39072781_2024000267611068_822294050282405888_o

Para Scooterist riang gembira mengikuti rolling thunder

Sedikitnya 800 pengguna Scooter baik classic maupun modern  meramaikan jalanan di Kota Semarang , Sabtu  (11/8/2018}

ada salah satu agenda menarik yang disiapkan panitia selain yang ada di venue. Acara yang selalu digemari semua bikers dan Scooterist  tersebut tentu saja rolling thunder alias riding bersama

Para  pengguna Scooter tersebut melakukn kegiatan Rolling Thunder keliling Kota Semarang  dalam rangkaian  Acara Summer Ride 2018 Road To Soundrenaline

Kegiatan yang bertajuk “Semarang Night Ride mengambil titik Kumpul (Meeting Point) di PT HM Sampoerna Jalan Supriyadi Pedurungan Kota Semarang.

image10

” Untuk Rolling  thunder , jumlah pesertanya  dibatasi hanya sampai 500 peserta. Namun ketika sudah dijalan, jumlahnya bertambah karena para pengguna scooter lain yang belum terdaftar ikut bergabung,” kata Dimas Gembus , koordinator kegiatan.

Ada yang menarik para scooterist yang ikut memakai baju ala pantai karena emang sudah diumuin sebelumnya “Untuk dresscodenya adalah easy summer beach atau baju pantai,

Adapaun Route perjalanan kurang lebih memakan satu jam karena ini Rombongan Besar di depan juga sudah ada petugas dari Kepolisian buat pengawalan di Jalan .

Rute dari rolling thunder tersebut yaitu Gd Sampoerna – Jalan Supriyadi – Jalan Soekarno Hatta – Jalan Raden Pataj -Stasiun Tawang – Mberok – Pemuda – Tugu Muda – Karang Ayu dan finish di Pantai Marina

39043753_10217566429383255_4805369999591997440_n

Selain rolling thunder, ada perform musik, doorprice satu buah vespa, games, lucky draw dan aneka kegiatan seru lainnya disiapkan oleh panitia Pesta Pantai Semarang

Sheila On 7, band lawas beraliran pop asal Yogyakarta yang tetap eksis dengan karya-karya indahnya itu akan hadir menyemarakkan acara dan membuat  Heboh fans nya, Begitu pula dengan Souljah dengan membawakan lagu lagu hits nya seperti I’m free, Jatah Mantan, Figura Renata, Weekenders Agogo, Ska All Stars.

39013018_10217566431263302_1817031582960058368_n

perform sheila on 7 menghibur ribuan fansnya

 Rizqy Kamila, inisiator Pesta Pantai tersebut menuturkan bahwa acara ini juga dihias dengan instalasi oleh pegiat kreatif Semarang sehingga sayang untuk dilewatkan.

Nanang dari Smallframe Semarang mengatakan, dari jumlah peserta yang ikut serta, mayoritas berasal dari komunitas Scooter yang ada di wilayah kota dan kabupaten Semarang walaupun tidak sedikit dari Luar kota semarang seperti Salatiga,Ambarawa,Pemalang, dan masih banyak kota lainnya .

“Kita berharap kegiatan ini bisa terus berjalan dan Semarang Night Ride  kita berupaya membantu  Pemkot Semarang  dan pihak kepolisian Kota Semarang dalam mensosialisasikan safety riding dan patuh dalam berlalulintas, khususnya bagi para komunitas scooter umunya masyarakat luas,” pungkasnya

 

“Pesta Pantai ini akan semarak dengan special perform oleh artis kita, juga bisa menjadi tempat foto yang instragamable dan tempat bersantai karena ada instalasi kreatif. Sangat sayang untuk dilewatkan, apalagi HTMnya cukup dengan pakai baju pantai,” ujarnya,

Pengamanan dalam Venue juga cukup ketat umur diatas 18 th dan ada yg unik yang membawa produk rokok selain sampoerna dilarang dibawa masuk termasuk makanan dan kamera.

acara ini juga menggandeng Vespa community dari berbagai Klub dan Komunitas Yamaha Nmax

Tidak hanya hiburan dan kegiatan berkeliling kota, karena akan ada food trucks bagi pengunjung yang ingin berburu makanan dan Coffe

37939151_394795547715824_8473341063020392661_n

Pemenang doorprice 1 unit Vespa / foto memenk

Tersedia pula doorprize dengan ragam hadiah menarik, termasuk satu vespa dan tiket spesial untuk acara Soundrenaline 8-9 September 2018 di Bali, yang akan mendatangkan Band Rap Rock asal Amerika Serikat Limp Bizkit . selamat untuk para pemenang doorprice 1 Unit Vespa bro Dika dari Smallframe Semarang.

 

Advertisements
Posted by: scootman | July 28, 2018

Menikmati Kopi Dan Dinginnya Malam Dikaki Gunung Slamet

WhatsApp Image 2018-07-27 at 22.45.44

Berdiskusi sambil menikmati Kopi dibawah bulan purnama / foto Kubril

Malam kemarau adalah malam terdingin di daerah pegunungan bahkan sekitar Pantai , dan hari-hari tersesak karena debu yang bertebaran dipinggir jalan desa. Selain di sisi pantai yang saya sebut sebagai tetangga Australia.dan kebanyakan tampat wisata yang ada dikabupaten Pemalang kebanyakan di daerah Pemalang Selatan. Saya menghabiskan masa kecil di Pemalang. Perubahan kontur wilayah ini membuat saya harus bisa secepat mungkin menyesuaikan diri dengan suhu yang sangat jauh berbeda kalau lagi travelling atau Touring kedaerah lain yang pasti kadang berbeda dengan kotaku .

Berawal ajakan teman teman dari Relawan tik Pemalang melalui wa saya yang mengajak kesuatu tempat Wisata daerah selatan sambil buat mencari konten buat materi bahan tulisan maupun foto buat Promo event besar yaitu Pesta Rakyat 2018 yaitu Hut Propinsi Jawa Tengah yang tahun ini bertempat Kabupaten Pemalang.

Sore  sekitar jam 4 sore kami dengan 6 orang lainnya menuju ke Kecamatan Pulosari rencana mau ke Bukit Tangkeban yang kurang lebih memakan waktu sekitar 1 Jam Perjalanan darai kami berangkat yaitu Puspindes Pemalang.

 

Rencana semula mau melihat sunset dari bukit Tangkeban bergeser karena waktu ga cukup akhirnya saya dan Rombongan ke Bukit Kukusan Terlebih dahulu, di Bukit Kukusan yang menyajikan panorama 360 derajat yang juga disediakan beberapa spot spot selfie oleh Pengelola tempat wisata ini.

Baca juga  tentang : https://scootman.wordpress.com/2017/07/08/bukit-kukusan-di-pemalang-yang-asyik-buat-berselfie/

Setelah mengambil beberapa obyek foto kurang lebih sejam dan sehabis magrib Kita rombongan bergegas pindah kelokasi semula yaitu Bukit Tangkeban yang memakan waktu setengah Jam, setelah nyampe dan memarkirkan mobil langsung menuju Ajima Cafe yang belum lama di bangun di tempat wisata ini yang dikelola oleh Bumdes setempat.

WhatsApp Image 2018-07-27 at 18.58.06

Dinginnya malam hari di musim kemarau terlihat dari uap-uap yang keluar dari mulut kalau saya tiupkan, seperti sedang mengeluarkan asap rokok. Juga air disini. Kalau saya raba seperti air es…bisa kalian bayangkan dong.

Malam hari dengan bulan purnama di Kaki Gunung Slamet , adalah pemandangan lain dari musim kemarau. Karena terlihat jelas puncak gunungnya, saya bertanya pada salah satu pengelola tentang situasi di atas gunung tersebut. Dia menjawab dengan penuh keyakinan bahwa di puncak gunung itu ada banyak burung yang sangat indah, yang tidak akan ditemui di bawah atau di kaki gunung. Mas nya  juga menceritakan tentang keadaan jika bermalam disana, kata beliau, sarung yang dipakai untuk selimut akan berembun saking dinginnya.

WhatsApp Image 2018-07-27 at 19.33.28

Dinginnya malam di musim kemarau membuat kami harus cepat Order Minuman dan makanan untuk menghangatkan suasana dan pastinya juga lapar sehabis naik di Bukit Kukusan sebelum menuju kesini. Ada beberapa menu makanan dan minuman disini baik kopi dan makanan kecil maupun berat,saya pesen Kopi asli Desa Pulosari yang banyak di tanam dan sudah terkenaldi beberapa kota kopi dari Gunungsari dan cemilan siomay maupun sosis bakar, ada yang unik diantara kami  Semua order minuman panas kecuali Om Jo memesan Es Teh padahal cuaca malam itu dinginnya pol.sambil menunggu pesanan makan datang kita sharing tentang seputar Media Sosial dan Teknologi yang memang sdah pada jago di Bidangnya masing masing, bagaimana cara mengelola sebuah akun Publik yang benar dan tepat sasaran dan mudah dipahami oleh para followernya dan yang paling benting beritaatau konten tersebut tidak mengandung sara dan Hoax.

Waktu menunjukan jam 8 malam dan karena cuaca juga semakin dingin kami beserta rombongan bergegas pulang turun ke KotaPemalang.

Diakhir bulan ini Pulosari juga punya sebuah event tahunan yaitu Festival Wong Gunung yang ketiga kali merupakan gelaran Budaya,wisata pameran hasil olahan umkm maupun pertanian yang dikemas dalam suatu event ,dan di Bukit Tangkeban sendiri dijadikan tempat bukan salah satu rangkaian kegiatan tersebut yaitu Kemping kalihan wong Gunung

WhatsApp Image 2018-06-03 at 21.12.18

Salah satu rangkaian acara FWG 2018 di Pulosari Pemalang

Oiya… Gunung Slamet  mempunya ketinggian 3428 Mdpl yang selalu saya bayangkan puncaknya dari kecil itu, akhirnya bisa saya daki sampai beberapa kali dan tidak ada kata Bosan mendaki Gunung Tersebut. Saya berhasil mendaki Gunung Slamet meraih kepenasaran waktu kecil dan Saya mengetahui keadaan disekitar puncak gunungnya seperti yang dibayangkan sebelumnya.(kik)

 

Posted by: scootman | July 19, 2018

Ribuan Scooterist Serbu KotaAjibarang

IMG_0273

Menyambut HUT ke-17 Guyub Rukun Vespa (GRV) Ajibarang  menggelar  bertajuk ‘Sakduluran Saklawase’ di Area Pasar SadarTani  Ajibarang, Sabtu-Minggu (14-15 Juli 2018) Sebanyak kurang lebih 2000  peserta yang tergabung dalam berbagai klub / komunitas pecinta Vespa se-Indonesia hadir di sini .Peserta yang hadir bukan hanya dari komunitas pecinta Vespa di Pulau Jawa saja, tetapi juga dihadiri ribuan pecinta Vespa dari Lombok,Jakarta,Bali, serta berbagai daerah lain ungkap salah seorang panitia kegiatan inii  Susan Purnomo saat ditemui di sela-sela kegiatan.Menurut Susan, sebagian besar peserta datang secara berkelompok beriringan ke kota Ajibarang. Khusus peserta dari luar Pulau Jawa justru sudah tiba di Ajibarang  sejak kamis dan jumat mulai ramai.

IMG_0394

Ngobrol santai diantara scooterist yang hadir sekedar melepas kangen 

Mereka sudah berangkat beberapa hari sebelumnya dengan menggunakan kapal laut. Kegiatan ini pun menjadi wahana silaturahmi dan konsolidasi antar penggemar dan penghobi Vespa se-Indonesia. Sedangkan untuk memeriahkan acara, digelar hiburan kesenian tradisional ,bhakti sosial  dll, serta gelar live music berupa reggae ada Lodse band dari Purwokerto, dan Dangdut yang bikin dag dig dug seer ,ada dapur umum Panitia juga mengadakan Vespa Kontest  Rolling Thunder keliling kota Ajibarang dan yang menarik dari event ini Panitia menyediakan  17 Tumpeng dan 7 Unit Vespa untuk Scooterist yang hadir dalam acara tersebut dengan membeli kaos acara, tidak Cuma untuk peserta yang membeli kaos,peserta kontes dan pedagang lapak juga ada doorprice vespanya Tanggapan masyarakat Ajibarang  atas digelarnya event Vespa di Ajibarang merasa senang dengan digelarnya event ini ada hiburan tersendiri bagi sebagian masyarat daerah setempat, dan mendatangan rejeki bagi warna masyarakat sekitar lokasi event .

Harapan salah seorang peserta menurut Mayonk  salah seorang peserta Lombok  NTB mewakili dari 6415 Lombok ,dia datang bersama rombongan setelah melakukan touring dari Lombok menuju Istana Bogor untuk menyerahkan sepeda karyanya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak.Jokowi,semoga diberikan yang terbaik bagi GRV Ajibarng, buat kesan yang sopan dan berguna bagi warga masyarakatnya, serta jadikan Kota Ajibarang  lebih maju dengan keindahan dan sumber daya alamnya, ungkap Mhayonk

Dia juga yang menggerakkan dia acara kemarin untuk penggalangan dana untuk rekan Scooterist yang sedang mengalami sakit dan alhamdulillah dari penggalanan dana diacara mendapatkan donasi Rp.1.500.000, Kedepan semoga makin Kompak dan Solid selalu ucapnya .(Kik)

Posted by: scootman | July 19, 2018

Temu Pegiat Medsos Pemalang dan Diskominfo jateng

37575189_2048205895212955_6894582061055606784_n

Salah satu narasumber dari Relawan TIK Pemalang

Dinas Kominfo Jateng mengajak satu minggu yang lalu tepatnya Kamis tanggal 12 Juli 2018 Mengajak generasi muda bijak dalam menggunakan internet dan berpendapat di media sosial dalam acara yang diadakan di Wapres Jk 2 di Komplek Kantor Kabupaten Pemalang . Acara yang bertemakan   “Sosialisasi Kebijakan dan Hasil Pembangunan Melalui Komunitas Media” ini juga dihadiri oleh , Dra. Evi Sulistyorini, MM selaku Kabid Informasi dan Pelayanan Publik Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Kepala Diskominfo Jateng menyampaikan yang berhalangan hadir, Perwakilan Diskominfo Pemalang dan Kota Tegal, Puspindes,relawan TIK Pemalang dan peserta yang sudah terdaftar sekitar 70 orang dari berbagai kalangan baik pelajar dan masyarakat umum.

37565487_2048205138546364_4238920279184637952_n

Dra. Evi Sulistyorini, MM selaku Kabid Informasi dan Pelayanan Publik Kominfo Jateng 

Dalam sambutannya Ibu Evi  mengatakan “bahwa potensi lokal akan lebih bisa dikenal dengan media sosial.Dengan kegiatan Sosialisasi ini maka diharapkan  pengguna medsos bisa memanfaatkan internet dengan sebaik baiknya.

sebagai sebuah program nyata Pemrov Jateng saat ini sudah aktip diberbagai platform media Sosial biar masyarakat luas juga mengetahui,serta menggunakan media sosial untuk pengaduan. Dalam Sosialisasi ini  merupakan upaya untuk melihat sosial media kita agar menjadi tempat untuk menyampaikan informasi yang baik dan benar, melahirkan inovasi baru, bertukar gagasan, dan menghargai perbedaan pendapat dengan cara yang santun,”Ucapnya

Ibu Evi juga menuturkan Kota Pemalang akan menjadi Tuan Rumah dalam HUT Hari Jateng yang ke 68 dan nanti akan diadakan Pesta Rakyat 2018 diadakan nanti pada tanggal 18-20 Agustus 2018 mendatang, dan diharapkan komunitas pegiat medsos ikut membantu memberikan infomasi dalam kegiatan tersebut.karena akan diikuti oleh kabupaten kabupaten di Jawa Tengah, maka dari itu agar bisa mempromosikan Kota Pemalang baik dari Wisata,budaya maupun kulinernya .

“Relawan TIK dan Program Pusat Pemberdayaan Informatika Dan Desa (Puspindes) Kabupaten Pemalang, saat ini sudah terkenal baik di lingkup Jawa Tengah maupun pada skala nasional. Puspindes Pemalang menjadi salah satu nominator mewakili Indonesia yang masuk dalam WSIS 2018 di SWISS”ucapnya.

Media Sosial seperti Blogger / Portal hari ini sudah dipandang sebagai media informasi yang dipercaya masyarakat dunia maya. Sehingga sudah seharusnya para blogger menuliskan informasi yang benar dan bermanfaat bagi para pembacanya.

 

Selain mendapatkan 3 materi yang sudah disiapkan, peserta juga berkesempatan mendapatkan berbagai macam doorprice  menarik yang disiapkan oleh panitia.

IMG-20180713-WA0108

Narasumber dari Blogger dengan materi Jurnalisme Warga

Setelah sesi sambutan dan pembukaan selesai, acara  dilanjutkan materi pertama oleh yang. Dalam kesempatan ini Saya sendiri (Blogger)  membawakan materi tentang Penggunaan Media Sosial untuk Jurnalisme Warga (Citizen Journalism) dan Menangkal Hoax dalam hal ini penulis yang akan menerbitkan suatu konten baik dalam blog pribadinya maupaun portal media online harus mengedepankan W5H1 ,sebelum media sosial tidak seraamai sekarang Jurnalisme identik dengan wartawan tapi untuk sekarang semuaorang bisa asal dalam penyampaiannya juga susuai konten .Setelah itu dilanjutkan materi kedua yang disampaikan oleh Solikhin atau biasa di Panggil Massol   yang membawakan materi tentang etika dalam bermedia sosial dalam hal inidia menjabarkan dengan fenomema yang sering terjadi ketika suatu yang lagi rame (Viral) terkadang orang akan cepat membagikannya,dia juga bercerita sebagai admin akun Publik di Pemalang yang followernya sdah ribuan banyak diminta tolong dalam menyampaikan sebuah Informasi baik dalam Lowongan Pekerjaan, Berita kehilangan dan masih banyak lainnya.

IMG-20180713-WA0109

Narasumber kedua dari Relawan TIK

Media sosial saat ini merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, khususnya anak- anak muda perkotaan. Lebih dari 132 juta populasi Indonesia, atau sekitar 51% dari total populasi Indonesia terhubung satu dengan yang lainnya melalui dunia maya dengan berbagai perangkat- perangkat digital. Pada sisi lain, dinamika politik, ekonomi, serta sosial di Indonesia yang tinggi, bahkan penuh kompetisi, membuat atmosfer media sosial Indonesia belakangan ini menjadi riuh rendah.

Materi yang ketiga dibawakan oleh Wahyu Sukma Wardono atau biasa dipanggil Ardho dari GRMS  Jawa Tengah yang menangani tentang aduan masyarakat warga masyarakat Jawa tengah.

IMG-20180713-WA0110

Narasumber ketiga oleh Wahyu Sukma wardono

Dia menghimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosialnya agar dapat mengamplifikasi pesan-pesan positif. Dalam hal ini dia menyampaikan tentang #KemalaJateng adalah Hastag atau tagar agar lebih mudah dicari akan meneruskan laporan masyarakat ke Dinas dinas Terkait .Dia menambahkan hampir semua Instansi di Jawa Tengah sudah menggunakan Akun akun Publik supaya warga juga cepat dalam menerima sebuah informasi.

Untuk saat ini yang sudah dilakukan Oleh Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo Juga aktip dalam bermedia sosial sebelumnya sudah memberikan perhatian terhadap berbagai upaya untuk mengedukasi dan mensosialisasikan penggunaan sosial media secara lebih bijak dan positif. Seperti yang dilakukan baru-baru ini melalui Sosialisasi hasil Pembangunan di Prpinsi Jawa Tengah di Pemalang  yang selanjutkan akan dilanjutkan di Kota Lainnya. Pemrov Jateng konsisten akan terus mendukung gerakan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam rangka memberikan manfaat positif dari perkembangan dunia digital, termasuk sosial media, kepada masyarakat Indonesia Khususnya Jawa Tengah.

 

Acara juga diisi Interaktif dari masing masing pemateri dengan membuka tanya jawab oleh peserta dan narasumber,acara ditutup dengan Foto bersama semua peserta dan Narasumber.(Kik) 

 

 

Posted by: scootman | June 29, 2018

Begini Asyiknya Halal Bihalal Ala Scooterist Pemalang

IMG_8992

Makan bersama dengan menu Nasi Jagung yg dimakan rame rame / foto kik 

Kegiatan halal bihalal para scooterist, sebutan pecinta motor vespa, di Pemalang , Minggu (24/06/2018) malam begitu semarak. Suasana keakraban ditambah suguhan musik Organ tunggal membuat momen silaturahmi tersebut menjadi lebih asyik yang dirasakan oleh Scooterist Se Pemalang yang sedang melaksanakan kegiatan tersebut.
Mengusung tema Satu Vespa Sejuta Saudara, halalbihalal di Bukit Gambangan, Moga Pemalamg , Minngu tersebut digelar sebagai upaya merekatkan tali persaudaraan antara pecinta motor vespa di Kabupaten Pemalang .

Acara yang digelar oleh Forum Komunikasi Scootersit Pemalang (FKSP) yang merupakan wadah organisasi dari beberapa klub yang ada di Kabupaten Pemalang yang menjadi pionir dalam kegiatan terbukti mampu menghadirkan ratusan scooterist di Pemalang di Bantu BASI (Banyumudal Scooter Independet) sebagai Tuan Rumah karena tempat masih di daerah Kecamatan Moga Pemalang .
Selain sambutan kita juga saling bersalaman satu sama lain. Intinya saling meminta maaf dan merekatkan persaudaraan para scooterist,dan dalam accara ini juga akan ada Pemilihan ketua FKSP yang Baru ” ujar ketua panitia acara, Fasikhin Musafianto yang Juga ketua FKSP yang masa jabatannya sudah berakhir .

Selain dari Pemalang , hadir pula scooterist dari wilayah tetangga seperti dari Pekalongan,Cilacap , Tegal. Untuk Menghibur Peserta salah satu Hiburannya adalah Organ Musik Dangdut dari Dimensi Musik yang digawangi Oleh Sigit yang merupakan member BASI.
Kehadiran hiburan tersebut membuat acara semakin semarak. Alunan musik Dangdut koplo yang lagi Hits yang dibawakan Niken dan Dewi diiringi Dimensi Musik membuat penonton ikut bernyanyi. Sejumlah penonton bahkan ikut berjoget ria di depan panggung.

IMG_8966

Serah terima ketua fksp yang lama kepada ketua terpilih 

Vespa dan Dangdut kan ibarat satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” sebut Rianto.
Sementara itu, Dikin , perwakilan dari SIP Pemalang mengapresiasi digelarnya kegiatan tersebut. Meski bukan acara tahunan, Dikin beranggapan kegiatan semacam ini perlu terus digalakkan.

IMG_9019

Keluarga kecil SIP Pemalang turut memeriahkan acara halal bihalal Fksp

Kami ingin saling silaturahmi khusunya kepada pecinta vespa yang independen. Kita semua saudara, kita itu satu. Sesuai tema yang diusung,” ungkapnya.
Vespa itu kendaraan lawas,harus terus dipertahankan, jangan sampai punah,” tegasnya kepada Penulis (Kik) 

 

WhatsApp Image 2018-06-09 at 20.13.19

Perwakilan Komunitas Pemalang bersatu yang menyalurkan bantuan sembako

Berlokasi di kelurahan Jeruk sari kelurahan Tirto Kabupaten Pekalongan , Perwakilan  komunitas Pemalang Bersatu  melakukan kegiatan bakti sosial menyalurkan sembako dari hasil donasi dari anggota dan para donatur sabtu malam  (9-6-2018)  . Kegiatan itu sendiri dilaksanakan dalam rangka solidaritas terhadap para korban masyarakat di Pekalongan yang terdampak Banjir Rob yang sudah beberapa hari ini terkena bencana Rob .

Kenyataan itu jelas mengetuk hati kita semua untuk  membantu meringankan beban dari para korban musibah Rob, termasuk dari Komunitas Pemalang Bersatu. Setelah mengumpulkan donasi yang diberikan oleh teman” komunitas di pemalang dan donatur yang minggu kemaren jg melakukan sahur on the road dengan membagikan paket makan sahur kepada para dhuafa yang membutuhkan sore tadi  perwakilan  Komunitas Pemalang bersatu bersama Vantren Pantura  ini  langsung memberikannya kepada warga yang menjadi korban. “Lokasi bantuan di serahkan  titik posko bencana di Desa Jeruksari, Tirto Pekalongan dan di Terima langsung Oleh Pak Lurah Jeruk sari pak Kuswanto,” ujar Anes  selaku koordinator Komunitas Pemalang Bersatu yang mempimpin dari pemalang menuju Pekalongan. Dalam kesempatan itu, Anes  juga mengaku kegiatan Peduli ini dilakukan untuk mengamalkan salah satu tujuan didirikannya Komunitas Pemalang Bersatu.

WhatsApp Image 2018-06-09 at 15.34.30

Sebelum berangkat ke pekalongan penulis ikut berfoto dgn teman”

“Kegiatan  ini merupakan salah satu maksud dan tujuan dibentuknya komunitas ini  yaitu menyelenggarakan kegiatan sosial yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutukan ,” ungkapnya. “Semoga sedikit bantuan yang kita berikan dapat membantu meringankan beban dan bermanfaat serta berguna bagi para korban banjir rob  Bumi di Pekalongan,” tutupnya.

Baca juga : Sahur on The Road Komunitas Pemalang Bersatu 

Bantuan yang diberikan kepada masyarakat tersebut berupa beras,Telur , gula, teh dan mie instan dan pakaian pantas Pakai, Dari Data yang diperoleh di lokasi Bencana ada sekitar 8200 Warga ,2224 KK ,22 RT dan 7 RW.

Banjir Rob Tiap hari mulai sehabis Ashar sampai Jam 9 Malam dan Pemukiman Warga tidak pernah kering ucap Kuswanto Lurah Jeruk Sari Kec. Tirto Pekalongan

Serah terima bantuan dilakukan oleh perwakilan yang dalan hal ini diwakili Riyanto. Dan diterima oleh Lurah Jeruksari Kuswanto Setelah itu, bantuan segera dibagikan kepada penduduk desa yang membutuhkan . Kuswanto sebagai perwakilan warga  mengucapkan terima kasih, “Terima kasih banyak, bantuan ini sangat berguna bagi Masyarakat warga disini semoga apa yang kalian lakukan mendapatkan Balasan dari Allah SWT ”, ujarnya  (Kik )

Posted by: scootman | June 3, 2018

Sahur On The Road Ala Komunitas Pemalang Bersatu

 

WhatsApp Image 2018-06-03 at 03.28.48

Para peserta sahur on the road membagikan makanan sahur bagi yang membutuhkan 

Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Selain menjalankan ibadah puasa, memperbanyak amal ibadah dan membantu sesama, sebagian kalangan mengisi bulan yang penuh hikmat ini dengan cara berbagi.

Seperti yang dilakukan Komunitas Pemalang Bersatu  punya cara lain untuk berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Caranya, dengan berbagi makan sahur.

Sasarannya pengayuh becak dan petugas kebersihan di kawasan Jendral Sudirman , Pagaran dan Pasar pagi , Beji dan Sirandu  dan beberapa kawasan di Kota Pemalang

Koordinator Acara , Bro Oka   mengatakan, tujuan utama sahur on the road ini, ingin membantu warga kurang mampu, sebagai wujud saling berbagi di bulan suci Ramadhan.

WhatsApp Image 2018-06-03 at 03.29.34

Persiapan sebelum melakukan sotr keliling kota pemalang 

 

“Dengan cara membagikan 250 nasi kotak sahur gratis kepada kaum duafa, tukang becak serta petugas kebersihan,” tuturnya kepada Penulis –Minggu  (3/5) dini hari.

Lanjut Bro Oka  , kegiatan ini bukan atas dasar kepentingan apa pun, melainkan hanya berbagi sahur saja. Apalagi, kegiatan ini juga telah dilaksanakan rutin di setiap bulan Ramadhan.

Dalam kegiatan itu, mereka mendatangi para pekerja-pekerja malam, yang menghabiskan waktunya hingga sahur.

“Selain kaum duafa kami pun memberikan makan sahur kepada mereka yang bekerja sepanjang malam saat kami istirahat,” ungkapnya.

IMG_8421

Peserta sotr memberikan paket makan sahur ke kaum dhuafa di daerah Pasar Pagi

Disamping itu, Panitia  sahur on the road, Oka menuturkan, kami berusaha untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Pemalang . Khususnya yang kurang mampu.

“Alhamdulillah bulan suci ramadhan ini, kami berusaha untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kota Pemalang. Khususnya yang kurang mampu,” papar pria yang akrab disapa Oka ini.

Selain itu, Oka  mengatakan, pembagian nasi kotak sekaligus saur on the road dengan anggota komunitasnya itu, menyasar para pekerja malam

WhatsApp Image 2018-06-03 at 03.28.49

Abang – abang Pengemudi Becak di kawasan Pagaran Pemalang

“Sasaranya pekerja kebersihan, tukang parkir, sopir, pedagang dan lainya. Hari ini kami membagikan sebanyak 250 nasi kotak, Pembagian nasi kotak tersebut rupanya diterima dengan baik oleh Hambali  (52) salah satu abang Becak di Pagaran, mereka langsung menyantap menu nasi kotak untuk bekal makan sahur.”Kebetulan belum sahur, termasuk yang lain juga. Terima kasih semoga mendapatkan imbalan yang setimpal dari allah swt,” singkatnya.

Acara selesai kurang lebih pukul 3.30 dan dilanjutkan makan sahur bersama di tempat semula berangkat di Portal distro yang berada di kawasan jalan Jend.Ayani Pemalang, dengan menu makan yang sederhana dan makan beralasskan daun Pisang , walaupun sederhana peseerta nampak puas dengan makan dengan semangat kebersamaan  (Kik)

1

Dimas Bagus W melakukan riset selama empat tahun untuk mengembangkan teknik distilasi bertingkat sampah plastik menjadi bahan bakar.

Berawal dari keresahan soal limbah plastik, seorang pecinta vespa sukses menemukan metode mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar vespa. Uji coba perjalanan vespa berbahan bakar limbah plastik pun sudah dilakukan. Adalah Dimas Bagus Wijanarko, 42 tahun, yang resah bahwa Indonesia adalah negara dengan penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia, setelah Tiongkok.

Dalam satu tahun, ada 180 juta ton sampah plastik yang dibuang ke laut. Hal itu membuatnya Dimas merasa tak nyaman dan menggugah daya inovatifnya. Maka sejak, 2014 ia mulai riset dan total mengabdikan diri untuk upaya pengurangan sampah plastik. Menurut Dimas, ada banyak cara untuk mengolah sampah plastik.

Namun metode yang dia kembangkan cukup efektif untuk menghilangkan sampah yang paling sulit terurai itu. “Plastik yang dibuat di Indonesia itu 80 hingga 85 persen adalah minyak. Sisanya itu black carbon atau microplastik. Makanya proses penguraiannya lama karena sebagian besarnya minyak. Sementara itu fossil itu butuh waktu ratusan tahun untuk jadi minyak lagi,” paparnya. Ya, bagi Dimas, limbah plastik terbukti bisa berguna.

Limbah plastik menjadi bahan bakar bagi vespa tua miliknya. Untuk membuktikan, ia bersama sejumlah rekan mengendarai vespa berbahan bakar limbah plastik dari Jakarta menuju ke Bali. Vespa tua dan tingkahnya yang unik mengundang rasa penasaran setiap warga yang dilaluinya.

PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BBM

Dimas bersama komunitas Get Plastik (Gerakan Tarik Plastik) lantas mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Peralatan yang dibawanya terbilang sederhana, hanya serangkaian pipa yang terhubung dengan tabung vakum bertekanan tinggi. Tabung tersebut tersambung dengan gas elpiji yang akan berfungsi sebagai pemanas.

Segumpal sampah plastik yang telah disiapkan masuk ke dalam tabung vakum. Tabung itu dipanaskan hingga mencapai 400 derajat Celcius. Lima menit kemudian, tetesan-tetesan minyak murni keluar dari pipa setelah melewati proses pendinginan pada temperatur normal. Dengan teknik distilasi bertingkat itu sampah plastik berubah menjadi bahan bakar.

3

 

Metode yang digunakan adalah pirolisis, yakni proses dekomposisi termokimia bahan organik melalui pemanasan tanpa menggunakan oksigen, atau dengan kadar oksigen sesedikit mungkin. Metode ini hanya menghasilkan residu berupa black carbon atau arang yang dapat dengan mudah terurai secara organik, serta gas propylene yang tidak berbahaya.

Riset Empat Tahun

Dimas tidak memiliki latarbelakang pendidikan terkait apa yang dilakukannya saat ini atauapun bekerja sebagai seorang teknisi. Namun diakuinya , selama empat tahun ia terus melakukan percobaan dan riset kecil. Semua pengetahuannya didapatkan hanya dari melihat internet dan membaca buku.

Tidak menyebutkan berapa biaya yang dibutuhkan untuk membuat peralatannya. Namun menurutnya masih sangat murah. Apalagi bahan plastik mudah didapat di sepanjang perjalanan. “Metode pengubahan bahan plastik menjadi bahan bakar ini sudah ada sejak bertahun-tahun lalu. Saya hanya merakit kembali dan menggunakannya untuk mengampanyekan pengurangan sampah plastik,” jelasnya.

Dengan mengubahnya menjadi bahan bakar, ia beranggapan bahwa sampah ini akan bernilai ekonomi jika dilakukan penelitian lebih serius. Namun bagi Dimas, yang terpenting saat ini adalah mengurangi sampah itu agar tidak terus menumpuk. Dalam prosesnya, minyak yang dihasilkan dari hasil distilasi ini bisa berupa solar, premium, maupun minyak tanah.

Melewati 15 titik pemberhentian, Dimas dijadwalkan akan tiba di Bali pada tanggal 30 Juni 2018. Sekretaris DLHK Kota Bandung Dedi Dharmawan mengapresiasi karya Dimas itu. Menurutnya, jika alat ini digunakan di tiap RW, ia percaya sampah plastik akan habis di tempat. Ia melihat bahwa persoalan sampah plastik di Kota Bandung pun sudah sangat serius.

Beberapa Kota sudah dilalui seperti Bandung, Rajagaluh Majalengka dan kemaren Workshop di Kota Yogyakarta berikut dibawah ini adalah jadwal workshop di Kota kota yang akan dikunjunginya

33305608_10216882309880695_6902638251471798272_n

Sebanyak 40 persen sampah Kota adalah sampah anorganik yang sebagian besarnya adalah plastik. “Jikalau ini diterapkan oleh kewilayahan oleh RW atau RT  saja, ini akan sangat bermanfaat, bisa untuk bahan bakar memasak dan lain-lain,” tuturnya. (Kik) 

Posted by: scootman | May 19, 2018

Scooterist Pemalang Berbagi Takjil buat Pengguna Jalan

IMG_8251

Salah seorang scooterist sedang membagikan takjil kepada pengguna jalan 

Pemalang, – Puluhan Scooterist  yang tergabung dalam Forum Komunikasi Scooterist Pemalang (FKSP )  mengadakan bagi-bagi takjil, hingga buka bersama dengan keluarga besar Scooterist Pemalang .FKSP adalah wadah dari beberapa klub dan Independent penyuka Motor Jenis Vespa / Scooter yang ada di Wilayah Kabupaten Pemalang.

Sedikitnya 500  paket takjil dan nasi siap santap disajikan langsung panitia untuk dibagikan kepada warga masyarakat dan pengguna jalan yang sore itu lewat di Pertigaan (lampu merah) dan sekitar Pasar Beji Pemalang sore tadi Sabtu (19/05/2018) .  agenda ini merupakan rangkaian Rutin yang dilaksanakan pada tiap tahunnya dan berganti ganti Tempat pelaksanaannya.

“Kami sengaja mengundang para Scooterist yang ada di Pemalang  tiada lain ingin berbagi dan bersilaturahim untuk mempererat persaudaraan di kalangan Scooterist pada khususnya ungkap Bro Aang salah satu koordinasi dalam Bagi takjil dan Bukber .

“Kegiatan ini murni swadaya para sekuteris dari kota dan kabupaten Pemalang, Comal, Moga, serta Randudongkal. Juga sebagai sarana membangun silaturahmi antara sesama klub pecinta sekuter di wilayah Pemalang.

WhatsApp Image 2018-05-19 at 20.27.41

Setelah pembagian takjil dilanjutkan dengan Buka bersama 

“Acara sosial merupakan kegiatan berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadhan dan sudah bisa menjadi agenda rutin pada setiap tahunnya. Pembagian takjil ini jumlahnya tidak banyak. Tapi bagi Tapi bagi-bagi takjil tersebut adalah sebagian bentuk kebersamaan dan kepedulian kami atas berkah datangnya bulan suci ramadan,” ujarnya

IMG_8243

Acara bertema scooterist berbagi ini diadakan oleh Scooterist Pemalang yang dari berbagai klub seperti Scooterist Independent Pemalang (SIP), Sepatu, BASI, Contras  maupun Independen yang tergabung dalam wadah FKSP  (Kik)

Teror bom di Surabaya yang menyasar tiga gereja di pada Ahad pagi, 13 Mei 2018, memantik rasa geram sekaligus duka mendalam di hati masyarakat dari beragam kalangan dan di berbagai penjuru.

Di Kabupaten Pemalang, sejumlah masyarakat langsung menggelar aksi solidaritas sekaligus doa bersama untuk para korban serangan teror di Surabaya. Aksi solidaritas itu diselenggarakan di Alun Alun Pemalang pada Senin petang. Adapun pesertanya dari Aksi Solidaritas dari Masyarakat Sipil Yaitu dari perwakilan beberapa Komunitas yang ada di Pemalang ,KKMK (Komunitas Karyawan/karyawati Muda Katolik) Pemalang, Komunitas Pemalang Bersatu, Pegiat Medsos , Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (BANSER), IPNU, dan lain-lain.

Masyarakat Sipil Pemalang disini merupakan orang-orang berbagai agama, Lintas Komunitas dan Perorangan selain menggelar doa bersama dan menyalakan lilin, juga menuliskan kalimat dalam sebuah kertas berwarna putih #KAMITIDAKTAKUT
Selain itu, Dalam Aksinya diawali menyanyikan Indonesia Raya . Selanjutnya, masing-masing menyuarakan pendapatannya terkait aksi teror tersebut. “Kami turut berbelangsungkawa mendalam terhadap keluarga dan korban tragedi bom gereja yang meninggal dunia maupun yang menderita luka-luka di tiga gereja di Surabaya,” ungkap pendeta Frans Kristi Adi dari Gereja Santo Lukas Kota Pemalang

Ia mengecam keras aksi terorisme, terlebih jika masuk di Kota Pemalang. Pihaknya juga melawan radikalisme yang berusaha melemahkan NKRI.
Karena itu, umat beragama dan kepercayaan diharapkan tetap tenang dan menjalankan kegiatan ibadah. Juga bersama-sama mendoakan untuk keamanan Indonesia.
“Percayakan kepada pihak Polri bahwa mereka akan melindungi dan menjamin keamanan dalam menjalankan kehidupan beragama sesuai dengan kepercayaannya masing-masing,” imbuhnya. “Dengan ini kami tidak takut teror dan akan melawan radikalisme,” tutup Romo Frans Kristi.

Dalam ruangan temaram, forum yang mengusung nama Masyarakat Sipil Pemalang Menolak Anti Terorisme dan Radikalisme itu mengawali aksi solidaritasnya dengan menyalakan lilin bersama sebagai simbol duka sekaligus optimisme bahwa cahaya kedamaian dapat mengalahkan semua kekejian paham terorisme dan radikalisme.
“Meski yang hadir di sini dari beragam latar belakang dan berbeda dalam hal keyakinan, semua punya satu tujuan untuk menjaga dan merawat kebhinekaan Indonesia. Kami bersatu di sini untuk menyatakan terorisme sebagai musuh bersama. Kami berani, tidak takut sedikit pun,” kata Koordinator Aksi Adhe Candra

Dalam aksi yang berlangsung sekitar 2 jam itu, seluruh peserta juga secara kompak menyatakan sikap mengutuk keras tindak pidana terorisme yang belakangan ini marak di Indonesia, termasuk serangan bom di tiga gereja di Surabaya yang memakan 10 korban meninggal dan puluhan korban luka-luka.
Masyarakat Sipil Pemalang Anti Terorisme dan Radikalisme itu juga meminta aparat keamanan segera mengambil langkah preventif terhadap simpul-simpul pergerakan radikalisme di Pemalang dan di seluruh Indonesia sebelum bertumbuh menjadi tindak pidana terorisme.
Sementara itu, aksi ini juga mendapatkan pengawalan ketat oleh polisi dari Polres Pemalang dengan senjata lengkap beberapa personel Kodim Pemalang

Aksi solidaritas atas tragedi bom di Surabaya tersebut ditutup dengan doa lintas keyakinan secara bergantian. Tidak sedikit peserta yang meneteskan air mata saat menundukkan kepala sambil mengamini doa-doa baik yang dipanjatkan para tokoh yang mewakili agama masing-masing.

“Semoga aksi solidaritas semacam ini juga dilakukan di seluruh Indonesia. Jangan diam melihat semua kekejaman yang tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun,” kata salah satu peserta aksi, Heryanto.

Older Posts »

Categories

%d bloggers like this: