lagi berceceran di jalan dari moga menuju ke lokasi event tersebut.

Pertemuan komunitas scooter ini digelar dalam rangka menghadiri event Scooterist Peduli Bangsa yang ke -6 (SPB-6) yang diselenggarakan dari Sabtu tanggal 30 Januari hingga Minggu 31 Januari 2016. Sigit selaku ketua panitia mengatakan, ajang kumpul komunitas penggemar vespa ini sebagai bentuk silaturahmi dan halal bihalal antar komunitas vespa. Berdasarkan catatan panitia, peserta yang datang mewakili komunitas 85 klub dengan jumlah peserta sekitar kurang lebih 1.800 orang .

Mereka datang dari berbagai kota besar seluruh Indonesia seperti, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Purwokerto,Pemalang, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Bandung, dan Jakarta. ”Ada juga peserta dari Lampung, dan peserta paling jauh dari Bali . Selain itu, ratusan peserta dari wilayah eks Karesidenan Pekalongan,” paparnya.

12592318_10208998416068277_3099774191636055320_n

Scooter meramaikan ajang ini hampir sebagian besar hasil modifikasi dengan merubah beberapa bagian vespa. Ada juga yang dipadukan antara motor Jepang dengan vespa, ditempeli dongdang, bahkan tak jarang bodi dipanjangkan sampai dua meter lebih. Mereka tampil unik-unik, dengan gaya dandanan yang “nyleneh”. Beberapa pemilik vespa dongdang tak segan menempelkan aneka asesoris yang membuat penonton tersenyum. Seperti menempelkan boneka, ban bekas, tanaman, gading ternak dan aneka asesoris lain.

Untuk urusan tidur pun, peserta nampaknya tak ambil pusing, karena panitia tidak menyediakan penginapan hanya ada tenda peleton dan beberapa ruangan aula Yang membawa dondang disulap menjadi tempat tidur, dengan menutup menggunakan kain bekas spanduk dan lainnya.
1915344_10208998422188430_6703138293743362470_n
Di lokasi kegiatan mereka bisa saling tukar pengalaman menyangkut cara perawatan, cara memperoleh suku cadang yang mungkin susah dicari di pasaran. Beberapa pedadang onderdil dan asesoris menggelar dagangan di lokasi yang telah ditentukan oleh panitia .

Acara di mulai dari hari sabtu dengan lomba mewarnai dan kesenian tradisional kuda lumping dan tarian selendang pemalang dari kecamatan Moga Pemalang, dan malamnya peserta dihibur dari penampilan group – group band reggae dari kota Purwokerto .

12654213_10208998404827996_6113892039233511447_n

Esok pagi peserta sudah di manjakan dengan acara senam pagi bersama , donor darah dan aneka game2 yang lain . serta kontes vespa dengan berbagai macam kategori seperti standar modifikasi , original dan dihibur dari artis band ibukota “Steven Jam”.

“Kita datang dari jauh dari Jakarta merasa cukup puas di acara ‘Scooterist Peduli Bangsa 6’ karena dengan ketemu saudara-saudara scooterist kita juga saling bersilaturahmi antar club, kami juga cukup senang panitia membagikan mendoan (tempe goreng), kopi dan dapat jatah sarapan pagi,” kata scooterist Bekasi , Bro Nyonyo sambil tersenyum. (Hengky Kik)

 

Posted by: scootman | February 2, 2016

Meme Cirebon Kota Tilang Ramai di Media Sosial

C89kTs3oTsKinerja kepolisian di Cirebon Jawa Barat menuai kritik. Netizen ramai mengunggah meme Cirebon Kota Tilang di media sosial.

Netizen menyebut polisi Cirebon punya seribu cara untuk menilang pengendara. Bahkan ada yang mengunggah meme yang memuat Tarif Tilang Cirebon cukup fantastis.

Meme ini bermunculan lantaran banyak kasus tilang yang dinilai tidak masuk akal. Seorang pengendara sepeda motor mengaku kena tilang polisi sebesar Rp200 ribu hanya alasan sepele.

“Semoga dosa saya dimakan oknum ini lewat duit 200 ribu, gara-gara tutup pentil,” tulis akun Aditia Zulkarnain Ahmadi di laman Facebook.

cirebon gsgshshs

Menanggapi hal ini, Kepala Polres Cirebon AKBP Sugeng Heriyanto mengaku sudah mengingatkan ke jajarannya untuk melakukan tindakan pelanggaran aturan lalu lintas sesuai dengan prosedur tetap. Menurut dia, razia kelengkapan kendaraan bermotor dan penindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas ini guna meminimalkan angka kriminalitas.
tanpa-tutup-pentil-ditilang-jpg     tilang-cirebon
“Kalau mau melakukan razia, ya harus dilengkapi dengan papan pemberitahuan dan surat perintah,” kata AKBP Sugeng Heriyanto, di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (2/2/2016).

11225228_10206855571418500_1970959099895709784_n

Genoa -Walikota Genoa, Italia, menerbitkan aturan yang berisi larangan skuter Vespa buatan sebelum tahun 1999 melintasi jalanan kota mulai dari hari Senin hingga Jumat. Larangan itu langsung menyulut kemarahan pengguna skuter legendaris yang juga lahir di kota itu.

Seperti dilaporkan The Telegraph, Selasa (19/1/2016), alasan Marco Doria, sang walikota, membuat aturan itu karena ingin mengurangi tingkat polusi. Namun, alasan ini tak bisa diterima para pengguna Vespa di kota itu yang berjumlah sekitar 20.000 orang.

Protes pun mereka layangkan, salah satunya melalui media sosial. Dengan tagar #handsoffmyvespa atau ‘Jangan Sentuh Vespa Saya’, suara protes itu telah menjadi viral di media sosial.

Maklum, kota Genoa tercatat sebagai kota dengan jumlah Vespa dan kendaraan roda dua terbanyak di Italia. Selain itu, Vespa  yang merupakan skuter kesohor di seluruh dunia dilahirkan di kota tersebut oleh Enrico Piaggio, 70 tahun lalu.

“Ini tidak boleh terjadi pada tahun 2016 ini, karena (tahun ini) peringatan 70 tahun kelahiran Vespa (yang dibuat pabrikan) lokal Genoa oleh Enrico Piaggio,” tutur Vittorio Vernazzano dari Vespa Club of Genoa, kepada koran lokal, Corriere della Sera.

“Lahir di Genoa, mati di Genoa.” Begitulah, suara-suara keras yang dilontarkan para pemilik Vespa. Mereka tak hanya pemilik Vespa tua, tetapi juga Vespa baru.

Memang, beleid yang diteken pada Desember lalu itu pelaksanaannya ditunda hingga April, untuk memberikan waktu bagi pemilik Vespa yang masuk kategori terlarang mencari kendaraan alternatif. Awalnya, larangan melintas bagi Vespa tua pada jam 7:00 hingga 19.00  dari Senin hingga Jumat itu akan berlaku mulai Februari nanti.


Kota yang berada di bagian Timur Laut wilayah Italia itu saat ini memang menghadapi persoalan pelik.  Kabut asap musim dingin, persoalan akibat dari cuaca kering, hangat dan berangin, yang silih berganti ditambah asap kendaraan bermotor  dirasa menjadi masalah yang harus segera dicari solusinya.

Sumber : Detikoto

Posted by: scootman | November 18, 2015

Jas Hujan “BATMAN” Lebih berisiko Gaes …

Musim penghujan memerlukan beberapa persiapan tambahan bagi para bikers / scooterist  pengendara sepeda motor.Salah satunya adalah jas hujan pelindung tubuh dan pakaian dari guyuran hujan.Jas hujan dikenakan dengan maksud untuk menghindari pakaian basah kuyup,Makanya,meskipun hanya perangkat tambahan tapi ada untungnya pula mencermati pemilihan jas hujan.

hujan-dorong    26448-w500

Sudah sejak lama kita mengenal jas hujan model ponco,berbahan plastik dan karet,hingga sekarang model ‘batman’ini banyak beredar dan dikenakan pengendara sepeda motor saat hujan datang.harganya yang murah disinyalir menjadi penguat ekstensi jas hujan model terbuka samping ini.

Mengejar unsur safety,jelas jas hujan ‘batman’kurang yahud,saat biker’s /scooterist mengendarainya,terpaan angin dan air hujan kerap membuat jas hujan ini melambung naik hingga berkelibat macam ‘klebet’ batman.Selain mengganggu konsentrasi pengendara sepeda motor lain.keseimbangan berkendara pun jadi terganggu.

Selain kejadian diatas,jas hujan ‘batman’bisa membuat celaka sendiri.Banyak kejadian kelibat mantel hujan yang masuk ke gir rantai yang mengakibatkan jatuhnya sang pengendara.Tapi ada juga yang berkilah ada untungnnya yang memaki jas hujan ini’bisa buat berdua dengan pembonceng,bawaaan kita jg bisa terlindungi,Ujar seseorang bapak-bapak yang enggan disebut namannya.

Modis & safety

Klo diatas sudah kita bahas jas hujan konvensional,sekarang kita bicara model single yang lebih praktis dan tentunya lebih safety,ditambah lagi banyak produsen yang memasarkan jas hujan 2 pieces atas bawah dengan berbagai warna maupun motif yang menambah modis sayng pemakainya.

263284_20130528110052   972003_10201424491604899_1081440660_n

Bahan yang ditawarkan jas model sorangan ini bermacam-macam ada yang terbuat dari parasit,campuran antara parasit diluar dan dalam karet,dan ada juga yang berbahan parasit tebal,ditemukan juga yang bahannya karet sintetis tipis waterproof alias tahan air.

Memang kalau bicara harga,model jas hujan beginian ini lebih sedikit mahal.”Model ponco ada yang 35 rb sampai 150 rb’,yang single berbahan parasit kisaran harganya 75 ribuan ,sedangkan yang campuran antara parasit tebal dan karet di dalam di rentang 100-150 ribu sedangkan yang terbuat dari karet full sintetis tipis sekitar 150-250 ribuan,Kata rianto,salah satu penjual helm dan jas hujan di kawasan jl. Ayani Pemalang.

Tinggal pilih anda mau jas hujan model apa ? Murah model ‘jadul’atau tambah biaya buat jas hujan simple ngepas badan dan lebih safety ?? (Kik)

Posted by: scootman | November 16, 2015

Lima Penyebab Vespa Tua Gampang Mogok

11046828_10206381417444947_5678537246765476520_n

Namun, Vespa tua tetap menjadi pilihan banyak penggemarnya.

Sebagian orang melihat skuter Vespa, tidak lebih dari sekadar kendaraan alternatif yang memiliki bentuk unik. Tetapi, bagi para pencinta Vespa di Indonesia, tak semata-mata soal bentuknya saja. Sebab, banyak dari mereka yang mengaku menjadikan Vespa sebagai bagian dari hidupnya.

Meski banyak edisi terbaru dari Vespa, model klasiknya masih tetap melekat di ‘hati’ para penggemarnya. Hal yang paling menonjol dan kerap dipertontonkan mereka, yakni solidaritas yang tinggi di jalan. Kerap menyapa dan saling menolong jika ada salah satu motor Vespa yang mogok.

Bicara Vespa klasik, ada masalah yang kerap menghantui bagi para pemiliknya. Lantaran masuk dalam motor tua, performanya sudah tak maksimal. Tak heran, jika motor ini akrab dengan mogok. Terlebih, jika si empunya tak cekatan melakukan perawatan.

Lantas, apa saja masalah-masalah yang kerap menimpa Vespa klasik? Berikut seperti diulas Dede Suhendar, mekanik andal Vespa yang membuka bengkelnya di kawasan Citayam, Depok, kepada VIVA.co.id:

1. Karburator

Seperti pada motor umumnya, motor yang menggunakan sistem karburator terkadang ada beberapa komponen yang harus sering dicek dan dibersihkan, yakni pada jarum (Main Z dan Slow Z) dan pada bagian lain yang ada di bagian karburator.

Tujuannya, agar pemberian masukan hasil campuran bahan bakar dari karburator ke ruang bakar lancar, sehingga laju motor tidak tersendat-sendat atau ‘brebet’.

2. Kabel persneling

Para pemilik Vespa klasik tentunya sering mengalami masalah ini. Salah satu indikasi kabel persneling bermasalah ialah terasa keras, atau susah pada saat melakukan oper gigi, tak jarang pula sering selip. Jika terjadi seperti itu, berarti kabel persneling yang mengalami masalah, cek kabelnya. Biasanya, kabel sering longgar dan harus segera diatasi dengan cara menyetelnya.

3. Busi

Busi kerap menjadi pemicu motor menjadi mogok. Pada motor dua-tak seperti Vespa (klasik), busi harus rajin-rajin diperhatikan. Sebab, busi pada Vespa bisa cepat mati, atau berkerak. Sehingga, busi harus sering diganti, jika hanya berkerak.

Busi dapat dibersihkan dengan bensin dan ampelas, serta dibersihkan dengan jarum kecil, atau kawat untuk membersihkan kerak yang tersisa pada bagian kepala busi. Biasanya, pemicu masalah ini adalah pada pemilihan oli samping yang kurang tepat.

4. Stut kopling

Perangkat ini juga disebut-sebut juga butuh perhatian khusus. Sebab, kopling merupakan hal yang penting bagi motor yang menggunakan kopling manual seperti Vespa ini.

Biasanya, pada bagian kopling vespa yang sering cepat aus adalan bagian stutnya. Sebab, bentuknya yang bulat pipih ini terbuat dari bahan kuningan untuk yang lokal bukan originalnya. Jadi, jika ingin membeli stut kopling Vespa, dianjurkan cari yang asli.

5. Masalah pengapian

Ada kalanya, busi Vespa menjadi mudah mati, karena masalah pengapian yang tidak maksimal. Untuk memperbaiki masalah tersebut, sebaiknya cek dulu koil, kondensor, dan platina. Biasanya, koil jarang rusak jika menggunakan yang asli. Jadi, jika Anda menggunakan versi bajakan, bisa jadi ini merupakan pangkal masalahnya. Jika tidak, mungkin masalah terletak pada kondensornya yang rusak.

Untuk mendeteksinya, biasanya kondensor yang rusak bakal menyebabkan mesin jadi tersendat-sendat. Jika kondisi kondensor baik-baik saja, mungkin masalahnya terletak pada platina.

Jarak ideal platina adalah 0,5 milimeter. Jika jaraknya terlalu dekat, bisa menyebabkan mesin Vespa terbatuk-batuk. Sementara itu, jika terlalu jauh, percikan api tidak bisa berjalan dengan maksimal. (Kik)

Posted by: scootman | November 16, 2015

Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan hingga akhir Desember

kantor-samsat-nih2_20151116_154221

Jakarta  – Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta mulai hari ini, Senin (16/11/2015), hingga 31 Desember menghapus sanksi administratif keterlambatan pembayaran pajak dan bea balik nama kendaraan bermotor.
Penghapusan sanksi administratif tersebut, menurut Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Alberto Ali hanya menghapus denda keterlambatan, tapi tidak menghapus biaya pajak pokok.
“Pajak pokok tetap, besaran denda dua persen per bulan. Kalau misal mobil pajaknya Rp dua juta, denda perbulannya 400.000, itu yang kita hapuskan,” kata Alberto Ali di Kantor Samsat DKI Jakarta, Senin (16/11/2015).
Alberto menyebutkan bentuk insentif ini berikan untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari pajak di tengah perlambatan ekonomi.
“Masalah ekonomi nasional dan dunia yang melemah juga menjadi faktor kita membuat intensif penghapusan denda,” kata Alberto.
Dia mengimbau masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor bermasalah dalam keterlambatan pembayaran pajak agar tidak melewatkan kesempatan ini.

Sumber : Tribunnews.com

Posted by: scootman | October 13, 2015

Kustomfest 2015 , Banyak Motor ‘Gila’

Yogyakarta -Kustomfest Indonesian Kustom Kulture Festival . Ajang modifikasi ternama di Indonesia ini digelar pada 3-4 Oktober 2015 di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta.

Kustomfest 2015 tahun ini mengusung tema Showin Soul, yang merupakan representasi bagi pelaku industri kustom kultur untuk menunjukkan karya Indonesia dengan sepenuh jiwa. Sebuah karya yang merupakan perwujudan proses yang jujur dan menjunjung tinggi nilai-nilai apresiasi dan nilai respect.

“Kustomfest 2015 ini membawa tagline Showin Show, kami ingin menunjukkan custom Indonesia telah berkembang pesat. Tapi banyak modifikator yang menjiplak, mereka lupa kita memiliki jiwa (karakter sendiri khas Indonesia-Red),” ujar CEO Kustomfest, Lulut Wahyudi dalam kata sambutan pembukaan Kustomfest 2015.

Sambutan hangat juga diberikan modifikator asal Jepang, Mooneyes, Shige Suganuma. “Ini untuk kesekian kalinya saya hadir di sini, saya sangat enjoy bisa berada di sini. Ini Sangat luar biasa,” kata Shige.

Tidak ketinggalan, builder alias modifikator ternama dunia asal Amerika Yaniv Evan dari rumah modifikasi Powerplant Motorcycle, juga menyebut modifikator Indonesia sangat luar biasa yang membuat dirinya geleng kepala.

“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Di sini (Kustomfest 2015) banyak sekali motor-motor gila (modifikasi terbaik-Red),” ujar Yaniv.

Tidak lupa Assisten Perekonomian Pembangunan, Didik Purwadi, juga sangat senang bisa hadir di Kustomfest 2015.

“Saya seperti dalam mimpi bisa hadir di sini, dan baru pertama kali saya mendapat perintah hanya 30 menit sebelum penyelenggaraan ini berlangsung. Ini menandakan awalnya Pak Gubernur Yogyakarta memang sebenarnya ingin sekali hadir di sini,” kata Didik.

“Ini luar biasa penyelenggara sudah dilakukan sudah 4 kali. Selamat datang para modifikator dunia di Yogyakarta, Indonesia. Semoga ini bisa menunjang perekonomian Yogyakarta, karena kita mengusung industri kreatif, kami sangat bangga dengan ajang ini. Silahkan masyarakat Jogja menikmatinya, mari kita dukung, semoga Allah SWT bisa meridhoi semua cita-cita kita ini,” tambahnya.

Kustomfest 2015  menghadirkan bermacam pertunjukan karya kustom terbaik seperti Kustom Bike Show, Hot Rod & Kustom Car Show, Kustom Paint Battle, Kustom Art & Klasik Island, Vendor Booth, Body Art Show, Kustom Bicycle & Pedal Car, Junkyard Festival, Diecast Show, Stunt Rider Show, Helmet Kustom Paint Kontest, Photo Kontest, BMX Kontest, Kustom Kulture Foodfest.

Posted by: scootman | October 10, 2015

Paras Ayu Pemanis Kustomfest 2015

123135_ayu

Yogyakarta -Pecinta otomotif dan pengunjung Kustomfest tahun ini tidak hanya bisa melihat motor-motor modifikasi saja. Karena paras ayu khas Yogyakarta pun tak luput dari setiap mata yang memandang.

Kehadiran model cantik di event Kustomfest pastinya tak dilewatkan pengunjung terutama mereka yang membawa kamera atau telepon genggam biasa.

Ada dua model cantik dengan jeans pendek dengan t-shirt yang berpose dengan 2 motor modifikasi retro.

123155_ayu2    123210_ayu4

“Mbak yu, hadap sini mbak,” suara gemuruh fotografer yang meminta agar para model itu menatap lensa kamera mereka.

Flash camera pun mulai menyinari paras ayu sang model. Tidak sekali sang model pun melemparkan senyum.

Posted by: scootman | October 10, 2015

Ini Dia, Pemenang ‘Jaran Kore’ Kustomfest 2015

IMG_20151005_011135

Event Kustomfest ‘Showin Soul’ 2015 secara resmi ditutup Minggu (4/10/2015) malam yang ditandai dengan penampilan grup band legendaris Deadsquad. Tedi Wahyudi asal Balikpapan menjadi pengunjung beruntung diantara 25 ribu lainnya yang membawa pulang luckydraw Jaran Kore.

Direktur Kustomfest Lulut Wahyudi mengatakan total pengunjung yang tercatat oleh panitia mencapai 25 ribu orang terhitung selama dua hari.  Hal tersebut sesuai ekspektasi penyelenggara mengingat acara ini merupakan salah satu event kustom terbesar di Indonesia bahkan Asia. “Total pengunjung hingga hari kedua ini tercatat lebih dari 25 ribu jadi memang cukup lumayan,” ungkapnya.

12010547_10208218773337696_2898387698232197944_oLulut menjelaskan selama dua hari event tersebut berlangsung, parkir kendaraan di seputaran Jogja Expo Center cukup membludak hingga ke bahu-bahu jalan wilayah Gedongkuning. “Kami tak ingin membuat macet sebenarnya karena sejak awal sudah ingatkan pengunjung untuk tak datang membawa kendaraan sendiri-sendiri namun tampaknua antusiasme mereka tinggi, kami bersyukur atas suksesnya event ini,” imbuh Lulut.

Berdasarkan pantauan tak kurang 150 motor dan 35 mobil kustom turut menjadi peserta Kustomfest 2015 ‘Showin Soul’ ini. Jumlah tersebut dua kali lebih banyak mengingat tim panitia harus menyisihkan lebih dari 132 motor dan 72 mobil yang dinilai tak masuk standar penilaian

Galeri-Foto-Kustomfest-2015_LEAD

Gelaran Kustomfest 2015 Showi’n Soul sukses digelar di JEC Hall (3-4/10/2015) kemarin dengan menyedot sekitar 23 ribuan pengunjung. Bukan itu saja, Kustomfest telah menjadi buah bibir bintang dunia termasuk para jurnalis asing di bidangnya yang hadir.

Salah satu yang diusung Kustomfest 2015 Showin’ Soul adalah mengedukasi peserta dan pengunjung. Untuk peserta kontes misalnya, jauh-jauh hari pendaftaran sudah dilakukan via email serta menetapkan penutupannya via sosial media. Sementara pengunjung diedukasi untuk bisa menghargai karya yang dipajang dan diberi kesempatan mendapatkan lucky draw ‘Jaran Kore;, motor custom karya Retro Classic Cycles.

Edukasi lainnya adalah di sesi Kustom Bike Show berupa penilaian yang dilakukan juri di hadapan panggung berinteraksi dengan para buildernya langsung. Dengan membawa karyanya, dan tentu saja bisa jalan dikendarai, mereka dituntut untuk bisa menjelaskan semua aspek karya termasuk jawaban teknik bial ditanyakan juri dari bintang tamu dunia dan media asing.

Soal presentasi inilah para panel juri dan juga pengunjung menjadi tahu seperti apa konsep customized-nya berikut material yang digunakan serta cara pengerjaan yang lebih spesifik teknik.

Tujuannya jelas, mengedukasi para builder lokal untuk bisa percaya diri berbicara di atas panggung di depan pengunjung serta mengusai kualitas karyanya. Sekali lagi, Kustomfest 2015 mengajarkan semua yang terlibat untuk respect terhadap karya yang dibangun dengan perjuangan dan energi besar para buildernya.

Itulah kenapa Kustomfest 2015 mengusung tema Showin’ Soul, “ Showin’ Soul adalah show your soul. Bagaimana kita membangun karya dari sebuah pemikiran sendiri memperlihatkan karakter yang penuh nilai apresiasi dan respect dari semua kalangan,” jelas Lulut Wahyudi, direktur Kustomfest 2015.

Sementara edukasi bagi pengunjung adalah selain bisa ‘respect’ terhadap karya-karya anak bangsa juga memperlihatkan bahwa motor custom, hot rod itu bukanlah mimpi, tapi nyata dan dibuat dengan proses yang harus diapresiasi.

Bukan sekadar workshop custom yang terus tumbuh untuk menjadi bahan rujukan bengkel, namun rekayasa teknologi serta pilihan parts dan aksesori juga melimpah di Kustomfest 2015. Belum lagi ditambah para seniman kreatif yang memiliki spesifikasi di pengecatan, pinstripe, engrave dan pengrajin metal lainnya juga ikut menjadi bagian penting dari perjalanan kustom kulture ini.

“Saya kaget, kualitas peserta meningkat pesat dibanding dua tahun lalu waktu saya hadir ke Kustomfest. Dan yang membuat saya kagum adalah apresiasi untuk pengunjung berupa lucky draw motor custom yang konsisten diberikan untuk pengunjung, belum pernah saya temui di gelaran kustom show manapun,” sebut Frederic Bagur, jurnalis Wild Motorcycles asal Perancis yang telah melanglangbuana ke berbagai event custom di berbagai negara.

Apresiasi juga layak diberikan kepada para sponsor Kustomfest 2015 yang bukan sekadar menggelontorkan dana namun menantang kreativitas. Sepert halnya melalui Powerplant Motorcycles Challenge ! Kustomfest 2015 – Zeneos, Sebuah kompetisi untuk melakukan rancang bangun motor kustom dengan aliran Café Racer yang mengacu pada rancangan sketsa salah satu icon kustom dunia, yaitu Yaniv Evan dari Powerplant Motorcycles, Amerika.

Pemenang dari kompetisi ini nantinya akan diberangkatkan untuk menyaksikan gelaran prestisius 24th Annual Mooneyes – Yokohama Hot Rod Custom Show, yang akan berlangsung pada 6 Desember 2015 mendatang di Jepang.

Salah satu progam baru lainnya adalah Café Racer Day, sebuah program tematik yang diperuntukkan khusus untuk karya motor custom dengan aliran Café Racer didukung sepenuhnya oleh Suryanation. Artinya, Artinya, kita harus bisa ‘respect’ terhadap karya, builder, seniman, artis dan juga penyelenggara yang terlibat di perkembangan industri otomotif kreatif ini, termasuk di antaranta Kustomfest 2015. (Naikmotor)

Older Posts »

Categories

Nice Camp Outdoor Activities

Sewa Peralatan Kemping Kemah Camping, Sewa Tenda Kemping Kemah Camping

" BerScooTer KitA BeRsAudara "

"Jabat Erat PerSaudaraan scooterist"

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: